Indikator EPI

environesia.co.id – The Environmental Performance Indeks (EPI) atau Indeks Kinerja Lingkungan merupakan metode berbasis numerik dan kuantitatif untuk mengukur kinerja lingkungan pada kebijakan suatu negara yang diterbitkan pada tahun 2002. Sebelumnya, kinerja lingkungan diukur menggunakan Environmental Sustainability Index (ESI) antara tahun 1999 dan 2005. Baik EPI mau pun ESI dikembangkan oleh Universitas Yale dan Universitas Columbia bekerja sama dengan yang World Economic Forum dan Joint Research Center dari Komisi Eropa.

EPI menggunakan 32 indikator di 11 kategori untuk mengukur bagaimana dan seberapa kinerja lingkungan pada 180 negara di Dunia. Indikator yang digunakan oleh EPI sebagai penyedia untuk mengidentifikasi masalah, menentukan target, melacak tren, memahami hasil dan mengkaji hasil atau praktek kebijakan publik yang berpengaruh pada lingkungan hidup.

Pada tahun 2020, Denmark menempati posisi pertama perolehan skor EPI di angka 82.5 disusul peringkat 2 oleh Luxemburg dengan skor 82.3, peringkat 3 Swiss dengan skor EPI terdapat di angka 81.5, kemudian peringkat 4 oleh Inggris dengan perolehan skor 81.3 dan di posisi peringkat 5 oleh Perancis dengan skor 80.0. Sebelumnya Swiss merupakan negara yang paling sering mencatat peroleh peringkat 1 perolehan skor EPI, antara lain di tahun 2008, 2012, 2014 dan 2018.

Indonesia sendiri pada tahun 2020 menempati peringkat 116 dengan skor EPI di angka 37.8 dan menempati peringkat 10 untuk zona Asia Pasifik. Hasil tersebut merupakan pekerjaan rumah bersama bagi pemerintah dan masyarakat Indonesia agar lebih giat lagi dalam berpartisipasi untuk menjaga dan melestarikan lingkungan hidup khususnya di Indonesia. (admin/dnx)

Recommended Posts

No comment yet, add your voice below!


Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *