Pulau Sangihe: Rumah Flora Fauna di Utara Nusantara

Pulau Sangihe

environesia.co.id – Isu dimana keluanya izin tambang emas di Pulau Sangihe menjadi perbincangan masyarakat khususnya di lini media sosial di kalangan warganet Indonesia. Perbincangan tersebut tak lepas dari isu lingkungan di Pulau Sangihe jika tambang emas tersebut tetap berjalan. Ramainya perbincangan tersebut membuat publik penasaran tentang Pulau Sangihe itu sendiri.

Pulau Sangihe merupakan Pulau utama dari gugusan Kepulauan Sangihe. Secara administasi Pulau Sangihe terletak di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara. Pulau Sangihe juga merupakan lokasi bagi Kota Tahun yang merupakan Ibukota Kabupaten Kepulauan Sangihe. Kondisi geografis Pulau ini tepat utara Pulau Sulawesi dan berbatasan langsung dengan negara Filipina. Pulau Sangihe sendiri terletak di jalur cincin api pasifik dimana wilayah ini sangat rawan terjadi gempa bumi dan tsunami.

Pulau Sangihe memiliki kondisi alam yang sangat indah  yang dihiasi oleh keanekaragaman flora dan fauna. Di Pulau tersebut khususnya di Hutan Lindung Gunung Sahendaruman terdapat sekitar 70 spesies pohon dari 32 famili semuanya termasuk dalam kelas magnolioopsida (dikotil), divisi magnoliophyta (tumbuhan berbunga).

Tak hanya itu Pulau Sangihe juga merupakan rumah bagi berbagai burung endemik langka yang dilindungi, seperti burung seriwang sangihe, burung serindit sangihe, burung udang sangihe, burung kacamata sangihe, burung anis bentet sangihe serta berbagai kehidupan hewani lain di dalamnya.

Pemandangan alam di Pulau Sangihe pun tak kalah indahnya. Pantai Embuhanga dengan hamparan pasir landai yang luas serta dihiasi dengan lambaian nyiru kelapa terlihat sangat indah. Pantai-pantai di Pulau tersebut dan di pulau sekitarnya juga melengkapi keindahan Kepulauan Sangihe tersebut. Tak sekedar Pemandangan di Pantai, pemandangan alam dari puncak Pusunge Lenganeng tampak keindahan Kota Tahunan dari atas.

Keindahan yang terdapat di Pulau Sangihe merupakan anugrah tuhan yang semestinya kita jaga dan kita lestarikan untuk kehidupan anak cucu kita kelak. Pulau Sangihe merupakan salah satu aset berharga bagi bangsa Indonesia yang memiliki berjuta keindahan lainnya. Pembangunan yang baik, dimana harus semestinya merencanakan pembangunan yang berkelanjutan dimana sangat memperhatikan aspek lingkungan. (admin/dnx)

Raker 2021: Environesia Company Group Kejar Target

environesia.co.id, Sleman – Mengawali tahun 2021, tiga perusahaan di bawah naungan Environesia Company Group yang terdiri dari PT Envronesia Global Saraya, PT Greenlab Indo Global dan PT Bikin Indonesia Berdaya melaksanakan agenda Rapat Kerja 2021 bertempat di Hotel The Manohara, pada Jumat-Sabtu (22-23/01/21). Rapat Kerja 2021 Environesia Company Group mengusung jargon “in turning the visible into the best”, dimana agenda ini merupakan agenda tahunan, dimana masing-masing entitas bisnis menyampaikan capaian pada tahun sebelumnya dan target pada satu tahun kedepannya.

Saprian S.T, M.Sc. sebagai CEO Environesia Company Group mengungkapkan harapanya akan tercapainya goals atau sasaran yang telah ditetapkan oleh masing-masing entitas bisnis yang ada di bawah naungan Environesia Company Group.

Tak hanya itu, Saprian menambahkan untuk 2021 ini menargetkan pada entitas-entitas bisnis tersebut untuk settle (red: mandiri) lebih cepat dari blue print yang telah ditetapkan. Sehingga dapat segera mungkin mandiri dan memberikan manfaat tidak hanya pada tim, tetapi juga kepada publik yang bersentuhan dengan bisnis yang tergabung pada Environesia Company Group.

PT Environesia Global Saraya sebagai entitas utama bisnis Environesia Company Group yang bergerak di bidang konsultasi lingkungan, pada Rapat Kerja 2021 ini menargetkan pada target besar EGS 2021 yang utama.

Sebagai manajer konsultan, Muhammad Iqbal Gifari menyampaikan bahwa Environesia akan tetap mencapai target omzet, lalu diikuti dengan perbaikan mutu produk (red: dokumen) sehingga citra Environesia semakin baik dimata nasional sebagai konsultan lingkungan.

Perusahaan dari Environesia Company Group yang bergerak di bidang Laboratorium Lingkungan,  PT Greenlab Indo Global atau GreenLab menyambut hangat pelaksanaan Rapat Kerja tahun 2021 ini. Iman Ferisendy sebagai direktur berharap di tahun ini semakin padunya sinergitas yang dibangun antar entitas bisnis di lingkungan Environesia Company Group dan tentunya juga terus melakukan beberapa penjajakan kerjasama di berbagai lembaga/instasi pemerintah maupun swasta.

Direktur GreenLab yang kerap disapa Eris tersebut mengungkapkan target Greenlab di tahun 2021 ini secara umum sesuai dengan apa yang sudah kita susun pada saat Rapat Kerja baik di level internal Greenlab sendiri dan dilevel holding. Eris menambahkan secara khusus target Greenlab di tahun ini fokus untuk proses penambahan ruang lingkup akreditasi, terus menjaga kualitas layanan dan mutu pengujian sehingga terjaganya kepuasan pelanggan yang optimal.

Senada dengan 2 perusahaan sebelumnya, Fauzan Madani sebagai Direktur PT Bikin Indonesia Berdaya atau Bikin.co pada Raker 2021 ini memiliki harapan kepada tim Bikin.co agar memiliki perencanaan yang matang sehingga dapat bersinergi dalam mencapai hasil terbaik. Tak hanya itu, entitas binis Environesia yang bergerak di bidang marketplace konveksi ini, ingin berusaha mampu untuk memberikan dampak sosial ekonomi positif bagi mitra produsen industri kreatif di Indonesia.

Fauzan menambahkan, pada 2021 bikin.co memiliki target peningkatan kapasitas produksi dan pengembangan teknologi sehingga dapat melayani lebih banyak pelanggan serta meningkatkan kepuasan pelanggan bikin.co.

Secara garis besar jajaran direksi Environesia Companya Group berpesan kepada seluruh pihak khususnya internal di setiap perusahaan untuk tetap bersama-sama dalam memajukan seluruh entitas bisnis naungan Environesia Company Group. Kedepannya, dengan perusahaan-perusahaan tersebut bisa saling berkarya hingga membangun prestasi bagi nusa dan bangsa Indonesia. (Admin/dnx)