Rapat Program Triwulan Environesia Perdana Di 2021

Environesia.co.id, Sleman – PT Environesia Global Saraya di penghujung bulan Maret melaksanakan Rapat Program Triwulan I Tahun 2021 pada Selasa (30/3) di Ruang Meeting Grha Environesia, Sleman. Agenda perusahaan konsultan lingkungan tersebut sebagai komunikasi internal per tiga bulan dalam satu tahun yang dihadiri oleh Direktur dan seluruh manajer PT Environesi Global Saraya.

Hadir dalam Rapat Program Triwulan I Tahun 2021 ini antara lain; Direktur Environesia Global Saraya Saprian S.T. M.Sc., Manajer Konsultan Muhammad Iqbal Gifari S.T. M.Sc., Manajer QE-HESS (Quality Excellences – Health, Environment, Safety and Security) Andi Wim Ansharullah, S.T. M.Sc., Plt Manajer HRD (Human Resource and Development) Ayudia Kumala Dewi S.E. dan Manajer Finance Ayu Ramayani, S.E.

Pembahasan dalam Rapat Program Triwulan I Tahun 2021 berupa monitoring sasaran perusahaan/corrective action plan, rencana program kegiatan/bussines plan di setiap departemen dan evaluasi program yang telah berjalan pada triwulan pertama serta dalam agenda ini pula membahas target triwulan II April-Juni 2021 berikutnya.

Environesia sebagai perusahaan konsultan lingkungan berupaya tetap menjaga kultur perusahaan, termasuk Rapat Program Triwulan tersebut. Kultur tersebut dilakukan dan dijagatak lain demi menjaga performa perusahaan untuk jalannya program yang terbaik serta mutu manajemen dan pelayanan terjamin bagi untuk internal perusahaan dan seluruh mitra kerja Environesia. (admin/dnx)

3 Tahun GreenLab dengan Pencapaian Sangat Cepat

environesia.co.id, Sleman – PT Greenlab Indo Global (Greenlab) pada Jumat pagi (26/3) merayakan ulang tahun perusahaan untuk ke 3 tahun. Perayaan Anniversary 3 tahun GreenLab tersebut dilakukan syukuran sederhana dengan pemotongan Nasi Tumpeng yang dihadiri oleh seluruh crew Environesia Company Group di halaman depan Grha Environesia, Sleman.

Iman Ferisendy S.T. M.Sc yang kerap disapa Eris sebagai Direktur GreenLab mengungkapkan kebanggaannya akan tim dari GreenLab  yang telah bersama-sama membangun GreenLab yang usianya sangat muda. Tak hanya itu Eris merasa bahwa di usianya yang muda bagaikan bayi yang berumur 3 tahun.

“GreenLab yang berusia 3 tahun ini, seperti bayi. Kalau kita lihat bayi umurnya tiga tahun itu baru bisa lari, terkadang lambat terkadang terlalu cepat dan disini dapat dikatakan GreenLab berlari terlalu cepat.” Tutur Eris.

Pencapaian yang telah diraih oleh GreenLab tak lain karena sistem manajemen mutu dan kualitas pelayanan yang terjamin. Salah satu upaya tersebut dengan dilakukannya asesmen  survailen 1, verifikasi lapangan serta penambahan ruang lingkup pada pedoman standar ISO 17025:2017 yang akan dilakukan pada bulan april ini.

GreenLab sebagai Laboratorium Lingkungan dengan waktu tiga tahun telah memiliki persebaran pekerjaan se Nusantara merupakan prestasi yang luar biasa. Maka dari itu kualitas mutu yang telah dimiliki, perlu dijaga serta ditingkatkan sehingga lebih baik, disampaikan oleh Komisaris GreenLab Andi Wim Ansharullah, S.T. M.Sc.

Kebanggaan juga diungkapkan oleh Saprian S.T. M.Sc. sebagai Komisaris Utama GreenLab yang juga sebagai CEO Environesia Company Group.  Kebanggaan tersebut atas pencapaian GreenLab dengan usia yang sangat beliau telah menghasilkan pencapaian-pencapaian besar.

“Salah satu anak perusahaan kita, PT Greenlab Indo Global hari ini menginjakan usia yang ketiga. Di umur yang ke tiga tahun harusnya ada banyak hal yang perlu kita syukuri. Pencapaian-pencapaian besar bahkan dapat dikatakan ini terlalu prematur (red: terlalu cepat). Jadi pencapaian yang belum saatnya kalau di periode normal. Untuk itu saya mengucapkan terimakasih atas hasil yang dicapai tentunya bukan hanya dari segelintir orang tapi seluruh tim yang bekerja.” Ujar Saprian.

Usia yang muda GreenLab sebagai Laboratorium Lingkungan telah menjangkau layanan di seluruh pelosok Nusantara. Untuk menjaga kualitas mutu sendiri, GreenLab telah mendapatkan sertifikat ISO 9001:2015, ISO 14001:2014 dan ISO 45001: 2018 dari British Standard Institution, serta ISO 17025:2017 dari Komite Akreditasi Nasional. Untuk layanan laboratorium sendiri, GreenLab memberikan layanan 10 Hari kerja kepada customer. (admin/dnx)

Environesia Teken Kontrak SKPT Moa: Dukung Kemajuan Kemaritiman Indonesia

environesia.co.id, Jakarta – PT Environesia Global Saraya Environesia sebagai konsultan lingkungan yang diwakilkan langsung oleh Direktur Saprian S.T. M.Sc. bersama Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan diwakilkan oleh Ir. Suharyanto, S.T. M.Sc.  telah menandatangani kontrak untuk proyek Penyusunan Dokumen Izin Lingkungan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Moa pada Rabu (17/3) di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta.

Saprian sebagai Direktur Environesia mengungkapkan kebahagiaannya dengan turut sertanya Environesia dalam proyek ini. Direktur Environesia tersebut juga berharap dengan hadirnya proyek SKPT Moa tersebut dapat memberikan dampak positif untuk kemajuan Indonesia sebagai negara maritim.

“In Shaa Allah dengan terbangunnya Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu Moa ini akan akan turut mewujudkan Indonesia menjadi negara kepulauan yang mandiri, maju, kuat, dan berbasiskan kepentingan nasional dengan memanfaatkan sumber daya kelautan untuk pembangunan ekonomi dan kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir.” Ungkap Saprian.

Proyek SKPT Moa ini dibawahi langsung oleh Direktorat Jenderal Pengelolaan Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan, dimana dalam pendanaannya merupakan hibah dari The Japan International Cooperation Agency (JICA), Jepang.

Proyek tersebut yang dilaksanakan di Pulau Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya, Propinisi Maluku. Latar belakang proyek ini diturunkan langsung dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, untuk “Mewujudkan Indonesia menjadi negara kepulauan yang mandiri, maju, kuat, dan berbasiskan kepentingan nasional.” Dimana sasaran dari proyek ini tak lain merupakan sasaran dari pembangunan kelautan tersebut diantaranya termanfaatkannya sumber daya kelautan untuk pembangunan ekonomi dan kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir.

Upaya pengembangan SKPT tidak semata-mata bergantung pada penguatan sektor hulu atau pasokan bahan baku perikanan, tetapi juga pada sektor hilir yaitu sektor pengolahan seperti sarana dan prasarana pendukung, misalnya; Cold Storage  (CS) / Integrated Cold Storage (ICS), Pabrik Es, dan lain-lain, serta sistem manajemen sumber daya perikanan berkelanjutan. Untuk melakukan aksi pengembangan SKPT ini diharapkan dapat mempercepat personifikasi pulau-pulau kecil dan / atau kemandirian masyarakat daerah perbatasan.

Sebagai Konsultan Lingkungan, Environesia berkomitmen untuk mendukung pembangunan Indonesia khususnya di bidang maritim dalam pengembangan proyek ini, dengan memberikan pelayanan terbaik dan profesional. Hadirnya profesionalitas dan pelayanan terbaik meneguhkan bahwa Environesia sebagai “The Leading Company for Environmental Consulting Services in Indonesia.” (admin/dnx)

Raker 2021: Environesia Company Group Kejar Target

environesia.co.id, Sleman – Mengawali tahun 2021, tiga perusahaan di bawah naungan Environesia Company Group yang terdiri dari PT Envronesia Global Saraya, PT Greenlab Indo Global dan PT Bikin Indonesia Berdaya melaksanakan agenda Rapat Kerja 2021 bertempat di Hotel The Manohara, pada Jumat-Sabtu (22-23/01/21). Rapat Kerja 2021 Environesia Company Group mengusung jargon “in turning the visible into the best”, dimana agenda ini merupakan agenda tahunan, dimana masing-masing entitas bisnis menyampaikan capaian pada tahun sebelumnya dan target pada satu tahun kedepannya.

Saprian S.T, M.Sc. sebagai CEO Environesia Company Group mengungkapkan harapanya akan tercapainya goals atau sasaran yang telah ditetapkan oleh masing-masing entitas bisnis yang ada di bawah naungan Environesia Company Group.

Tak hanya itu, Saprian menambahkan untuk 2021 ini menargetkan pada entitas-entitas bisnis tersebut untuk settle (red: mandiri) lebih cepat dari blue print yang telah ditetapkan. Sehingga dapat segera mungkin mandiri dan memberikan manfaat tidak hanya pada tim, tetapi juga kepada publik yang bersentuhan dengan bisnis yang tergabung pada Environesia Company Group.

PT Environesia Global Saraya sebagai entitas utama bisnis Environesia Company Group yang bergerak di bidang konsultasi lingkungan, pada Rapat Kerja 2021 ini menargetkan pada target besar EGS 2021 yang utama.

Sebagai manajer konsultan, Muhammad Iqbal Gifari menyampaikan bahwa Environesia akan tetap mencapai target omzet, lalu diikuti dengan perbaikan mutu produk (red: dokumen) sehingga citra Environesia semakin baik dimata nasional sebagai konsultan lingkungan.

Perusahaan dari Environesia Company Group yang bergerak di bidang Laboratorium Lingkungan,  PT Greenlab Indo Global atau GreenLab menyambut hangat pelaksanaan Rapat Kerja tahun 2021 ini. Iman Ferisendy sebagai direktur berharap di tahun ini semakin padunya sinergitas yang dibangun antar entitas bisnis di lingkungan Environesia Company Group dan tentunya juga terus melakukan beberapa penjajakan kerjasama di berbagai lembaga/instasi pemerintah maupun swasta.

Direktur GreenLab yang kerap disapa Eris tersebut mengungkapkan target Greenlab di tahun 2021 ini secara umum sesuai dengan apa yang sudah kita susun pada saat Rapat Kerja baik di level internal Greenlab sendiri dan dilevel holding. Eris menambahkan secara khusus target Greenlab di tahun ini fokus untuk proses penambahan ruang lingkup akreditasi, terus menjaga kualitas layanan dan mutu pengujian sehingga terjaganya kepuasan pelanggan yang optimal.

Senada dengan 2 perusahaan sebelumnya, Fauzan Madani sebagai Direktur PT Bikin Indonesia Berdaya atau Bikin.co pada Raker 2021 ini memiliki harapan kepada tim Bikin.co agar memiliki perencanaan yang matang sehingga dapat bersinergi dalam mencapai hasil terbaik. Tak hanya itu, entitas binis Environesia yang bergerak di bidang marketplace konveksi ini, ingin berusaha mampu untuk memberikan dampak sosial ekonomi positif bagi mitra produsen industri kreatif di Indonesia.

Fauzan menambahkan, pada 2021 bikin.co memiliki target peningkatan kapasitas produksi dan pengembangan teknologi sehingga dapat melayani lebih banyak pelanggan serta meningkatkan kepuasan pelanggan bikin.co.

Secara garis besar jajaran direksi Environesia Companya Group berpesan kepada seluruh pihak khususnya internal di setiap perusahaan untuk tetap bersama-sama dalam memajukan seluruh entitas bisnis naungan Environesia Company Group. Kedepannya, dengan perusahaan-perusahaan tersebut bisa saling berkarya hingga membangun prestasi bagi nusa dan bangsa Indonesia. (Admin/dnx)