Leading the Way in

Environmental Insights

and Inspiration

Leading the Way in
Environmental Insights and Inspiration

Urban Farming Solusi Pangan di Tengah Kota Padat

Environesia Global Saraya

02 September 2025

Urban farming atau pertanian perkotaan kini semakin populer, terutama di kota-kota besar dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi. Konsep ini hadir sebagai solusi untuk memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar kota. Dengan memanfaatkan lahan sempit seperti halaman rumah, atap gedung, hingga dinding vertikal, urban farming terbukti mampu menjadi alternatif berkelanjutan dalam menghadapi tantangan pangan di era modern.

Apa Itu Urban Farming?

Urban farming adalah praktik bercocok tanam atau beternak di kawasan perkotaan dengan memanfaatkan ruang terbatas. Kegiatan ini tidak hanya sekadar menanam sayuran atau buah, tetapi juga bisa mencakup hidroponik, akuaponik, hingga peternakan skala kecil.

Di Indonesia, urban farming mulai digencarkan sebagai upaya menjaga ketahanan pangan di tengah keterbatasan lahan serta meningkatnya harga bahan pangan.

Manfaat Urban Farming di Kota Padat

  1. Ketahanan pangan mandiri
    Masyarakat bisa mendapatkan sumber pangan sehat seperti sayuran dan buah tanpa bergantung pada pasar.

  2. Mengurangi jejak karbon
    Produksi pangan lokal membantu menekan emisi dari distribusi jarak jauh.

  3. Mengoptimalkan ruang kota
    Lahan sempit, atap, dan dinding bisa disulap menjadi area hijau produktif.

  4. Meningkatkan kualitas udara
    Tanaman membantu menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen.

  5. Meningkatkan kesehatan dan ekonomi
    Hasil panen bisa dikonsumsi sendiri atau dijual sebagai tambahan penghasilan.

Contoh Metode Urban Farming yang Populer

  • Hidroponik: Menanam tanaman dengan media air yang kaya nutrisi.

  • Vertikultur: Menanam secara vertikal dengan rak atau dinding khusus.

  • Aquaponik: Gabungan budidaya ikan dan tanaman dalam satu ekosistem.

  • Roof Garden: Memanfaatkan atap gedung atau rumah untuk bercocok tanam.

Tantangan Urban Farming

Meskipun menjanjikan, urban farming juga memiliki beberapa tantangan, seperti:

  • Keterbatasan lahan dan cahaya matahari.

  • Biaya awal untuk instalasi sistem hidroponik atau akuaponik.

  • Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai teknik bercocok tanam modern.

Namun, dengan dukungan pemerintah, komunitas, dan teknologi, tantangan ini bisa diatasi.

Urban farming adalah solusi nyata untuk memenuhi kebutuhan pangan di tengah kota padat. Selain ramah lingkungan, konsep ini juga mendukung gaya hidup sehat dan berkelanjutan. Jika semakin banyak masyarakat yang menerapkannya, ketahanan pangan perkotaan akan semakin kuat.

Environesia Global Saraya

17 May 2023

environesia.co.id, Sukabumi - Menindaklanjuti kerjasama PT Environesia Global Saraya bersama Perhutani terkait Perijinan Pendirian Pabrik Serbuk Kayu Di Sukabumi Jawa Barat Tahun 2022 – PERHUTANI, Environesia menghadiri Rapat Koordinasi Pemeriksaan Formulir Kerangka Acuan (KA)) dalam rangka penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk Rencana Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu di RPH Hajuang Barat BKPH Lengkong, Kabupaten Sukabumi. Rapat ini diselenggarakan oleh Direktorat Pencegahan Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan (PDLUK), Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. pada Rabu, (17/5) secara daring melalui pranala Zoom Meeting.

Rapat ini dipimpin Kasubdit Pengembangan Sistem Kajian Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutana, Farid Mohammad, ST., M.Env, serta dihadiri oleh Tim Pakar, Instansi Pusat dan Instansi Daerah baik Instansi di Provinsi Jawa Barat maupun Instansi di Kab. Sukabumi. Tujuan dari rapat koordinasi tersebut untuk membahas langkah-langkah penyusunan AMDAL yang tepat dan komprehensif dalam rangka pembangunan pabrik serbuk kayu yang direncanakan.

Rapat ini bertujuan untuk merumuskan lingkup dan kedalam metode studi Amdal, sehingga dapat mengarahkan Analisa Dampak Lingkungan (ANDAL) berjalan dengan efektif dan efisien. Selanjutnya PT Environesia Global Saraya menindaklanjuti seluruh Saran, Pendapat, dan Tanggapan yang telah disampaikan oleh para peserta Rapat.

Environesia sebagai Lembaga Penyedia Jasa Penyusunan (LPJP) Amdal yang dipercaya oleh Perum Perhutani, berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik dalam proses penyusunan AMDAL ini, sehingga Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu yang direncanakan dapat memenuhi prinsip-prinsip pembangunan yang berwawasan lingkungan. (admin/dnx)

Environesia Global Saraya

12 May 2023

environesia.co.id, Sleman – Tepat 7 tahun pada 3 Mei 2023, Environesia sebagai perusahaan konsultan lingkungan terdepan di Indonesia, merayakan "7th Year Anniversary Environesia Melampaui Batas”. Dikarenakan berdekatan dengan masa libur Idul Fitri 1444 H  seremoni dilaksanakan pada Senin, 8 Mei 2023 di lantai 3 Grha Environesia dihadiri oleh seluruh tim Environesia Group.

Puncak acara dilakukan dengan pemotongan tumpeng bersama oleh Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc., beserta jajaran Direksi lain seperti Direktur Keuangan Ayu Ramayani, S.E.,M.Ak., Direktur Operasional & Pengembangan Bisnis Andi Muhammad Faisal, S.T. dan Manajer Konsultan Yusuf Wiryawan, S.T., M.Ling. Bertepatan dengan suasana bulan Syawwal, pada agenda tersebut dialnjutkan acara halal bi halal serta jamuan prasmanan untuk makan siang.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. mengungkapkan kebahagiannya melihat Environesia berhasil sampai ke titik tersebut, tidak lain karena dukungan tim yang selalu solid serta mitra kerja yang loyal.

Acara utama kemudian dilanjutkan dengan agenda Environesia Social Care, di mana Environesia membagikan 150 paket sembako kepada masyarakat yang tinggal di sekitar Grha Environesia, tepatnya di RW 42, Karangjati, Sinduadi, Mlati, Sleman. Ketua RW 42.

Rahmat Yunus selaku Kepala RW 42,mengungkapkan kebahagiannya karena Environesia dapat berbagi dengan masyarakat sekitar. Ia berharap agar Environesia semakin maju dan sukses serta dapat kembali berkolaborasi dengan masyarakat di masa depan.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat karena telah menerima keberadaan Environesia di lingkungannya. Ia berharap bahwa Environesia dapat terus hadir dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat di masa yang akan datang.

Dengan rangkaian kegiatan yang meriah, Environesia berhasil merayakan ulang tahun ke-7 dengan penuh kebahagiaan dan makna. Semoga Environesia terus memberikan solusi lingkungan yang berkelanjutan dan inovatif, serta dapat memperkuat kemitraan dan kontribusinya kepada masyarakat. (admin/dnx)

footer_epic

Ready to Collaborate with Us?

Dengan layanan konsultasi lingkungan dan uji laboratorium yang telah tersertifikasi KAN, Environesia siap menjadi solusi untuk kemudahan dan efisiensi waktu dengan output yang berkualitas