Leading the Way in

Environmental Insights

and Inspiration

Leading the Way in
Environmental Insights and Inspiration

Standar Layanan Operasional untuk Pengelolaan Lingkungan

Environesia Global Saraya

12 March 2025

Standar Layanan Operasional (SLO) dalam pengelolaan lingkungan adalah serangkaian pedoman atau kriteria yang digunakan untuk memastikan bahwa kegiatan operasional perusahaan atau proyek dilaksanakan sesuai dengan prinsip keberlanjutan dan memperhatikan dampak terhadap lingkungan. SLO membantu perusahaan untuk mengelola sumber daya alam secara efisien, mengurangi pencemaran, dan memastikan bahwa operasional yang dilakukan mematuhi peraturan lingkungan yang berlaku.

Apa Itu SLO dalam Pengelolaan Lingkungan?

SLO adalah standar yang mengatur cara perusahaan atau organisasi mengelola dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh operasional mereka. Ini mencakup berbagai aspek, seperti pengelolaan limbah, penggunaan energi, emisi udara, pengelolaan air, serta perlindungan terhadap flora dan fauna. SLO memastikan bahwa perusahaan dapat melaksanakan kegiatannya tanpa merusak lingkungan atau melebihi batas-batas yang ditentukan oleh regulasi lingkungan.

Dengan memiliki SLO, perusahaan memiliki panduan yang jelas tentang bagaimana mereka harus beroperasi secara ramah lingkungan. SLO ini juga mencakup prosedur yang harus diikuti untuk mengurangi atau menghindari dampak negatif terhadap lingkungan, serta mekanisme untuk memantau dan mengevaluasi efektivitas dari upaya pengelolaan lingkungan yang diterapkan.

Pentingnya SLO dalam Praktik Lingkungan yang Berkelanjutan

Penerapan SLO sangat penting dalam menciptakan perusahaan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Dengan memiliki standar operasional yang jelas, perusahaan tidak hanya memastikan bahwa kegiatan mereka tidak melanggar hukum lingkungan, tetapi juga dapat berkontribusi pada pelestarian alam.

Misalnya, dalam industri manufaktur, SLO akan mencakup pedoman tentang cara mengelola limbah produksi, penggunaan energi yang efisien, dan pengendalian emisi gas buang. Dengan mengikuti SLO, perusahaan dapat mengurangi biaya operasional melalui penghematan energi dan mengurangi dampak negatif terhadap udara dan air.

Selain itu, perusahaan yang menerapkan SLO dengan baik akan mendapatkan keuntungan reputasi, karena konsumen dan pemangku kepentingan semakin memperhatikan komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan lingkungan. Oleh karena itu, SLO juga bisa menjadi alat untuk meningkatkan citra perusahaan di mata publik.

Proses Penyusunan SLO

Penyusunan SLO dimulai dengan identifikasi seluruh kegiatan yang berpotensi berdampak pada lingkungan. Setelah itu, langkah-langkah pengelolaan lingkungan akan disusun untuk memastikan bahwa dampak tersebut dapat dikendalikan. SLO harus mempertimbangkan semua aspek operasional, dari penggunaan bahan baku, proses produksi, hingga pengelolaan limbah.

Perusahaan juga perlu menyusun mekanisme pemantauan dan evaluasi untuk memastikan bahwa standar tersebut diterapkan dengan konsisten dan efektif. Pemantauan ini penting untuk mengetahui apakah perusahaan mematuhi SLO dan apakah ada kebutuhan untuk melakukan penyesuaian dalam pengelolaan lingkungan.

Daftar Pustaka :
  1. Suryani, L. (2021). Peran SLO dalam Pengelolaan Lingkungan di Industri Manufaktur. Jurnal Lingkungan dan Kebijakan, 25(3), 45-58.
  2. Undang-Undang Republik Indonesia No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

 

Environesia Global Saraya

17 May 2023

environesia.co.id, Sukabumi - Menindaklanjuti kerjasama PT Environesia Global Saraya bersama Perhutani terkait Perijinan Pendirian Pabrik Serbuk Kayu Di Sukabumi Jawa Barat Tahun 2022 – PERHUTANI, Environesia menghadiri Rapat Koordinasi Pemeriksaan Formulir Kerangka Acuan (KA)) dalam rangka penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk Rencana Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu di RPH Hajuang Barat BKPH Lengkong, Kabupaten Sukabumi. Rapat ini diselenggarakan oleh Direktorat Pencegahan Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan (PDLUK), Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. pada Rabu, (17/5) secara daring melalui pranala Zoom Meeting.

Rapat ini dipimpin Kasubdit Pengembangan Sistem Kajian Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutana, Farid Mohammad, ST., M.Env, serta dihadiri oleh Tim Pakar, Instansi Pusat dan Instansi Daerah baik Instansi di Provinsi Jawa Barat maupun Instansi di Kab. Sukabumi. Tujuan dari rapat koordinasi tersebut untuk membahas langkah-langkah penyusunan AMDAL yang tepat dan komprehensif dalam rangka pembangunan pabrik serbuk kayu yang direncanakan.

Rapat ini bertujuan untuk merumuskan lingkup dan kedalam metode studi Amdal, sehingga dapat mengarahkan Analisa Dampak Lingkungan (ANDAL) berjalan dengan efektif dan efisien. Selanjutnya PT Environesia Global Saraya menindaklanjuti seluruh Saran, Pendapat, dan Tanggapan yang telah disampaikan oleh para peserta Rapat.

Environesia sebagai Lembaga Penyedia Jasa Penyusunan (LPJP) Amdal yang dipercaya oleh Perum Perhutani, berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik dalam proses penyusunan AMDAL ini, sehingga Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu yang direncanakan dapat memenuhi prinsip-prinsip pembangunan yang berwawasan lingkungan. (admin/dnx)

Environesia Global Saraya

12 May 2023

environesia.co.id, Sleman – Tepat 7 tahun pada 3 Mei 2023, Environesia sebagai perusahaan konsultan lingkungan terdepan di Indonesia, merayakan "7th Year Anniversary Environesia Melampaui Batas”. Dikarenakan berdekatan dengan masa libur Idul Fitri 1444 H  seremoni dilaksanakan pada Senin, 8 Mei 2023 di lantai 3 Grha Environesia dihadiri oleh seluruh tim Environesia Group.

Puncak acara dilakukan dengan pemotongan tumpeng bersama oleh Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc., beserta jajaran Direksi lain seperti Direktur Keuangan Ayu Ramayani, S.E.,M.Ak., Direktur Operasional & Pengembangan Bisnis Andi Muhammad Faisal, S.T. dan Manajer Konsultan Yusuf Wiryawan, S.T., M.Ling. Bertepatan dengan suasana bulan Syawwal, pada agenda tersebut dialnjutkan acara halal bi halal serta jamuan prasmanan untuk makan siang.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. mengungkapkan kebahagiannya melihat Environesia berhasil sampai ke titik tersebut, tidak lain karena dukungan tim yang selalu solid serta mitra kerja yang loyal.

Acara utama kemudian dilanjutkan dengan agenda Environesia Social Care, di mana Environesia membagikan 150 paket sembako kepada masyarakat yang tinggal di sekitar Grha Environesia, tepatnya di RW 42, Karangjati, Sinduadi, Mlati, Sleman. Ketua RW 42.

Rahmat Yunus selaku Kepala RW 42,mengungkapkan kebahagiannya karena Environesia dapat berbagi dengan masyarakat sekitar. Ia berharap agar Environesia semakin maju dan sukses serta dapat kembali berkolaborasi dengan masyarakat di masa depan.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat karena telah menerima keberadaan Environesia di lingkungannya. Ia berharap bahwa Environesia dapat terus hadir dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat di masa yang akan datang.

Dengan rangkaian kegiatan yang meriah, Environesia berhasil merayakan ulang tahun ke-7 dengan penuh kebahagiaan dan makna. Semoga Environesia terus memberikan solusi lingkungan yang berkelanjutan dan inovatif, serta dapat memperkuat kemitraan dan kontribusinya kepada masyarakat. (admin/dnx)

footer_epic

Ready to Collaborate with Us?

Dengan layanan konsultasi lingkungan dan uji laboratorium yang telah tersertifikasi KAN, Environesia siap menjadi solusi untuk kemudahan dan efisiensi waktu dengan output yang berkualitas