Leading the Way in

Environmental Insights

and Inspiration

Leading the Way in
Environmental Insights and Inspiration

Permen LHK 68/2016: Standar Baku Mutu Air Limbah Domestik

Environesia Global Saraya

12 March 2025

Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Permen LHK) Nomor 68 Tahun 2016 merupakan salah satu kebijakan penting dalam menjaga kelestarian lingkungan di Indonesia. Aturan ini mengatur tentang baku mutu air limbah domestik, yang bertujuan untuk memastikan bahwa limbah yang dibuang ke lingkungan tidak mencemari sumber daya air dan merusak ekosistem.

Apa Itu Permen LHK 68/2016?

Permen LHK 68/2016 berisi ketentuan mengenai batas maksimal kandungan zat pencemar dalam air limbah domestik sebelum dibuang ke lingkungan. Air limbah domestik ini berasal dari aktivitas sehari-hari rumah tangga, perkantoran, restoran, hotel, dan fasilitas umum lainnya.
Dalam peraturan ini, beberapa parameter yang diawasi antara lain:
  • pH (keasaman atau kebasaan air limbah)
  • Biochemical Oxygen Demand (BOD) dan Chemical Oxygen Demand (COD) (indikator tingkat pencemaran bahan organik)
  • Total Suspended Solid (TSS) (partikel padatan dalam air limbah)
  • Minyak dan Lemak
Batasan parameter ini dibuat agar limbah yang dibuang tidak mencemari sungai, danau, atau laut, yang bisa berdampak buruk pada kehidupan makhluk hidup dan kesehatan manusia.
Dampak Positif Permen LHK 68/2016
Penerapan aturan ini memberikan banyak manfaat, di antaranya:
  1. Mencegah Pencemaran Air
Dengan adanya standar baku mutu, air sungai dan danau lebih terlindungi dari pencemaran akibat pembuangan limbah domestik yang berlebihan.
  1. Menjaga Kesehatan Masyarakat
Air yang bersih akan mengurangi risiko penyakit yang disebabkan oleh bakteri atau zat berbahaya dalam limbah, seperti diare dan infeksi kulit.
  1. Mendukung Industri Ramah Lingkungan
Pelaku usaha seperti hotel, restoran, dan perkantoran didorong untuk mengelola limbah mereka dengan lebih baik agar tetap sesuai dengan peraturan.
  1. Melindungi Ekosistem Perairan
Sungai, danau, serta laut menjadi habitat bagi berbagai jenis makhluk hidup. Jika airnya tercemar, rantai makanan bisa terganggu, yang pada akhirnya merugikan manusia juga.

Tantangan dalam Implementasi

Meski peraturan ini sudah ada, masih ada beberapa kendala dalam penerapannya, seperti:
  • Kurangnya kesadaran masyarakat dan pelaku usaha tentang pentingnya pengelolaan air limbah.
  • Minimnya fasilitas pengolahan limbah di beberapa daerah.
  • Pengawasan yang belum merata di seluruh wilayah Indonesia.
Untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan kerja sama dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, industri, dan masyarakat. Sosialisasi dan edukasi mengenai pentingnya pengelolaan limbah harus terus digalakkan agar aturan ini benar-benar efektif dalam melindungi lingkungan.

Permen LHK 68/2016 adalah langkah maju dalam menjaga kualitas air di Indonesia. Dengan menerapkan standar baku mutu air limbah domestik, peraturan ini membantu mencegah pencemaran, menjaga kesehatan masyarakat, serta melindungi ekosistem air. Namun, implementasi yang efektif membutuhkan kesadaran, fasilitas yang memadai, dan pengawasan yang ketat.

Environesia Global Saraya

17 May 2023

environesia.co.id, Sukabumi - Menindaklanjuti kerjasama PT Environesia Global Saraya bersama Perhutani terkait Perijinan Pendirian Pabrik Serbuk Kayu Di Sukabumi Jawa Barat Tahun 2022 – PERHUTANI, Environesia menghadiri Rapat Koordinasi Pemeriksaan Formulir Kerangka Acuan (KA)) dalam rangka penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk Rencana Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu di RPH Hajuang Barat BKPH Lengkong, Kabupaten Sukabumi. Rapat ini diselenggarakan oleh Direktorat Pencegahan Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan (PDLUK), Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. pada Rabu, (17/5) secara daring melalui pranala Zoom Meeting.

Rapat ini dipimpin Kasubdit Pengembangan Sistem Kajian Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutana, Farid Mohammad, ST., M.Env, serta dihadiri oleh Tim Pakar, Instansi Pusat dan Instansi Daerah baik Instansi di Provinsi Jawa Barat maupun Instansi di Kab. Sukabumi. Tujuan dari rapat koordinasi tersebut untuk membahas langkah-langkah penyusunan AMDAL yang tepat dan komprehensif dalam rangka pembangunan pabrik serbuk kayu yang direncanakan.

Rapat ini bertujuan untuk merumuskan lingkup dan kedalam metode studi Amdal, sehingga dapat mengarahkan Analisa Dampak Lingkungan (ANDAL) berjalan dengan efektif dan efisien. Selanjutnya PT Environesia Global Saraya menindaklanjuti seluruh Saran, Pendapat, dan Tanggapan yang telah disampaikan oleh para peserta Rapat.

Environesia sebagai Lembaga Penyedia Jasa Penyusunan (LPJP) Amdal yang dipercaya oleh Perum Perhutani, berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik dalam proses penyusunan AMDAL ini, sehingga Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu yang direncanakan dapat memenuhi prinsip-prinsip pembangunan yang berwawasan lingkungan. (admin/dnx)

Environesia Global Saraya

12 May 2023

environesia.co.id, Sleman – Tepat 7 tahun pada 3 Mei 2023, Environesia sebagai perusahaan konsultan lingkungan terdepan di Indonesia, merayakan "7th Year Anniversary Environesia Melampaui Batas”. Dikarenakan berdekatan dengan masa libur Idul Fitri 1444 H  seremoni dilaksanakan pada Senin, 8 Mei 2023 di lantai 3 Grha Environesia dihadiri oleh seluruh tim Environesia Group.

Puncak acara dilakukan dengan pemotongan tumpeng bersama oleh Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc., beserta jajaran Direksi lain seperti Direktur Keuangan Ayu Ramayani, S.E.,M.Ak., Direktur Operasional & Pengembangan Bisnis Andi Muhammad Faisal, S.T. dan Manajer Konsultan Yusuf Wiryawan, S.T., M.Ling. Bertepatan dengan suasana bulan Syawwal, pada agenda tersebut dialnjutkan acara halal bi halal serta jamuan prasmanan untuk makan siang.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. mengungkapkan kebahagiannya melihat Environesia berhasil sampai ke titik tersebut, tidak lain karena dukungan tim yang selalu solid serta mitra kerja yang loyal.

Acara utama kemudian dilanjutkan dengan agenda Environesia Social Care, di mana Environesia membagikan 150 paket sembako kepada masyarakat yang tinggal di sekitar Grha Environesia, tepatnya di RW 42, Karangjati, Sinduadi, Mlati, Sleman. Ketua RW 42.

Rahmat Yunus selaku Kepala RW 42,mengungkapkan kebahagiannya karena Environesia dapat berbagi dengan masyarakat sekitar. Ia berharap agar Environesia semakin maju dan sukses serta dapat kembali berkolaborasi dengan masyarakat di masa depan.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat karena telah menerima keberadaan Environesia di lingkungannya. Ia berharap bahwa Environesia dapat terus hadir dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat di masa yang akan datang.

Dengan rangkaian kegiatan yang meriah, Environesia berhasil merayakan ulang tahun ke-7 dengan penuh kebahagiaan dan makna. Semoga Environesia terus memberikan solusi lingkungan yang berkelanjutan dan inovatif, serta dapat memperkuat kemitraan dan kontribusinya kepada masyarakat. (admin/dnx)

footer_epic

Ready to Collaborate with Us?

Dengan layanan konsultasi lingkungan dan uji laboratorium yang telah tersertifikasi KAN, Environesia siap menjadi solusi untuk kemudahan dan efisiensi waktu dengan output yang berkualitas