Leading the Way in

Environmental Insights

and Inspiration

Leading the Way in
Environmental Insights and Inspiration

Pentingnya Pemantauan Lingkungan Secara Berkala demi Menjaga Keseimbangan Alam

Environesia Global Saraya

10 July 2025

Lingkungan yang sehat bukan hanya tentang bebas dari sampah atau sekadar terlihat hijau. Lebih dari itu, kualitas udara, air, dan tanah harus memenuhi baku mutu lingkungan hidup agar tetap mendukung kehidupan manusia dan makhluk lainnya. Di sinilah pentingnya pemantauan kualitas lingkungan secara berkala sebagai langkah nyata menjaga keseimbangan antara aktivitas manusia dan daya dukung alam.

Mengapa Pemantauan Lingkungan Itu Penting?

Pemantauan kualitas lingkungan merupakan upaya sistematis untuk mengukur dan menilai kondisi media lingkungan, seperti udara, air, dan tanah. Tujuannya adalah untuk mengetahui sejauh mana aktivitas manusia—baik dari sektor industri maupun domestik—mempengaruhi lingkungan sekitar.

Melalui data pemantauan, potensi pencemaran dapat dideteksi lebih awal, sehingga tindakan perbaikan bisa segera dilakukan sebelum dampaknya meluas.

Dasar Hukum Pemantauan Lingkungan: PP Nomor 22 Tahun 2021

Pemerintah Indonesia telah mengatur hal ini dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Dalam regulasi ini ditegaskan bahwa setiap kegiatan usaha wajib:

  • Memenuhi baku mutu lingkungan hidup

  • Memiliki dokumen lingkungan yang sah seperti AMDAL atau UKL-UPL

  • Melakukan pemantauan dan pelaporan lingkungan secara berkala

Pendekatan ini berfokus pada pencegahan pencemaran dan kerusakan, bukan hanya penanggulangan dampak setelah kerusakan terjadi.

Apa Saja yang Harus Dipantau?

Secara umum, pemantauan lingkungan mencakup:

  • Kualitas udara: termasuk partikel debu (PM10/PM2.5), emisi gas buang, dan bau

  • Kualitas air: seperti pH, BOD, COD, dan kandungan logam berat

  • Kondisi tanah: terkontaminasi atau tidak oleh bahan berbahaya

Pemantauan ini harus dilakukan menggunakan alat dan metode yang terverifikasi untuk memastikan hasil yang valid dan akurat.

Kapan dan Siapa yang Bertanggung Jawab?

Pemantauan dilakukan secara berkala sesuai ketentuan perizinan lingkungan, dan hasilnya wajib dilaporkan ke Dinas Lingkungan Hidup atau Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Pelaku usaha bertanggung jawab penuh terhadap pelaksanaan pemantauan dan pelaporannya.

Lingkungan Memberi Tanda, Manusia Harus Peka

Alam sering kali memberi sinyal ketika mulai terganggu—entah itu lewat air yang berubah warna, udara yang makin pengap, atau tanah yang kehilangan kesuburannya. Melalui pemantauan rutin, sinyal-sinyal ini bisa dikenali lebih cepat, sehingga langkah perbaikan dapat dilakukan sejak dini.

Menuju Budaya Lingkungan yang Berkelanjutan

Upaya menjaga lingkungan seharusnya tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi berkembang menjadi budaya kolektif. Perlu adanya dorongan melalui:

  • Kebijakan yang berpihak pada kelestarian

  • Edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha

  • Kerja sama lintas sektor

Dengan demikian, pemantauan lingkungan bukan sekadar formalitas, melainkan bagian penting dalam menciptakan masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Environesia Global Saraya

17 May 2023

environesia.co.id, Sukabumi - Menindaklanjuti kerjasama PT Environesia Global Saraya bersama Perhutani terkait Perijinan Pendirian Pabrik Serbuk Kayu Di Sukabumi Jawa Barat Tahun 2022 – PERHUTANI, Environesia menghadiri Rapat Koordinasi Pemeriksaan Formulir Kerangka Acuan (KA)) dalam rangka penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk Rencana Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu di RPH Hajuang Barat BKPH Lengkong, Kabupaten Sukabumi. Rapat ini diselenggarakan oleh Direktorat Pencegahan Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan (PDLUK), Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. pada Rabu, (17/5) secara daring melalui pranala Zoom Meeting.

Rapat ini dipimpin Kasubdit Pengembangan Sistem Kajian Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutana, Farid Mohammad, ST., M.Env, serta dihadiri oleh Tim Pakar, Instansi Pusat dan Instansi Daerah baik Instansi di Provinsi Jawa Barat maupun Instansi di Kab. Sukabumi. Tujuan dari rapat koordinasi tersebut untuk membahas langkah-langkah penyusunan AMDAL yang tepat dan komprehensif dalam rangka pembangunan pabrik serbuk kayu yang direncanakan.

Rapat ini bertujuan untuk merumuskan lingkup dan kedalam metode studi Amdal, sehingga dapat mengarahkan Analisa Dampak Lingkungan (ANDAL) berjalan dengan efektif dan efisien. Selanjutnya PT Environesia Global Saraya menindaklanjuti seluruh Saran, Pendapat, dan Tanggapan yang telah disampaikan oleh para peserta Rapat.

Environesia sebagai Lembaga Penyedia Jasa Penyusunan (LPJP) Amdal yang dipercaya oleh Perum Perhutani, berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik dalam proses penyusunan AMDAL ini, sehingga Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu yang direncanakan dapat memenuhi prinsip-prinsip pembangunan yang berwawasan lingkungan. (admin/dnx)

Environesia Global Saraya

12 May 2023

environesia.co.id, Sleman – Tepat 7 tahun pada 3 Mei 2023, Environesia sebagai perusahaan konsultan lingkungan terdepan di Indonesia, merayakan "7th Year Anniversary Environesia Melampaui Batas”. Dikarenakan berdekatan dengan masa libur Idul Fitri 1444 H  seremoni dilaksanakan pada Senin, 8 Mei 2023 di lantai 3 Grha Environesia dihadiri oleh seluruh tim Environesia Group.

Puncak acara dilakukan dengan pemotongan tumpeng bersama oleh Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc., beserta jajaran Direksi lain seperti Direktur Keuangan Ayu Ramayani, S.E.,M.Ak., Direktur Operasional & Pengembangan Bisnis Andi Muhammad Faisal, S.T. dan Manajer Konsultan Yusuf Wiryawan, S.T., M.Ling. Bertepatan dengan suasana bulan Syawwal, pada agenda tersebut dialnjutkan acara halal bi halal serta jamuan prasmanan untuk makan siang.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. mengungkapkan kebahagiannya melihat Environesia berhasil sampai ke titik tersebut, tidak lain karena dukungan tim yang selalu solid serta mitra kerja yang loyal.

Acara utama kemudian dilanjutkan dengan agenda Environesia Social Care, di mana Environesia membagikan 150 paket sembako kepada masyarakat yang tinggal di sekitar Grha Environesia, tepatnya di RW 42, Karangjati, Sinduadi, Mlati, Sleman. Ketua RW 42.

Rahmat Yunus selaku Kepala RW 42,mengungkapkan kebahagiannya karena Environesia dapat berbagi dengan masyarakat sekitar. Ia berharap agar Environesia semakin maju dan sukses serta dapat kembali berkolaborasi dengan masyarakat di masa depan.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat karena telah menerima keberadaan Environesia di lingkungannya. Ia berharap bahwa Environesia dapat terus hadir dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat di masa yang akan datang.

Dengan rangkaian kegiatan yang meriah, Environesia berhasil merayakan ulang tahun ke-7 dengan penuh kebahagiaan dan makna. Semoga Environesia terus memberikan solusi lingkungan yang berkelanjutan dan inovatif, serta dapat memperkuat kemitraan dan kontribusinya kepada masyarakat. (admin/dnx)

footer_epic

Ready to Collaborate with Us?

Dengan layanan konsultasi lingkungan dan uji laboratorium yang telah tersertifikasi KAN, Environesia siap menjadi solusi untuk kemudahan dan efisiensi waktu dengan output yang berkualitas