Leading the Way in

Environmental Insights

and Inspiration

Leading the Way in
Environmental Insights and Inspiration

Pentingnya DPLH Dalam Proyek Lingkungan

Environesia Global Saraya

14 March 2025

DPLH (Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup) merupakan salah satu dokumen penting dalam perencanaan proyek yang bertujuan untuk mengelola dampak lingkungan yang mungkin terjadi selama proyek berlangsung. Proyek yang berkelanjutan tidak hanya fokus pada keuntungan ekonomi, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan sosial. Oleh karena itu, DPLH memiliki peran yang sangat penting untuk memastikan proyek berjalan dengan baik dan tidak merusak lingkungan.

Membantu Pengelolaan Dampak Lingkungan

Setiap proyek, baik itu pembangunan infrastruktur, pabrik, atau proyek besar lainnya, tentu akan membawa dampak terhadap lingkungan. Dampak ini bisa berupa pencemaran udara, kerusakan ekosistem, atau perubahan pada kualitas air dan tanah. DPLH berfungsi untuk mengidentifikasi dan merencanakan langkah-langkah mitigasi agar dampak negatif tersebut dapat dikelola dengan baik. Dengan adanya DPLH, pengelola proyek dapat lebih siap untuk menangani masalah lingkungan yang mungkin muncul selama dan setelah proyek berlangsung.

Mendukung Tujuan Keberlanjutan

Proyek berkelanjutan bertujuan untuk memberikan manfaat ekonomi tanpa merusak lingkungan atau mengorbankan kebutuhan generasi yang akan datang. DPLH sangat penting dalam konteks ini karena membantu memastikan bahwa proyek yang dilaksanakan tidak hanya menguntungkan dalam jangka pendek, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat dalam jangka panjang. Misalnya, DPLH dapat mengatur pengelolaan limbah, penggunaan sumber daya alam yang efisien, serta pelestarian keanekaragaman hayati, yang semuanya mendukung tujuan keberlanjutan.

Memastikan Kepatuhan Terhadap Regulasi

Di banyak negara, termasuk Indonesia, setiap proyek yang berpotensi memberi dampak besar terhadap lingkungan diwajibkan untuk menyusun DPLH. Dokumen ini menjadi salah satu syarat utama untuk mendapatkan izin lingkungan dari pemerintah. Dengan menyusun DPLH, proyek dapat menunjukkan bahwa mereka telah memenuhi regulasi yang berlaku dan siap untuk melaksanakan pengelolaan lingkungan sesuai dengan ketentuan yang ada. Kepatuhan terhadap regulasi ini penting untuk mencegah adanya masalah hukum di kemudian hari, serta untuk menjaga reputasi proyek di mata publik dan pihak berwenang.

Meningkatkan Citra Proyek di Mata Masyarakat

Saat ini, masyarakat semakin peduli terhadap isu-isu lingkungan. Mereka cenderung mendukung proyek yang menunjukkan komitmen terhadap kelestarian lingkungan. Dengan adanya DPLH, proyek dapat menunjukkan tanggung jawabnya dalam menjaga kualitas lingkungan sekitar. Ini akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap proyek tersebut dan menciptakan hubungan yang lebih baik dengan komunitas lokal. Selain itu, pengelolaan lingkungan yang baik juga bisa menarik minat investor yang peduli terhadap dampak sosial dan lingkungan.

Meminimalkan Risiko dan Biaya Jangka Panjang

Pengelolaan lingkungan yang buruk dapat menimbulkan berbagai masalah, seperti pencemaran yang merusak ekosistem, atau kerusakan yang memerlukan biaya besar untuk perbaikan. Dengan menyusun DPLH, proyek dapat meminimalkan risiko tersebut dengan merencanakan tindakan pencegahan dan pengelolaan yang tepat. Hal ini akan mengurangi biaya tak terduga di masa depan, baik dari segi pemulihan lingkungan maupun potensi denda atau sanksi dari pemerintah.

DPLH penting dalam proyek berkelanjutan untuk memastikan manfaat ekonomi, kelestarian lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat. Dengan DPLH, dampak negatif dapat dikelola, regulasi dipatuhi, dan proyek berjalan lebih efisien.
 

Environesia Global Saraya

17 May 2023

environesia.co.id, Sukabumi - Menindaklanjuti kerjasama PT Environesia Global Saraya bersama Perhutani terkait Perijinan Pendirian Pabrik Serbuk Kayu Di Sukabumi Jawa Barat Tahun 2022 – PERHUTANI, Environesia menghadiri Rapat Koordinasi Pemeriksaan Formulir Kerangka Acuan (KA)) dalam rangka penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk Rencana Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu di RPH Hajuang Barat BKPH Lengkong, Kabupaten Sukabumi. Rapat ini diselenggarakan oleh Direktorat Pencegahan Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan (PDLUK), Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. pada Rabu, (17/5) secara daring melalui pranala Zoom Meeting.

Rapat ini dipimpin Kasubdit Pengembangan Sistem Kajian Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutana, Farid Mohammad, ST., M.Env, serta dihadiri oleh Tim Pakar, Instansi Pusat dan Instansi Daerah baik Instansi di Provinsi Jawa Barat maupun Instansi di Kab. Sukabumi. Tujuan dari rapat koordinasi tersebut untuk membahas langkah-langkah penyusunan AMDAL yang tepat dan komprehensif dalam rangka pembangunan pabrik serbuk kayu yang direncanakan.

Rapat ini bertujuan untuk merumuskan lingkup dan kedalam metode studi Amdal, sehingga dapat mengarahkan Analisa Dampak Lingkungan (ANDAL) berjalan dengan efektif dan efisien. Selanjutnya PT Environesia Global Saraya menindaklanjuti seluruh Saran, Pendapat, dan Tanggapan yang telah disampaikan oleh para peserta Rapat.

Environesia sebagai Lembaga Penyedia Jasa Penyusunan (LPJP) Amdal yang dipercaya oleh Perum Perhutani, berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik dalam proses penyusunan AMDAL ini, sehingga Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu yang direncanakan dapat memenuhi prinsip-prinsip pembangunan yang berwawasan lingkungan. (admin/dnx)

Environesia Global Saraya

12 May 2023

environesia.co.id, Sleman – Tepat 7 tahun pada 3 Mei 2023, Environesia sebagai perusahaan konsultan lingkungan terdepan di Indonesia, merayakan "7th Year Anniversary Environesia Melampaui Batas”. Dikarenakan berdekatan dengan masa libur Idul Fitri 1444 H  seremoni dilaksanakan pada Senin, 8 Mei 2023 di lantai 3 Grha Environesia dihadiri oleh seluruh tim Environesia Group.

Puncak acara dilakukan dengan pemotongan tumpeng bersama oleh Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc., beserta jajaran Direksi lain seperti Direktur Keuangan Ayu Ramayani, S.E.,M.Ak., Direktur Operasional & Pengembangan Bisnis Andi Muhammad Faisal, S.T. dan Manajer Konsultan Yusuf Wiryawan, S.T., M.Ling. Bertepatan dengan suasana bulan Syawwal, pada agenda tersebut dialnjutkan acara halal bi halal serta jamuan prasmanan untuk makan siang.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. mengungkapkan kebahagiannya melihat Environesia berhasil sampai ke titik tersebut, tidak lain karena dukungan tim yang selalu solid serta mitra kerja yang loyal.

Acara utama kemudian dilanjutkan dengan agenda Environesia Social Care, di mana Environesia membagikan 150 paket sembako kepada masyarakat yang tinggal di sekitar Grha Environesia, tepatnya di RW 42, Karangjati, Sinduadi, Mlati, Sleman. Ketua RW 42.

Rahmat Yunus selaku Kepala RW 42,mengungkapkan kebahagiannya karena Environesia dapat berbagi dengan masyarakat sekitar. Ia berharap agar Environesia semakin maju dan sukses serta dapat kembali berkolaborasi dengan masyarakat di masa depan.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat karena telah menerima keberadaan Environesia di lingkungannya. Ia berharap bahwa Environesia dapat terus hadir dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat di masa yang akan datang.

Dengan rangkaian kegiatan yang meriah, Environesia berhasil merayakan ulang tahun ke-7 dengan penuh kebahagiaan dan makna. Semoga Environesia terus memberikan solusi lingkungan yang berkelanjutan dan inovatif, serta dapat memperkuat kemitraan dan kontribusinya kepada masyarakat. (admin/dnx)

footer_epic

Ready to Collaborate with Us?

Dengan layanan konsultasi lingkungan dan uji laboratorium yang telah tersertifikasi KAN, Environesia siap menjadi solusi untuk kemudahan dan efisiensi waktu dengan output yang berkualitas