Leading the Way in

Environmental Insights

and Inspiration

Leading the Way in
Environmental Insights and Inspiration

Mengurangi Pemanasan Global: Langkah-Langkah yang Harus Diambil

Environesia Global Saraya

21 February 2025

Pemanasan global adalah tantangan serius yang memengaruhi kehidupan manusia dan ekosistem di seluruh dunia. Dalam satu abad terakhir, suhu rata-rata permukaan bumi telah naik sekitar 0,74 ± 0,18 °C. Kenaikan ini disebabkan oleh peningkatan emisi gas rumah kaca, termasuk karbon dioksida, metana, dinitrogen oksida, hidrofluorokarbon, perfluorokarbon, dan sulfur heksafluorida, yang terakumulasi di atmosfer. Sumber utama emisi ini adalah pembakaran bahan bakar fosil, seperti minyak bumi dan batu bara, serta aktivitas deforestasi dan pembakaran hutan (Utina, 2009). Untuk mengurangi pemanasan global dapat dilakukan dengan Langkah-langkah berikut

Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca

Salah satu langkah utama adalah mengurangi emisi dari sektor energi. Transisi ke energi terbarukan dapat mengurangi emisi secara signifikan. Salah satu contohnya yaitu pemanfaatan energi listrik dari sumber terbarukan, seperti tenaga surya dan angin. Hal ini dapat berkontribusi dalam menurunkan emisi gas rumah kaca serta mengurangi dampak negatif yang ditimbulkannya.

Transportasi juga menjadi penyumbang besar emisi gas rumah kaca. Dalam sektor transportasi, terdapat berbagai upaya untuk mengurangi emisi CO₂. Salah satunya adalah dengan menambahkan turbocharger pada mesin bensin maupun diesel, yang bertujuan meningkatkan efisiensi kinerja mesin. Penggunaan turbocharger terbukti mampu meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar hingga 15% (Boedoyo, 2008). Selain itu, dapat juga menggunakan system transportasi masa seperti bus, kereta api, subway train, monotrail rain, dan lain-lain.

Pengelolaan Hutan dan Lahan

Reboisasi adalah cara efektif untuk menyerap karbon dari atmosfer. Menurut penelitian oleh Heriyanto, dkk. (2020), hutan mampu menyerap sekitar 181,61 ton/ha. Sehingga pencegahan deforestasi penting untuk menjaga kapasitas penyerapan karbon. Selain itu, pengelolaan lahan yang berkelanjutan dapat mengurangi emisi dari sektor pertanian. Teknik seperti agroforestri dan rotasi tanaman dapat meningkatkan efisiensi penggunaan lahan.

Meningkatkan Efisiensi Energi

Efisiensi energi menjadi solusi lain untuk mengurangi pemanasan global. Penggunaan teknologi hemat energi dalam bangunan dan industri dapat menekan konsumsi energi. Contohnya adalah penerapan pencahayaan LED dan sistem isolasi termal yang lebih baik.

Edukasi dan Kesadaran Publik

Edukasi masyarakat tentang dampak pemanasan global perlu ditingkatkan. Kampanye lingkungan dapat mendorong perilaku ramah lingkungan, seperti mengurangi limbah dan penggunaan energi. Partisipasi masyarakat dalam program keberlanjutan juga harus terus didorong.

Daftar Pustaka : 
  • Andriyansah, Tamjuddin, Suhartono, Nasoha, M., Purnama, R., & Cahyadi, N. M.  A.  K.  (2023). Penggunaan Energi Solar   Cell   Sebagai   Penggerak   Nilai Ekonomi Desa. UNISNU PRESS.
  • Boedoyo, M. S. (2008). Penerapan teknologi untuk mengurangi emisi gas rumah kaca. Jurnal Teknik Lingkungan9(1), 9-16.
  • Utina, R. (2009). Pemanasan global: dampak dan upaya meminimalisasinya. Jurnal Saintek UNG, 3(3), 1-11.

 

Environesia Global Saraya

17 May 2023

environesia.co.id, Sukabumi - Menindaklanjuti kerjasama PT Environesia Global Saraya bersama Perhutani terkait Perijinan Pendirian Pabrik Serbuk Kayu Di Sukabumi Jawa Barat Tahun 2022 – PERHUTANI, Environesia menghadiri Rapat Koordinasi Pemeriksaan Formulir Kerangka Acuan (KA)) dalam rangka penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk Rencana Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu di RPH Hajuang Barat BKPH Lengkong, Kabupaten Sukabumi. Rapat ini diselenggarakan oleh Direktorat Pencegahan Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan (PDLUK), Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. pada Rabu, (17/5) secara daring melalui pranala Zoom Meeting.

Rapat ini dipimpin Kasubdit Pengembangan Sistem Kajian Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutana, Farid Mohammad, ST., M.Env, serta dihadiri oleh Tim Pakar, Instansi Pusat dan Instansi Daerah baik Instansi di Provinsi Jawa Barat maupun Instansi di Kab. Sukabumi. Tujuan dari rapat koordinasi tersebut untuk membahas langkah-langkah penyusunan AMDAL yang tepat dan komprehensif dalam rangka pembangunan pabrik serbuk kayu yang direncanakan.

Rapat ini bertujuan untuk merumuskan lingkup dan kedalam metode studi Amdal, sehingga dapat mengarahkan Analisa Dampak Lingkungan (ANDAL) berjalan dengan efektif dan efisien. Selanjutnya PT Environesia Global Saraya menindaklanjuti seluruh Saran, Pendapat, dan Tanggapan yang telah disampaikan oleh para peserta Rapat.

Environesia sebagai Lembaga Penyedia Jasa Penyusunan (LPJP) Amdal yang dipercaya oleh Perum Perhutani, berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik dalam proses penyusunan AMDAL ini, sehingga Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu yang direncanakan dapat memenuhi prinsip-prinsip pembangunan yang berwawasan lingkungan. (admin/dnx)

Environesia Global Saraya

12 May 2023

environesia.co.id, Sleman – Tepat 7 tahun pada 3 Mei 2023, Environesia sebagai perusahaan konsultan lingkungan terdepan di Indonesia, merayakan "7th Year Anniversary Environesia Melampaui Batas”. Dikarenakan berdekatan dengan masa libur Idul Fitri 1444 H  seremoni dilaksanakan pada Senin, 8 Mei 2023 di lantai 3 Grha Environesia dihadiri oleh seluruh tim Environesia Group.

Puncak acara dilakukan dengan pemotongan tumpeng bersama oleh Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc., beserta jajaran Direksi lain seperti Direktur Keuangan Ayu Ramayani, S.E.,M.Ak., Direktur Operasional & Pengembangan Bisnis Andi Muhammad Faisal, S.T. dan Manajer Konsultan Yusuf Wiryawan, S.T., M.Ling. Bertepatan dengan suasana bulan Syawwal, pada agenda tersebut dialnjutkan acara halal bi halal serta jamuan prasmanan untuk makan siang.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. mengungkapkan kebahagiannya melihat Environesia berhasil sampai ke titik tersebut, tidak lain karena dukungan tim yang selalu solid serta mitra kerja yang loyal.

Acara utama kemudian dilanjutkan dengan agenda Environesia Social Care, di mana Environesia membagikan 150 paket sembako kepada masyarakat yang tinggal di sekitar Grha Environesia, tepatnya di RW 42, Karangjati, Sinduadi, Mlati, Sleman. Ketua RW 42.

Rahmat Yunus selaku Kepala RW 42,mengungkapkan kebahagiannya karena Environesia dapat berbagi dengan masyarakat sekitar. Ia berharap agar Environesia semakin maju dan sukses serta dapat kembali berkolaborasi dengan masyarakat di masa depan.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat karena telah menerima keberadaan Environesia di lingkungannya. Ia berharap bahwa Environesia dapat terus hadir dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat di masa yang akan datang.

Dengan rangkaian kegiatan yang meriah, Environesia berhasil merayakan ulang tahun ke-7 dengan penuh kebahagiaan dan makna. Semoga Environesia terus memberikan solusi lingkungan yang berkelanjutan dan inovatif, serta dapat memperkuat kemitraan dan kontribusinya kepada masyarakat. (admin/dnx)

footer_epic

Ready to Collaborate with Us?

Dengan layanan konsultasi lingkungan dan uji laboratorium yang telah tersertifikasi KAN, Environesia siap menjadi solusi untuk kemudahan dan efisiensi waktu dengan output yang berkualitas