Leading the Way in

Environmental Insights

and Inspiration

Leading the Way in
Environmental Insights and Inspiration

Membangun Ekosistem Bisnis Hijau di Indonesia

Environesia Global Saraya

10 November 2025

Indonesia sedang berada di momentum penting yaitu peralihan menuju ekonomi hijau bukan hanya tren, melainkan kebutuhan. Bagi pebisnis besar maupun kecil menjadi bagian dari ekosistem bisnis hijau artinya membuka peluang baru sekaligus meningkatkan daya saing.
 

Mengapa Bisnis Hijau Harus Jadi Pilihan?

Bisnis hijau harus menjadi pilihan karena arah ekonomi global kini bergerak menuju keberlanjutan. Pemerintah Indonesia juga semakin aktif mendorong praktik ramah lingkungan melalui kebijakan pendukung. Dengan menerapkan prinsip hijau, perusahaan tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga meningkatkan reputasi dan daya saing di pasar.

Unsur‐Utama Ekosistem Bisnis Hijau

  • Kebijakan dan Infrastruktur Pendukung
    Agar bisnis hijau tumbuh, dibutuhkan regulasi yang jelas, insentif, pembiayaan hijau, dan fasilitas yang memungkinkan pelaku usaha untuk bergerak.
  • Inovasi dan Teknologi Ramah Lingkungan
    Pelaku bisnis perlu memanfaatkan teknologi dan inovasi, misalnya proses produksi yang lebih efisien, bahan baku ramah lingkungan, ataupun sistem logistik yang lebih hijau.
  • Kolaborasi dan Model Bisnis Terintegrasi
    Ekosistem hijau bekerja paling efektif ketika pelaku bisnis, pemerintah, masyarakat, dan investor berkolaborasi: menciptakan rantai pasok yang berkelanjutan dan saling mendukung.

Langkah Praktis Memulai Bisnis Hijau

  • Analisis model bisnis Anda: lihat bagaimana aspek produksi, distribusi, dan layanan bisa dibuat lebih hijau.
  • Bangun kemitraan strategis: misalnya dengan penyedia teknologi hijau, lembaga keuangan yang mendukung pembiayaan hijau, dan komunitas lokal.
  • Adopsi langkah awalan yang realistis: seperti penggunaan energi terbarukan, bahan baku yang lebih ramah lingkungan, serta pengelolaan limbah yang baik.
  • Komunikasikan komitmen hijau Anda: transparansi terhadap mitra dan pelanggan tentang langkah yang diambil akan memperkuat reputasi.
  • Skalakan secara bertahap: mulai dari inisiatif kecil yang bisa diukur, lalu tingkatkan hingga menjadi bagian dari strategi bisnis utama.

Tantangan dan Cara Mengatasinya

  • Tantangan yang sering muncul: investasi awal yang besar, infrastruktur yang belum merata, serta perubahan budaya perusahaan yang diperlukan.
  • Cara mengatasinya: cari skema pembiayaan hijau (green financing), mulai dari proyek yang paling feasible, dan tingkatkan kapasitas SDM agar adaptasi berjalan lancar.
Membangun ekosistem bisnis hijau bukan sekadar tampil sebagai bisnis yang peduli lingkungan, tetapi menjadikannya bagian dari strategi bisnis yang nyata dan berkelanjutan. Dengan memanfaatkan kebijakan yang mendukung, teknologi inovatif, dan kolaborasi yang tepat, bisnis di Indonesia memiliki peluang besar untuk tumbuh berkelanjutan sekaligus relevan dalam pasar global.

Environesia Global Saraya

17 May 2023

environesia.co.id, Sukabumi - Menindaklanjuti kerjasama PT Environesia Global Saraya bersama Perhutani terkait Perijinan Pendirian Pabrik Serbuk Kayu Di Sukabumi Jawa Barat Tahun 2022 – PERHUTANI, Environesia menghadiri Rapat Koordinasi Pemeriksaan Formulir Kerangka Acuan (KA)) dalam rangka penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk Rencana Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu di RPH Hajuang Barat BKPH Lengkong, Kabupaten Sukabumi. Rapat ini diselenggarakan oleh Direktorat Pencegahan Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan (PDLUK), Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. pada Rabu, (17/5) secara daring melalui pranala Zoom Meeting.

Rapat ini dipimpin Kasubdit Pengembangan Sistem Kajian Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutana, Farid Mohammad, ST., M.Env, serta dihadiri oleh Tim Pakar, Instansi Pusat dan Instansi Daerah baik Instansi di Provinsi Jawa Barat maupun Instansi di Kab. Sukabumi. Tujuan dari rapat koordinasi tersebut untuk membahas langkah-langkah penyusunan AMDAL yang tepat dan komprehensif dalam rangka pembangunan pabrik serbuk kayu yang direncanakan.

Rapat ini bertujuan untuk merumuskan lingkup dan kedalam metode studi Amdal, sehingga dapat mengarahkan Analisa Dampak Lingkungan (ANDAL) berjalan dengan efektif dan efisien. Selanjutnya PT Environesia Global Saraya menindaklanjuti seluruh Saran, Pendapat, dan Tanggapan yang telah disampaikan oleh para peserta Rapat.

Environesia sebagai Lembaga Penyedia Jasa Penyusunan (LPJP) Amdal yang dipercaya oleh Perum Perhutani, berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik dalam proses penyusunan AMDAL ini, sehingga Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu yang direncanakan dapat memenuhi prinsip-prinsip pembangunan yang berwawasan lingkungan. (admin/dnx)

Environesia Global Saraya

12 May 2023

environesia.co.id, Sleman – Tepat 7 tahun pada 3 Mei 2023, Environesia sebagai perusahaan konsultan lingkungan terdepan di Indonesia, merayakan "7th Year Anniversary Environesia Melampaui Batas”. Dikarenakan berdekatan dengan masa libur Idul Fitri 1444 H  seremoni dilaksanakan pada Senin, 8 Mei 2023 di lantai 3 Grha Environesia dihadiri oleh seluruh tim Environesia Group.

Puncak acara dilakukan dengan pemotongan tumpeng bersama oleh Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc., beserta jajaran Direksi lain seperti Direktur Keuangan Ayu Ramayani, S.E.,M.Ak., Direktur Operasional & Pengembangan Bisnis Andi Muhammad Faisal, S.T. dan Manajer Konsultan Yusuf Wiryawan, S.T., M.Ling. Bertepatan dengan suasana bulan Syawwal, pada agenda tersebut dialnjutkan acara halal bi halal serta jamuan prasmanan untuk makan siang.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. mengungkapkan kebahagiannya melihat Environesia berhasil sampai ke titik tersebut, tidak lain karena dukungan tim yang selalu solid serta mitra kerja yang loyal.

Acara utama kemudian dilanjutkan dengan agenda Environesia Social Care, di mana Environesia membagikan 150 paket sembako kepada masyarakat yang tinggal di sekitar Grha Environesia, tepatnya di RW 42, Karangjati, Sinduadi, Mlati, Sleman. Ketua RW 42.

Rahmat Yunus selaku Kepala RW 42,mengungkapkan kebahagiannya karena Environesia dapat berbagi dengan masyarakat sekitar. Ia berharap agar Environesia semakin maju dan sukses serta dapat kembali berkolaborasi dengan masyarakat di masa depan.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat karena telah menerima keberadaan Environesia di lingkungannya. Ia berharap bahwa Environesia dapat terus hadir dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat di masa yang akan datang.

Dengan rangkaian kegiatan yang meriah, Environesia berhasil merayakan ulang tahun ke-7 dengan penuh kebahagiaan dan makna. Semoga Environesia terus memberikan solusi lingkungan yang berkelanjutan dan inovatif, serta dapat memperkuat kemitraan dan kontribusinya kepada masyarakat. (admin/dnx)

footer_epic

Ready to Collaborate with Us?

Dengan layanan konsultasi lingkungan dan uji laboratorium yang telah tersertifikasi KAN, Environesia siap menjadi solusi untuk kemudahan dan efisiensi waktu dengan output yang berkualitas