Leading the Way in

Environmental Insights

and Inspiration

Leading the Way in
Environmental Insights and Inspiration

Lebih Mengenal Carbon Trading

Environesia Global Saraya

04 December 2025

Carbon trading atau perdagangan karbon semakin populer dalam upaya global menekan emisi gas rumah kaca. Mekanisme ini menjadi strategi yang banyak digunakan negara dan perusahaan untuk mencapai target net-zero. Meski istilahnya sering muncul di berbagai pemberitaan, banyak orang masih belum memahami bagaimana sistem ini bekerja serta mengapa penting bagi lingkungan dan ekonomi.

Apa Itu Carbon Trading?

Carbon trading adalah mekanisme pasar yang memungkinkan perusahaan atau negara membeli dan menjual izin emisi (carbon credit). Satu carbon credit umumnya mewakili 1 ton CO₂ yang berhasil dikurangi atau diserap melalui proyek tertentu misalnya reforestasi, energi terbarukan, atau efisiensi energi.

Konsep ini pertama kali dipopulerkan melalui Protokol Kyoto (1997) dan diperkuat dalam Paris Agreement (2015) yang mendorong negara-negara membuat pasar karbon nasional maupun internasional.

Bagaimana Cara Kerja Carbon Trading?

Untuk memudahkan, sistemnya dibagi menjadi dua jenis pasar:

Compliance Market (Pasar Wajib)

Perusahaan diwajibkan mematuhi batas emisi (cap) yang ditetapkan pemerintah. Jika emisinya melebihi batas, mereka harus:

  • Membeli carbon credit dari perusahaan lain, atau

  • Mengurangi emisinya sendiri melalui inovasi teknologi.

Contoh: EU Emissions Trading System (EU ETS) merupakan pasar karbon terbesar di dunia. Sejak diterapkan pada 2005, sistem ini telah menurunkan emisi dari pembangkit listrik dan industri berat di Uni Eropa lebih dari 50%.

Voluntary Carbon Market (Pasar Sukarela)

Perusahaan secara sukarela membeli carbon credit untuk:

  • Memenuhi komitmen ESG.

  • Meningkatkan reputasi hijau.

  • Mencapai target net-zero internal.
     

Pasar sukarela ini mencakup proyek-proyek seperti pengurangan deforestasi, energi terbarukan, dan perbaikan tata kelola sampah.

Manfaat Utama Carbon Trading

Perdagangan karbon tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga mendorong perubahan ekonomi dan teknologi.

Manfaat Lingkungan

  • Mendorong penurunan emisi secara global.

  • Memberi insentif finansial untuk proyek pelestarian alam.

  • Mempercepat transisi menuju energi bersih.

Manfaat Ekonomi

  • Menciptakan peluang bisnis baru (hutan karbon, energi terbarukan, manajemen sampah).

  • Membantu perusahaan lebih efisien dalam penggunaan energi.

  • Membentuk industri baru bernilai miliaran dolar.

Manfaat bagi Negara Berkembang

  • Misalnya Indonesia, berpotensi menjadi pemain besar karena memiliki hutan tropis seluas 125 juta hektare, yang dapat menghasilkan carbon credit bernilai tinggi.

Perdagangan Karbon di Indonesia

Indonesia telah meluncurkan Bursa Karbon Indonesia (IDXCarbon) pada 2023. Tujuannya:

  • Membantu perusahaan memenuhi regulasi pengurangan emisi.

  • Membuka peluang bisnis karbon domestik.

  • Mendukung target Net Zero Emissions 2060.

Hingga 2024, transaksi di bursa karbon ini didominasi oleh sektor pembangkit listrik dan kehutanan, dua sektor dengan kontribusi emisi terbesar di Indonesia.

Tantangan dalam Carbon Trading

Meskipun potensial, sistem perdagangan karbon masih menghadapi berbagai tantangan.

Tantangan Utama

  • Standar verifikasi yang belum seragam bisa menimbulkan keraguan kualitas carbon credit.

  • Greenwashing, ketika perusahaan membeli kredit tanpa benar-benar mengurangi emisi internal.

  • Fluktuasi harga membuat bisnis sulit memprediksi nilai kredit jangka panjang.

  • Transparansi proyek yang bervariasi, terutama di pasar sukarela.

Namun demikian, berbagai lembaga internasional seperti Verra dan Gold Standard terus memperketat proses verifikasi untuk menjamin kualitas dan integritas proyek.

Apakah Carbon Trading Efektif?

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa carbon trading dapat membantu menurunkan emisi, terutama ketika aturan batas emisi (cap) ditetapkan secara ketat.

  • Sistem besar seperti EU ETS dan program Cap-and-Trade California terbukti berkontribusi dalam menekan emisi di sektor yang tercakup, meskipun tingkat efektivitasnya berbeda-beda di tiap wilayah.

  • Efektivitas carbon trading sangat dipengaruhi oleh faktor lain seperti harga izin emisi, transparansi verifikasi, serta kebijakan pendukung di sektor energi dan industri.

Carbon trading adalah salah satu instrumen penting dalam menekan emisi global. Dengan mekanisme pasar yang memberi insentif finansial, perusahaan dan negara dapat saling bekerja sama untuk mencapai target pengurangan emisi. Walau masih ada tantangan terkait transparansi dan kualitas kredit, carbon trading tetap menjadi solusi yang relevan dan terus berkembang.

Jika dikelola dengan baik, perdagangan karbon mampu membawa manfaat besar yaitu mempercepat transisi energi, memperkuat ekonomi hijau, dan menahan laju perubahan iklim secara global.

Environesia Global Saraya

17 May 2023

environesia.co.id, Sukabumi - Menindaklanjuti kerjasama PT Environesia Global Saraya bersama Perhutani terkait Perijinan Pendirian Pabrik Serbuk Kayu Di Sukabumi Jawa Barat Tahun 2022 – PERHUTANI, Environesia menghadiri Rapat Koordinasi Pemeriksaan Formulir Kerangka Acuan (KA)) dalam rangka penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk Rencana Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu di RPH Hajuang Barat BKPH Lengkong, Kabupaten Sukabumi. Rapat ini diselenggarakan oleh Direktorat Pencegahan Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan (PDLUK), Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. pada Rabu, (17/5) secara daring melalui pranala Zoom Meeting.

Rapat ini dipimpin Kasubdit Pengembangan Sistem Kajian Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutana, Farid Mohammad, ST., M.Env, serta dihadiri oleh Tim Pakar, Instansi Pusat dan Instansi Daerah baik Instansi di Provinsi Jawa Barat maupun Instansi di Kab. Sukabumi. Tujuan dari rapat koordinasi tersebut untuk membahas langkah-langkah penyusunan AMDAL yang tepat dan komprehensif dalam rangka pembangunan pabrik serbuk kayu yang direncanakan.

Rapat ini bertujuan untuk merumuskan lingkup dan kedalam metode studi Amdal, sehingga dapat mengarahkan Analisa Dampak Lingkungan (ANDAL) berjalan dengan efektif dan efisien. Selanjutnya PT Environesia Global Saraya menindaklanjuti seluruh Saran, Pendapat, dan Tanggapan yang telah disampaikan oleh para peserta Rapat.

Environesia sebagai Lembaga Penyedia Jasa Penyusunan (LPJP) Amdal yang dipercaya oleh Perum Perhutani, berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik dalam proses penyusunan AMDAL ini, sehingga Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu yang direncanakan dapat memenuhi prinsip-prinsip pembangunan yang berwawasan lingkungan. (admin/dnx)

Environesia Global Saraya

12 May 2023

environesia.co.id, Sleman – Tepat 7 tahun pada 3 Mei 2023, Environesia sebagai perusahaan konsultan lingkungan terdepan di Indonesia, merayakan "7th Year Anniversary Environesia Melampaui Batas”. Dikarenakan berdekatan dengan masa libur Idul Fitri 1444 H  seremoni dilaksanakan pada Senin, 8 Mei 2023 di lantai 3 Grha Environesia dihadiri oleh seluruh tim Environesia Group.

Puncak acara dilakukan dengan pemotongan tumpeng bersama oleh Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc., beserta jajaran Direksi lain seperti Direktur Keuangan Ayu Ramayani, S.E.,M.Ak., Direktur Operasional & Pengembangan Bisnis Andi Muhammad Faisal, S.T. dan Manajer Konsultan Yusuf Wiryawan, S.T., M.Ling. Bertepatan dengan suasana bulan Syawwal, pada agenda tersebut dialnjutkan acara halal bi halal serta jamuan prasmanan untuk makan siang.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. mengungkapkan kebahagiannya melihat Environesia berhasil sampai ke titik tersebut, tidak lain karena dukungan tim yang selalu solid serta mitra kerja yang loyal.

Acara utama kemudian dilanjutkan dengan agenda Environesia Social Care, di mana Environesia membagikan 150 paket sembako kepada masyarakat yang tinggal di sekitar Grha Environesia, tepatnya di RW 42, Karangjati, Sinduadi, Mlati, Sleman. Ketua RW 42.

Rahmat Yunus selaku Kepala RW 42,mengungkapkan kebahagiannya karena Environesia dapat berbagi dengan masyarakat sekitar. Ia berharap agar Environesia semakin maju dan sukses serta dapat kembali berkolaborasi dengan masyarakat di masa depan.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat karena telah menerima keberadaan Environesia di lingkungannya. Ia berharap bahwa Environesia dapat terus hadir dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat di masa yang akan datang.

Dengan rangkaian kegiatan yang meriah, Environesia berhasil merayakan ulang tahun ke-7 dengan penuh kebahagiaan dan makna. Semoga Environesia terus memberikan solusi lingkungan yang berkelanjutan dan inovatif, serta dapat memperkuat kemitraan dan kontribusinya kepada masyarakat. (admin/dnx)

footer_epic

Ready to Collaborate with Us?

Dengan layanan konsultasi lingkungan dan uji laboratorium yang telah tersertifikasi KAN, Environesia siap menjadi solusi untuk kemudahan dan efisiensi waktu dengan output yang berkualitas