Leading the Way in

Environmental Insights

and Inspiration

Leading the Way in
Environmental Insights and Inspiration

Jenis Sampah yang Dapat dan Tidak Dapat Digunakan untuk PLTSa

Environesia Global Saraya

06 August 2025

Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) merupakan salah satu solusi pengelolaan sampah modern yang mengubah limbah padat menjadi energi listrik. Teknologi ini tidak hanya mengurangi volume sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), tetapi juga mendukung transisi menuju energi bersih.

Namun, tidak semua jenis sampah dapat digunakan dalam PLTSa. Untuk menghasilkan listrik secara efisien dan ramah lingkungan, diperlukan pemilahan dan pengelolaan jenis sampah yang tepat.

Apa Itu PLTSa?

PLTSa (Pembangkit Listrik Tenaga Sampah) adalah fasilitas yang memproses sampah domestik atau industri menjadi energi listrik, biasanya melalui pembakaran (insinerasi) atau proses termal lainnya seperti gasifikasi dan pirolisis.

Jenis Sampah yang Dapat Digunakan untuk PLTSa

1. Sampah Organik Kering

Sampah dari sisa makanan yang sudah mengering, daun kering, potongan kayu, dan limbah kebun bisa digunakan untuk PLTSa dengan proses pembakaran atau biodigester.

Contoh:

  • Serbuk kayu

  • Sekam padi

  • Jerami

  • Dedak kering

2. Sampah Anorganik Non-Daur Ulang

Merupakan sampah seperti plastik yang tidak bisa didaur ulang, kain sobekan, dan karet yang bisa dibakar pada suhu tinggi.

Contoh:

  • Plastik multilayer (bungkus makanan)

  • Popok sekali pakai

  • Ban rusak

  • Styrofoam

3. Sampah Domestik Campuran (yang sudah dipilah)

Sampah rumah tangga yang sudah dipilah dari material daur ulang dan basah dapat digunakan untuk insinerator PLTSa.

Contoh:

  • Kantong plastik bekas

  • Kertas kotor

  • Kemasan makanan

Jenis Sampah yang Tidak Dapat Digunakan untuk PLTSa

1. Sampah Medis dan Bahan Berbahaya

Sampah seperti jarum suntik, limbah rumah sakit, dan bahan kimia berbahaya (B3) tidak boleh masuk ke PLTSa umum.

Contoh:

  • Jarum infus

  • Obat kadaluarsa

  • Bahan kimia industri

2. Sampah Basah Organik Segar

Sampah organik seperti sisa makanan basah, kulit buah, dan limbah dapur segar memiliki kadar air tinggi dan tidak efisien untuk dibakar.

Contoh:

  • Nasi basi

  • Kulit semangka

  • Sayuran busuk

3. Material Daur Ulang Berkualitas

Kaca, logam, dan plastik PET sebaiknya tidak dibakar karena memiliki nilai ekonomi tinggi jika didaur ulang.

Contoh:

  • Botol plastik PET

  • Kaleng minuman

  • Pecahan kaca

Pentingnya Pemilahan Sampah Sebelum PLTSa

Tanpa pemilahan sampah yang baik, PLTSa bisa:

  • Mengalami kerusakan teknis (karena sampah basah atau logam)

  • Menghasilkan emisi berbahaya (jika membakar bahan B3)

  • Menurunkan efisiensi energi

Solusinya:

  • Edukasi masyarakat soal 3R (Reduce, Reuse, Recycle)

  • Pemilahan di sumber (rumah, kantor, industri)

  • Infrastruktur pemilahan awal sebelum pembakaran

Tidak semua sampah cocok untuk digunakan dalam PLTSa. Jenis sampah kering, tidak dapat didaur ulang, dan memiliki nilai kalor tinggi adalah yang paling ideal untuk diolah menjadi listrik.
Sementara itu, sampah basah, limbah B3, dan bahan daur ulang sebaiknya diproses dengan metode lain yang lebih tepat.

Dengan pemilahan yang baik dan edukasi yang konsisten, PLTSa bisa menjadi solusi strategis dalam pengelolaan sampah dan penyediaan energi bersih di masa depan.

Environesia Global Saraya

17 May 2023

environesia.co.id, Sukabumi - Menindaklanjuti kerjasama PT Environesia Global Saraya bersama Perhutani terkait Perijinan Pendirian Pabrik Serbuk Kayu Di Sukabumi Jawa Barat Tahun 2022 – PERHUTANI, Environesia menghadiri Rapat Koordinasi Pemeriksaan Formulir Kerangka Acuan (KA)) dalam rangka penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk Rencana Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu di RPH Hajuang Barat BKPH Lengkong, Kabupaten Sukabumi. Rapat ini diselenggarakan oleh Direktorat Pencegahan Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan (PDLUK), Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. pada Rabu, (17/5) secara daring melalui pranala Zoom Meeting.

Rapat ini dipimpin Kasubdit Pengembangan Sistem Kajian Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutana, Farid Mohammad, ST., M.Env, serta dihadiri oleh Tim Pakar, Instansi Pusat dan Instansi Daerah baik Instansi di Provinsi Jawa Barat maupun Instansi di Kab. Sukabumi. Tujuan dari rapat koordinasi tersebut untuk membahas langkah-langkah penyusunan AMDAL yang tepat dan komprehensif dalam rangka pembangunan pabrik serbuk kayu yang direncanakan.

Rapat ini bertujuan untuk merumuskan lingkup dan kedalam metode studi Amdal, sehingga dapat mengarahkan Analisa Dampak Lingkungan (ANDAL) berjalan dengan efektif dan efisien. Selanjutnya PT Environesia Global Saraya menindaklanjuti seluruh Saran, Pendapat, dan Tanggapan yang telah disampaikan oleh para peserta Rapat.

Environesia sebagai Lembaga Penyedia Jasa Penyusunan (LPJP) Amdal yang dipercaya oleh Perum Perhutani, berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik dalam proses penyusunan AMDAL ini, sehingga Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu yang direncanakan dapat memenuhi prinsip-prinsip pembangunan yang berwawasan lingkungan. (admin/dnx)

Environesia Global Saraya

12 May 2023

environesia.co.id, Sleman – Tepat 7 tahun pada 3 Mei 2023, Environesia sebagai perusahaan konsultan lingkungan terdepan di Indonesia, merayakan "7th Year Anniversary Environesia Melampaui Batas”. Dikarenakan berdekatan dengan masa libur Idul Fitri 1444 H  seremoni dilaksanakan pada Senin, 8 Mei 2023 di lantai 3 Grha Environesia dihadiri oleh seluruh tim Environesia Group.

Puncak acara dilakukan dengan pemotongan tumpeng bersama oleh Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc., beserta jajaran Direksi lain seperti Direktur Keuangan Ayu Ramayani, S.E.,M.Ak., Direktur Operasional & Pengembangan Bisnis Andi Muhammad Faisal, S.T. dan Manajer Konsultan Yusuf Wiryawan, S.T., M.Ling. Bertepatan dengan suasana bulan Syawwal, pada agenda tersebut dialnjutkan acara halal bi halal serta jamuan prasmanan untuk makan siang.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. mengungkapkan kebahagiannya melihat Environesia berhasil sampai ke titik tersebut, tidak lain karena dukungan tim yang selalu solid serta mitra kerja yang loyal.

Acara utama kemudian dilanjutkan dengan agenda Environesia Social Care, di mana Environesia membagikan 150 paket sembako kepada masyarakat yang tinggal di sekitar Grha Environesia, tepatnya di RW 42, Karangjati, Sinduadi, Mlati, Sleman. Ketua RW 42.

Rahmat Yunus selaku Kepala RW 42,mengungkapkan kebahagiannya karena Environesia dapat berbagi dengan masyarakat sekitar. Ia berharap agar Environesia semakin maju dan sukses serta dapat kembali berkolaborasi dengan masyarakat di masa depan.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat karena telah menerima keberadaan Environesia di lingkungannya. Ia berharap bahwa Environesia dapat terus hadir dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat di masa yang akan datang.

Dengan rangkaian kegiatan yang meriah, Environesia berhasil merayakan ulang tahun ke-7 dengan penuh kebahagiaan dan makna. Semoga Environesia terus memberikan solusi lingkungan yang berkelanjutan dan inovatif, serta dapat memperkuat kemitraan dan kontribusinya kepada masyarakat. (admin/dnx)

footer_epic

Ready to Collaborate with Us?

Dengan layanan konsultasi lingkungan dan uji laboratorium yang telah tersertifikasi KAN, Environesia siap menjadi solusi untuk kemudahan dan efisiensi waktu dengan output yang berkualitas