Leading the Way in

Environmental Insights

and Inspiration

Leading the Way in
Environmental Insights and Inspiration

Greenwashing: Mengapa Banyak Produk ‘Hijau’ Sebenarnya Tidak Ramah Lingkungan?

Environesia Global Saraya

23 November 2025

Seiring meningkatnya kesadaran publik terhadap isu keberlanjutan, semakin banyak perusahaan yang menghadirkan produk dengan citra ramah lingkungan. Label seperti eco-friendly, natural, dan green choice kini mudah ditemukan. Namun, tidak semua klaim tersebut mencerminkan dampak lingkungan yang sebenarnya. Memahami konsep greenwashing menjadi penting agar konsumen dapat membuat keputusan yang lebih tepat dan mendukung upaya keberlanjutan yang nyata.

Apa Itu Greenwashing?

Greenwashing adalah praktik komunikasi di mana sebuah produk atau perusahaan menonjolkan aspek lingkungan secara tidak lengkap, tidak proporsional, atau tanpa penjelasan yang memadai. Istilah ini muncul sejak 1980-an dan semakin relevan di era modern ketika konsumen semakin peduli terhadap isu lingkungan.

Fenomena ini tidak selalu terjadi karena niat menyesatkan. Dalam banyak kasus, greenwashing muncul karena kompleksitas rantai pasok, tantangan dalam mengukur dampak lingkungan secara akurat, atau usaha perusahaan untuk memenuhi harapan pasar terhadap produk yang dianggap lebih berkelanjutan. Namun, tanpa data dan penjelasan yang memadai, klaim seperti ini dapat menimbulkan kesan yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya

1. Sebagian Besar Emisi Berasal dari Rantai Pasok

Data dari UN Global Compact dan CDP (Carbon Disclosure Project) menunjukkan bahwa lebih dari 70% emisi perusahaan biasanya berasal dari rantai pasok atau Scope 3. Dalam industri barang konsumsi, McKinsey juga menemukan bahwa sekitar 80% emisi gas rumah kaca muncul dari proses produksi bahan baku, pabrik, dan distribusi.

Artinya, meskipun sebuah produk memiliki kemasan ramah lingkungan atau klaim “hijau”, dampak terbesar justru terjadi pada proses di balik layar yang tidak terlihat oleh konsumen.

2. Informasi Pemasaran yang Tidak Menjelaskan Secara Menyeluruh

Beberapa merek menampilkan klaim keberlanjutan secara selektif. Contohnya:

  • Menyoroti satu aspek positif saja, seperti penggunaan sedikit bahan daur ulang

  • Menggunakan istilah umum seperti eco, green, atau natural tanpa sertifikasi resmi

  • Menggunakan gambar daun, warna hijau, atau elemen alam untuk membangun kesan ramah lingkungan

  • Menyebut klaim lingkungan tanpa data, audit, atau laporan pendukung

Cara komunikasi seperti ini tidak selalu salah, tetapi bisa membuat konsumen salah paham jika informasi penuh tidak disampaikan secara transparan.

3. Rantai Pasok Global yang Sangat Kompleks

Menurut rangkuman dari Earth.org, rantai pasok dapat menyumbang 60–90% dari total emisi perusahaan.

Faktor yang membuatnya tinggi antara lain:

  • Produksi bahan baku dalam jumlah besar

  • Proses pabrik yang membutuhkan banyak energi

  • Pengiriman barang lintas negara

  • Pemakaian air dan bahan kimia

Karena prosesnya melibatkan banyak pihak dan lokasi, sebagian besar jejak karbon tidak terlihat pada label produk. Inilah sebabnya produk yang tampak “hijau” belum tentu benar-benar memiliki dampak lingkungan rendah.

Cara Konsumen Menilai Klaim Keberlanjutan

1. Cari Sertifikasi Resmi

Label seperti Ecolabel, FSC, RSPO, EU Ecolabel, atau Energy Star menunjukkan bahwa produk telah melalui proses verifikasi.

2. Cek Transparansi Perusahaan

Perusahaan yang serius pada keberlanjutan biasanya mempublikasikan laporan lingkungan, termasuk jejak karbon dan target pengurangannya.

3. Tinjau Klaim yang Terlalu Umum

Istilah seperti ramah lingkungan seharusnya memiliki penjelasan tambahan, misalnya data penggunaan energi atau sumber bahan baku.

4. Pilih Produk yang Tahan Lama

Produk yang dapat digunakan berkali-kali biasanya memiliki dampak lingkungan lebih rendah dibandingkan produk sekali pakai walaupun keduanya sama-sama membawa label “hijau”.

Produk yang terlihat ramah lingkungan tidak selalu memiliki dampak lingkungan yang kecil. Banyak faktor penting justru berada pada tahap produksi dan rantai pasok, yang sering kali tidak ditampilkan di kemasan. Dengan memahami cara kerja rantai pasok dan memeriksa transparansi klaim, konsumen dapat membuat keputusan yang lebih tepat sekaligus mendorong praktik keberlanjutan yang lebih bertanggung jawab.

Environesia Global Saraya

17 May 2023

environesia.co.id, Sukabumi - Menindaklanjuti kerjasama PT Environesia Global Saraya bersama Perhutani terkait Perijinan Pendirian Pabrik Serbuk Kayu Di Sukabumi Jawa Barat Tahun 2022 – PERHUTANI, Environesia menghadiri Rapat Koordinasi Pemeriksaan Formulir Kerangka Acuan (KA)) dalam rangka penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk Rencana Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu di RPH Hajuang Barat BKPH Lengkong, Kabupaten Sukabumi. Rapat ini diselenggarakan oleh Direktorat Pencegahan Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan (PDLUK), Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. pada Rabu, (17/5) secara daring melalui pranala Zoom Meeting.

Rapat ini dipimpin Kasubdit Pengembangan Sistem Kajian Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutana, Farid Mohammad, ST., M.Env, serta dihadiri oleh Tim Pakar, Instansi Pusat dan Instansi Daerah baik Instansi di Provinsi Jawa Barat maupun Instansi di Kab. Sukabumi. Tujuan dari rapat koordinasi tersebut untuk membahas langkah-langkah penyusunan AMDAL yang tepat dan komprehensif dalam rangka pembangunan pabrik serbuk kayu yang direncanakan.

Rapat ini bertujuan untuk merumuskan lingkup dan kedalam metode studi Amdal, sehingga dapat mengarahkan Analisa Dampak Lingkungan (ANDAL) berjalan dengan efektif dan efisien. Selanjutnya PT Environesia Global Saraya menindaklanjuti seluruh Saran, Pendapat, dan Tanggapan yang telah disampaikan oleh para peserta Rapat.

Environesia sebagai Lembaga Penyedia Jasa Penyusunan (LPJP) Amdal yang dipercaya oleh Perum Perhutani, berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik dalam proses penyusunan AMDAL ini, sehingga Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu yang direncanakan dapat memenuhi prinsip-prinsip pembangunan yang berwawasan lingkungan. (admin/dnx)

Environesia Global Saraya

12 May 2023

environesia.co.id, Sleman – Tepat 7 tahun pada 3 Mei 2023, Environesia sebagai perusahaan konsultan lingkungan terdepan di Indonesia, merayakan "7th Year Anniversary Environesia Melampaui Batas”. Dikarenakan berdekatan dengan masa libur Idul Fitri 1444 H  seremoni dilaksanakan pada Senin, 8 Mei 2023 di lantai 3 Grha Environesia dihadiri oleh seluruh tim Environesia Group.

Puncak acara dilakukan dengan pemotongan tumpeng bersama oleh Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc., beserta jajaran Direksi lain seperti Direktur Keuangan Ayu Ramayani, S.E.,M.Ak., Direktur Operasional & Pengembangan Bisnis Andi Muhammad Faisal, S.T. dan Manajer Konsultan Yusuf Wiryawan, S.T., M.Ling. Bertepatan dengan suasana bulan Syawwal, pada agenda tersebut dialnjutkan acara halal bi halal serta jamuan prasmanan untuk makan siang.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. mengungkapkan kebahagiannya melihat Environesia berhasil sampai ke titik tersebut, tidak lain karena dukungan tim yang selalu solid serta mitra kerja yang loyal.

Acara utama kemudian dilanjutkan dengan agenda Environesia Social Care, di mana Environesia membagikan 150 paket sembako kepada masyarakat yang tinggal di sekitar Grha Environesia, tepatnya di RW 42, Karangjati, Sinduadi, Mlati, Sleman. Ketua RW 42.

Rahmat Yunus selaku Kepala RW 42,mengungkapkan kebahagiannya karena Environesia dapat berbagi dengan masyarakat sekitar. Ia berharap agar Environesia semakin maju dan sukses serta dapat kembali berkolaborasi dengan masyarakat di masa depan.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat karena telah menerima keberadaan Environesia di lingkungannya. Ia berharap bahwa Environesia dapat terus hadir dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat di masa yang akan datang.

Dengan rangkaian kegiatan yang meriah, Environesia berhasil merayakan ulang tahun ke-7 dengan penuh kebahagiaan dan makna. Semoga Environesia terus memberikan solusi lingkungan yang berkelanjutan dan inovatif, serta dapat memperkuat kemitraan dan kontribusinya kepada masyarakat. (admin/dnx)

footer_epic

Ready to Collaborate with Us?

Dengan layanan konsultasi lingkungan dan uji laboratorium yang telah tersertifikasi KAN, Environesia siap menjadi solusi untuk kemudahan dan efisiensi waktu dengan output yang berkualitas