Leading the Way in

Environmental Insights

and Inspiration

Leading the Way in
Environmental Insights and Inspiration

Green Building dan Studi Lingkungan

Environesia Global Saraya

24 July 2025

Green building adalah pendekatan perencanaan, pembangunan, dan pengelolaan bangunan yang memperhatikan efisiensi sumber daya, kesehatan penghuni, serta dampaknya terhadap lingkungan. Tujuan utamanya adalah menciptakan struktur yang tidak hanya fungsional dan estetis, tetapi juga ramah lingkungan dan hemat energi dalam jangka panjang.

Beberapa prinsip utama green building antara lain:

  • Efisiensi penggunaan energi dan air

  • Penggunaan bahan bangunan ramah lingkungan

  • Pengelolaan limbah konstruksi

  • Peningkatan kualitas udara dalam ruangan

  • Integrasi ruang hijau dan sistem drainase alami

Peran Studi Lingkungan dalam Green Building

Seringkali diabaikan, studi lingkungan sebenarnya menjadi komponen penting dalam mendesain dan membangun green building. Studi ini membantu mengidentifikasi potensi dampak lingkungan dari proyek konstruksi dan memberikan solusi konkret untuk mengelolanya.

Beberapa peran studi lingkungan dalam proyek green building meliputi:

1. Dasar Penyusunan Desain Bangunan

Studi lingkungan seperti AMDAL, UKL-UPL, atau SPPL memberikan data awal tentang kondisi lingkungan sekitar lokasi proyek. Informasi ini dapat dimanfaatkan arsitek dan perencana untuk membuat desain bangunan yang selaras dengan kondisi alam sekitar.

2. Pengelolaan Energi dan Air

Melalui studi lingkungan, tim proyek bisa mengetahui pola iklim lokal, curah hujan, intensitas cahaya matahari, hingga arah angin. Data ini penting dalam merancang sistem pencahayaan alami, ventilasi silang, dan sistem penampungan air hujan.

3. Mitigasi Dampak Lingkungan

Studi lingkungan membantu mengidentifikasi potensi polusi, peningkatan emisi, atau gangguan ekosistem, lalu mengusulkan langkah-langkah mitigasi yang konkret, seperti instalasi biofiltrasi atau penggunaan material rendah emisi.

4. Memenuhi Standar dan Sertifikasi

Bangunan yang dilengkapi studi lingkungan lebih mudah memenuhi standar LEED, EDGE, atau Greenship, karena sudah memiliki data dan rekomendasi teknis yang dapat diverifikasi.


Kolaborasi Arsitek dan Konsultan Lingkungan

Penerapan green building yang ideal menuntut kerja sama lintas disiplin—arsitek, insinyur struktur, ahli MEP (mekanikal, elektrikal, plumbing), dan tentu saja konsultan lingkungan. Studi lingkungan yang disusun sejak awal dapat mengarahkan tim desain untuk membuat keputusan yang tepat, mulai dari orientasi bangunan, pemilihan material, hingga sistem pengolahan limbah.

Kolaborasi yang baik akan menghasilkan bangunan yang tidak hanya lolos izin, tetapi juga benar-benar memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

Manfaat Menerapkan Green Building Berbasis Studi Lingkungan

Berikut beberapa manfaat nyata jika proyek konstruksi menerapkan prinsip green building berbasis studi lingkungan:

  • Efisiensi Energi dan Operasional
    Konsumsi listrik dan air lebih hemat, biaya operasional jangka panjang lebih rendah.

  • Kesehatan dan Kenyamanan Penghuni
    Kualitas udara yang baik dan pencahayaan alami meningkatkan produktivitas serta kenyamanan penghuni.

  • Dampak Lingkungan Lebih Terkendali
    Limbah, emisi, dan gangguan terhadap lingkungan sekitar dapat diminimalisir.

  • Nilai Tambah Investasi
    Bangunan hijau memiliki daya jual dan nilai sewa yang lebih tinggi, serta lebih menarik bagi investor.

Green building dan studi lingkungan adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan jika kita ingin membangun masa depan yang berkelanjutan. Studi lingkungan bukan hanya soal dokumen untuk memenuhi perizinan, tapi sebuah fondasi penting yang memandu setiap tahap pembangunan agar lebih bijak terhadap alam.

Jika Anda sedang merancang proyek bangunan dan ingin mewujudkan konsep ramah lingkungan yang nyata, kami siap membantu Anda dari tahap studi hingga implementasi.

Environesia Global Saraya

17 May 2023

environesia.co.id, Sukabumi - Menindaklanjuti kerjasama PT Environesia Global Saraya bersama Perhutani terkait Perijinan Pendirian Pabrik Serbuk Kayu Di Sukabumi Jawa Barat Tahun 2022 – PERHUTANI, Environesia menghadiri Rapat Koordinasi Pemeriksaan Formulir Kerangka Acuan (KA)) dalam rangka penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk Rencana Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu di RPH Hajuang Barat BKPH Lengkong, Kabupaten Sukabumi. Rapat ini diselenggarakan oleh Direktorat Pencegahan Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan (PDLUK), Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. pada Rabu, (17/5) secara daring melalui pranala Zoom Meeting.

Rapat ini dipimpin Kasubdit Pengembangan Sistem Kajian Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutana, Farid Mohammad, ST., M.Env, serta dihadiri oleh Tim Pakar, Instansi Pusat dan Instansi Daerah baik Instansi di Provinsi Jawa Barat maupun Instansi di Kab. Sukabumi. Tujuan dari rapat koordinasi tersebut untuk membahas langkah-langkah penyusunan AMDAL yang tepat dan komprehensif dalam rangka pembangunan pabrik serbuk kayu yang direncanakan.

Rapat ini bertujuan untuk merumuskan lingkup dan kedalam metode studi Amdal, sehingga dapat mengarahkan Analisa Dampak Lingkungan (ANDAL) berjalan dengan efektif dan efisien. Selanjutnya PT Environesia Global Saraya menindaklanjuti seluruh Saran, Pendapat, dan Tanggapan yang telah disampaikan oleh para peserta Rapat.

Environesia sebagai Lembaga Penyedia Jasa Penyusunan (LPJP) Amdal yang dipercaya oleh Perum Perhutani, berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik dalam proses penyusunan AMDAL ini, sehingga Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu yang direncanakan dapat memenuhi prinsip-prinsip pembangunan yang berwawasan lingkungan. (admin/dnx)

Environesia Global Saraya

12 May 2023

environesia.co.id, Sleman – Tepat 7 tahun pada 3 Mei 2023, Environesia sebagai perusahaan konsultan lingkungan terdepan di Indonesia, merayakan "7th Year Anniversary Environesia Melampaui Batas”. Dikarenakan berdekatan dengan masa libur Idul Fitri 1444 H  seremoni dilaksanakan pada Senin, 8 Mei 2023 di lantai 3 Grha Environesia dihadiri oleh seluruh tim Environesia Group.

Puncak acara dilakukan dengan pemotongan tumpeng bersama oleh Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc., beserta jajaran Direksi lain seperti Direktur Keuangan Ayu Ramayani, S.E.,M.Ak., Direktur Operasional & Pengembangan Bisnis Andi Muhammad Faisal, S.T. dan Manajer Konsultan Yusuf Wiryawan, S.T., M.Ling. Bertepatan dengan suasana bulan Syawwal, pada agenda tersebut dialnjutkan acara halal bi halal serta jamuan prasmanan untuk makan siang.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. mengungkapkan kebahagiannya melihat Environesia berhasil sampai ke titik tersebut, tidak lain karena dukungan tim yang selalu solid serta mitra kerja yang loyal.

Acara utama kemudian dilanjutkan dengan agenda Environesia Social Care, di mana Environesia membagikan 150 paket sembako kepada masyarakat yang tinggal di sekitar Grha Environesia, tepatnya di RW 42, Karangjati, Sinduadi, Mlati, Sleman. Ketua RW 42.

Rahmat Yunus selaku Kepala RW 42,mengungkapkan kebahagiannya karena Environesia dapat berbagi dengan masyarakat sekitar. Ia berharap agar Environesia semakin maju dan sukses serta dapat kembali berkolaborasi dengan masyarakat di masa depan.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat karena telah menerima keberadaan Environesia di lingkungannya. Ia berharap bahwa Environesia dapat terus hadir dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat di masa yang akan datang.

Dengan rangkaian kegiatan yang meriah, Environesia berhasil merayakan ulang tahun ke-7 dengan penuh kebahagiaan dan makna. Semoga Environesia terus memberikan solusi lingkungan yang berkelanjutan dan inovatif, serta dapat memperkuat kemitraan dan kontribusinya kepada masyarakat. (admin/dnx)

footer_epic

Ready to Collaborate with Us?

Dengan layanan konsultasi lingkungan dan uji laboratorium yang telah tersertifikasi KAN, Environesia siap menjadi solusi untuk kemudahan dan efisiensi waktu dengan output yang berkualitas