Leading the Way in

Environmental Insights

and Inspiration

Leading the Way in
Environmental Insights and Inspiration

Fast Fashion dan Dampaknya terhadap Lingkungan: Kenapa Baju Murah Bisa Mahal Harganya?

Environesia Global Saraya

18 May 2026

Pernahkah kamu membeli sepotong baju hanya karena harganya sedang diskon besar-besaran, lalu berujung menyimpannya di lemari setelah satu atau dua kali pakai? Jika jawabannya iya, kamu tidak sendirian. Di era modern ini, kita sangat mudah terjebak dalam pusaran konsumerisme fashion yang menuntut kita untuk terus berganti gaya. Fenomena inilah yang kita kenal dengan sebutan fast fashion.

Di atas kertas, tren ini terdengar menguntungkan. Kita bisa tampil stylish tanpa perlu merogoh kocek terlalu dalam. Namun, pernahkah kamu bertanya-tanya: jika harga baju ini sangat murah, siapa yang sebenarnya membayar "harga" aslinya? Jawabannya adalah bumi kita. Mari kita bedah lebih dalam mengenai dampak lingkungan dari pakaian yang kita kenakan sehari-hari.

Apa Sebenarnya Fast Fashion Itu?

Singkatnya, fast fashion adalah model bisnis yang mereplikasi tren mode terbaru, lalu memproduksinya secara massal dengan biaya serendah mungkin agar bisa segera dijual di toko. Siklus tren yang dulunya berganti per musim, kini bisa berganti setiap minggu.

Lalu, kenapa fast fashion berbahaya? Tuntutan untuk memproduksi pakaian secara kilat dan murah ini membuat banyak perusahaan abai terhadap kualitas bahan, kelayakan upah pekerja, dan tentu saja, kelestarian alam.

"Harga Mahal" di Balik Baju Murah: Dampak Fast Fashion terhadap Lingkungan

Ketika kita melihat label harga yang murah di kasir, kita sering lupa bahwa ada kerugian membeli baju fast fashion yang ditanggung oleh bumi. Berikut adalah realita mengerikan di baliknya:

  • Gunungan Limbah Tekstil yang Tak Berujung Karena kualitasnya cenderung rendah, baju murah sangat mudah rusak dan akhirnya dibuang. Hasilnya, jutaan ton pakaian berakhir menjadi limbah tekstil di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) setiap tahunnya. Banyak dari pakaian ini terbuat dari bahan sintetis yang tidak bisa terurai secara alami.

  • Polusi Industri Pakaian dan Krisis Air Tahukah kamu bahwa untuk membuat satu buah kaos katun dibutuhkan ribuan liter air? Selain rakus air, polusi industri pakaian juga merupakan salah satu penyumbang pencemaran air terbesar di dunia. Sisa pewarna kain yang mengandung zat kimia beracun seringkali dibuang langsung ke sungai, merusak ekosistem air bersih.

  • Ancaman Mikroplastik Pakaian di Lautan Bahan sintetis seperti polyester adalah primadona karena murah. Namun, setiap kali kita mencucinya, jutaan serat mikroplastik pakaian terlepas dan mengalir ke lautan. Mikroplastik ini kemudian tertelan oleh ikan dan bisa berakhir di piring makan kita.

  • Jejak Karbon Fashion yang Mengkhawatirkan Dari proses produksi, distribusi antarbenua, hingga berakhir di tempat pembuangan, siklus hidup pakaian menghasilkan emisi gas rumah kaca yang sangat masif. Fakta mengejutkannya, jejak karbon fashion global menyumbang sekitar 10% dari total emisi karbon dunia.

Langkah Kecil Menuju Fashion Berkelanjutan: Apa yang Bisa Kita Lakukan?

Kenyataan tentang dampak fast fashion ini mungkin terdengar menyeramkan, tetapi kita punya kekuatan untuk mengubahnya. Berikut adalah beberapa tips gaya hidup slow fashion yang bisa kamu mulai dari sekarang:

  1. Pahami Perbedaan Fast Fashion dan Slow Fashion: Berhenti mengejar tren sesaat. Slow fashion berfokus pada kualitas, umur panjang pakaian, dan proses pembuatan yang etis. Belilah pakaian karena kamu benar-benar butuh dan pilih desain yang timeless (tak lekang oleh waktu).

  2. Jelajahi Dunia Thrifting: Thrifting baju bekas adalah cara yang sangat menyenangkan (dan murah!) untuk tampil gaya tanpa harus menambah jejak karbon baru. Ini adalah salah satu cara mengurangi limbah pakaian yang paling efektif.

  3. Pilih Kualitas di Atas Kuantitas: Lebih baik menabung untuk membeli produk fashion berkelanjutan (sustainable fashion) yang jahitannya kuat dan bahannya ramah lingkungan, daripada membeli lima baju murah yang cepat rusak.

  4. Rawat Baju yang Kamu Punya: Perbaiki baju yang bolong atau kancingnya lepas alih-alih membuangnya. Merawat pakaian dengan baik memperpanjang usia simpannya di lemarimu.

Mengetahui bahaya baju murah adalah langkah pertama menuju perubahan. Baju tersebut memang menggoda dompet, tetapi kita tidak boleh menutup mata terhadap harga mahal yang harus dibayar oleh lingkungan kita.

Kini saatnya kita mengubah sudut pandang. Menjadi stylish tidak harus merusak bumi. Dengan menjadi konsumen yang lebih sadar, kita tidak hanya menyelamatkan isi lemari, tetapi juga turut andil menjaga kelestarian bumi. Gaya terbaik yang bisa kamu kenakan hari ini adalah kepedulianmu terhadap lingkungan. Yuk, mulai bijak dalam memilih pakaian!

Environesia Global Saraya

17 May 2023

environesia.co.id, Sukabumi - Menindaklanjuti kerjasama PT Environesia Global Saraya bersama Perhutani terkait Perijinan Pendirian Pabrik Serbuk Kayu Di Sukabumi Jawa Barat Tahun 2022 – PERHUTANI, Environesia menghadiri Rapat Koordinasi Pemeriksaan Formulir Kerangka Acuan (KA)) dalam rangka penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk Rencana Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu di RPH Hajuang Barat BKPH Lengkong, Kabupaten Sukabumi. Rapat ini diselenggarakan oleh Direktorat Pencegahan Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan (PDLUK), Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. pada Rabu, (17/5) secara daring melalui pranala Zoom Meeting.

Rapat ini dipimpin Kasubdit Pengembangan Sistem Kajian Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutana, Farid Mohammad, ST., M.Env, serta dihadiri oleh Tim Pakar, Instansi Pusat dan Instansi Daerah baik Instansi di Provinsi Jawa Barat maupun Instansi di Kab. Sukabumi. Tujuan dari rapat koordinasi tersebut untuk membahas langkah-langkah penyusunan AMDAL yang tepat dan komprehensif dalam rangka pembangunan pabrik serbuk kayu yang direncanakan.

Rapat ini bertujuan untuk merumuskan lingkup dan kedalam metode studi Amdal, sehingga dapat mengarahkan Analisa Dampak Lingkungan (ANDAL) berjalan dengan efektif dan efisien. Selanjutnya PT Environesia Global Saraya menindaklanjuti seluruh Saran, Pendapat, dan Tanggapan yang telah disampaikan oleh para peserta Rapat.

Environesia sebagai Lembaga Penyedia Jasa Penyusunan (LPJP) Amdal yang dipercaya oleh Perum Perhutani, berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik dalam proses penyusunan AMDAL ini, sehingga Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu yang direncanakan dapat memenuhi prinsip-prinsip pembangunan yang berwawasan lingkungan. (admin/dnx)

Environesia Global Saraya

12 May 2023

environesia.co.id, Sleman – Tepat 7 tahun pada 3 Mei 2023, Environesia sebagai perusahaan konsultan lingkungan terdepan di Indonesia, merayakan "7th Year Anniversary Environesia Melampaui Batas”. Dikarenakan berdekatan dengan masa libur Idul Fitri 1444 H  seremoni dilaksanakan pada Senin, 8 Mei 2023 di lantai 3 Grha Environesia dihadiri oleh seluruh tim Environesia Group.

Puncak acara dilakukan dengan pemotongan tumpeng bersama oleh Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc., beserta jajaran Direksi lain seperti Direktur Keuangan Ayu Ramayani, S.E.,M.Ak., Direktur Operasional & Pengembangan Bisnis Andi Muhammad Faisal, S.T. dan Manajer Konsultan Yusuf Wiryawan, S.T., M.Ling. Bertepatan dengan suasana bulan Syawwal, pada agenda tersebut dialnjutkan acara halal bi halal serta jamuan prasmanan untuk makan siang.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. mengungkapkan kebahagiannya melihat Environesia berhasil sampai ke titik tersebut, tidak lain karena dukungan tim yang selalu solid serta mitra kerja yang loyal.

Acara utama kemudian dilanjutkan dengan agenda Environesia Social Care, di mana Environesia membagikan 150 paket sembako kepada masyarakat yang tinggal di sekitar Grha Environesia, tepatnya di RW 42, Karangjati, Sinduadi, Mlati, Sleman. Ketua RW 42.

Rahmat Yunus selaku Kepala RW 42,mengungkapkan kebahagiannya karena Environesia dapat berbagi dengan masyarakat sekitar. Ia berharap agar Environesia semakin maju dan sukses serta dapat kembali berkolaborasi dengan masyarakat di masa depan.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat karena telah menerima keberadaan Environesia di lingkungannya. Ia berharap bahwa Environesia dapat terus hadir dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat di masa yang akan datang.

Dengan rangkaian kegiatan yang meriah, Environesia berhasil merayakan ulang tahun ke-7 dengan penuh kebahagiaan dan makna. Semoga Environesia terus memberikan solusi lingkungan yang berkelanjutan dan inovatif, serta dapat memperkuat kemitraan dan kontribusinya kepada masyarakat. (admin/dnx)

footer_epic

Ready to Collaborate with Us?

Dengan layanan konsultasi lingkungan dan uji laboratorium yang telah tersertifikasi KAN, Environesia siap menjadi solusi untuk kemudahan dan efisiensi waktu dengan output yang berkualitas