Leading the Way in

Environmental Insights

and Inspiration

Leading the Way in
Environmental Insights and Inspiration

Energi Panas Laut (OTEC) Solusi Energi untuk Negara Kepulauan

Environesia Global Saraya

09 September 2025

Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki potensi energi yang sangat besar, salah satunya adalah energi panas laut atau dikenal dengan Ocean Thermal Energy Conversion (OTEC). Teknologi ini memanfaatkan perbedaan suhu antara air laut permukaan yang hangat dan air laut dalam yang dingin untuk menghasilkan listrik.

Sebagai negara dengan lebih dari 17.000 pulau dan laut tropis yang luas, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadikan energi panas laut sebagai solusi dalam mendukung kebutuhan energi bersih dan berkelanjutan.

Apa Itu Energi Panas Laut (OTEC)?

OTEC (Ocean Thermal Energy Conversion) adalah teknologi pembangkit listrik yang memanfaatkan perbedaan suhu air laut.

  • Air laut permukaan di daerah tropis umumnya memiliki suhu 25–30°C.

  • Air laut dalam, sekitar 1.000 meter di bawah permukaan, bersuhu 5–10°C.

Perbedaan suhu ini digunakan untuk menggerakkan turbin dan menghasilkan listrik.

Manfaat Energi Panas Laut (OTEC)

1. Energi Terbarukan yang Berkelanjutan

Tidak seperti energi fosil, OTEC memanfaatkan sumber daya laut yang melimpah dan tersedia sepanjang tahun.

2. Ramah Lingkungan

Teknologi ini menghasilkan listrik dengan emisi karbon yang sangat rendah, mendukung target Net Zero Emission 2060.

3. Cocok untuk Negara Kepulauan

Negara kepulauan seperti Indonesia, Filipina, atau Jepang sangat potensial menggunakan OTEC karena memiliki akses langsung ke laut tropis.

4. Multi-Manfaat

Selain menghasilkan listrik, OTEC juga dapat dimanfaatkan untuk:

  • Desalinasi air laut menjadi air bersih.

  • Budidaya perikanan dengan memanfaatkan air laut dalam yang kaya nutrisi.

  • Pendinginan alami untuk kawasan pesisir.

Potensi Energi Panas Laut di Indonesia

Indonesia memiliki garis pantai lebih dari 81.000 km dan sebagian besar berada di wilayah tropis. Wilayah yang dianggap memiliki potensi besar untuk pengembangan OTEC antara lain:

  • Sulawesi Utara

  • Maluku

  • Nusa Tenggara Timur (NTT)

  • Papua

Menurut penelitian, Indonesia bisa menghasilkan listrik dari OTEC hingga 41.000 MW, jumlah yang sangat besar untuk memenuhi kebutuhan energi nasional.

Tantangan Pengembangan OTEC

Meski potensinya besar, pengembangan OTEC masih menghadapi beberapa kendala:

  • Biaya investasi awal yang tinggi.

  • Keterbatasan teknologi dan tenaga ahli.

  • Infrastruktur pendukung yang belum memadai.

  • Regulasi energi baru terbarukan yang masih perlu diperkuat.

Energi panas laut (OTEC) adalah salah satu solusi energi bersih yang sangat cocok untuk negara kepulauan seperti Indonesia. Potensi laut tropis yang luas bisa menjadi sumber energi berkelanjutan, ramah lingkungan, sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.

Dengan dukungan investasi, riset, dan kebijakan pemerintah, OTEC bisa menjadi energi masa depan Indonesia.

Environesia Global Saraya

17 May 2023

environesia.co.id, Sukabumi - Menindaklanjuti kerjasama PT Environesia Global Saraya bersama Perhutani terkait Perijinan Pendirian Pabrik Serbuk Kayu Di Sukabumi Jawa Barat Tahun 2022 – PERHUTANI, Environesia menghadiri Rapat Koordinasi Pemeriksaan Formulir Kerangka Acuan (KA)) dalam rangka penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk Rencana Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu di RPH Hajuang Barat BKPH Lengkong, Kabupaten Sukabumi. Rapat ini diselenggarakan oleh Direktorat Pencegahan Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan (PDLUK), Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. pada Rabu, (17/5) secara daring melalui pranala Zoom Meeting.

Rapat ini dipimpin Kasubdit Pengembangan Sistem Kajian Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutana, Farid Mohammad, ST., M.Env, serta dihadiri oleh Tim Pakar, Instansi Pusat dan Instansi Daerah baik Instansi di Provinsi Jawa Barat maupun Instansi di Kab. Sukabumi. Tujuan dari rapat koordinasi tersebut untuk membahas langkah-langkah penyusunan AMDAL yang tepat dan komprehensif dalam rangka pembangunan pabrik serbuk kayu yang direncanakan.

Rapat ini bertujuan untuk merumuskan lingkup dan kedalam metode studi Amdal, sehingga dapat mengarahkan Analisa Dampak Lingkungan (ANDAL) berjalan dengan efektif dan efisien. Selanjutnya PT Environesia Global Saraya menindaklanjuti seluruh Saran, Pendapat, dan Tanggapan yang telah disampaikan oleh para peserta Rapat.

Environesia sebagai Lembaga Penyedia Jasa Penyusunan (LPJP) Amdal yang dipercaya oleh Perum Perhutani, berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik dalam proses penyusunan AMDAL ini, sehingga Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu yang direncanakan dapat memenuhi prinsip-prinsip pembangunan yang berwawasan lingkungan. (admin/dnx)

Environesia Global Saraya

12 May 2023

environesia.co.id, Sleman – Tepat 7 tahun pada 3 Mei 2023, Environesia sebagai perusahaan konsultan lingkungan terdepan di Indonesia, merayakan "7th Year Anniversary Environesia Melampaui Batas”. Dikarenakan berdekatan dengan masa libur Idul Fitri 1444 H  seremoni dilaksanakan pada Senin, 8 Mei 2023 di lantai 3 Grha Environesia dihadiri oleh seluruh tim Environesia Group.

Puncak acara dilakukan dengan pemotongan tumpeng bersama oleh Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc., beserta jajaran Direksi lain seperti Direktur Keuangan Ayu Ramayani, S.E.,M.Ak., Direktur Operasional & Pengembangan Bisnis Andi Muhammad Faisal, S.T. dan Manajer Konsultan Yusuf Wiryawan, S.T., M.Ling. Bertepatan dengan suasana bulan Syawwal, pada agenda tersebut dialnjutkan acara halal bi halal serta jamuan prasmanan untuk makan siang.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. mengungkapkan kebahagiannya melihat Environesia berhasil sampai ke titik tersebut, tidak lain karena dukungan tim yang selalu solid serta mitra kerja yang loyal.

Acara utama kemudian dilanjutkan dengan agenda Environesia Social Care, di mana Environesia membagikan 150 paket sembako kepada masyarakat yang tinggal di sekitar Grha Environesia, tepatnya di RW 42, Karangjati, Sinduadi, Mlati, Sleman. Ketua RW 42.

Rahmat Yunus selaku Kepala RW 42,mengungkapkan kebahagiannya karena Environesia dapat berbagi dengan masyarakat sekitar. Ia berharap agar Environesia semakin maju dan sukses serta dapat kembali berkolaborasi dengan masyarakat di masa depan.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat karena telah menerima keberadaan Environesia di lingkungannya. Ia berharap bahwa Environesia dapat terus hadir dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat di masa yang akan datang.

Dengan rangkaian kegiatan yang meriah, Environesia berhasil merayakan ulang tahun ke-7 dengan penuh kebahagiaan dan makna. Semoga Environesia terus memberikan solusi lingkungan yang berkelanjutan dan inovatif, serta dapat memperkuat kemitraan dan kontribusinya kepada masyarakat. (admin/dnx)

footer_epic

Ready to Collaborate with Us?

Dengan layanan konsultasi lingkungan dan uji laboratorium yang telah tersertifikasi KAN, Environesia siap menjadi solusi untuk kemudahan dan efisiensi waktu dengan output yang berkualitas