Leading the Way in

Environmental Insights

and Inspiration

Leading the Way in
Environmental Insights and Inspiration

Dampak Banjir Rob di Pesisir Sulawesi Tengah dan Solusi Mitigasinya

Environesia Global Saraya

09 December 2025

Banjir rob menjadi ancaman serius bagi wilayah pesisir di Sulawesi Tengah (Sulteng). Fenomena ini dipicu oleh kombinasi kenaikan muka air laut, penurunan tanah (land subsidence), dan perubahan pola iklim yang meningkatkan intensitas pasang tinggi. Di beberapa wilayah pesisir seperti Kabupaten Donggala, Parigi Moutong, dan Morowali, kejadian banjir rob kian sering dilaporkan terutama saat fase spring tide dan cuaca ekstrem. Artikel ini mengulas dampak banjir rob terhadap lingkungan dan masyarakat Sulteng serta solusi mitigasi yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.

Dampak Banjir Rob di Pesisir Sulawesi Tengah

Banjir rob memberikan tekanan besar pada wilayah pesisir Sulteng, baik dari aspek sosial, ekonomi, hingga ekologi. Air laut yang masuk ke daratan secara berulang menyebabkan kerusakan infrastruktur, mengganggu aktivitas masyarakat, dan memicu hilangnya habitat pesisir. Dalam jangka panjang, risiko ini dapat meningkat jika tidak diimbangi dengan strategi adaptasi dan pengelolaan kawasan pesisir berbasis data ilmiah.

Dampak Utama Banjir Rob

Berikut dampak yang paling sering tercatat di wilayah pesisir Sulawesi Tengah:

a. Kerusakan Infrastruktur dan Permukiman

  • Rumah-rumah warga di kawasan rendah sering terendam berulang kali.

  • Jalan pesisir, dermaga, dan fasilitas publik mengalami kerusakan struktural akibat intrusi air laut.

b. Gangguan Aktivitas Ekonomi Masyarakat

  • Nelayan sulit beraktivitas karena air pasang menutup akses dermaga.

  • Warung, pasar pesisir, dan usaha kecil sering tutup karena genangan.

c. Penurunan Kualitas Air Tanah

  • Air laut yang meresap memicu intrusi garam, membuat sumur masyarakat tidak layak konsumsi.

  • Lahan pertanian mengalami salinisasi yang menurunkan produktivitas tanah.

d. Erosi Pantai dan Hilangnya Lahan

  • Gelombang pasang mempercepat abrasi di banyak titik pesisir.

  • Dalam beberapa kasus, garis pantai mundur dan mengurangi luas lahan permukiman.

e. Risiko Kesehatan Masyarakat

  • Genangan air rob mendorong peningkatan kasus penyakit kulit dan diare.

  • Lingkungan lembap memicu berkembangnya vektor penyakit seperti nyamuk.

Penyebab Banjir Rob di Sulawesi Tengah

Banjir rob di Sulteng tidak terjadi secara tunggal, melainkan akibat gabungan beberapa faktor: 

  • Kenaikan muka laut global akibat pemanasan atmosfer dan mencairnya es kutub.

  • Tektonik lokal dan penurunan muka tanah, termasuk dampak pascagempa 2018 di Palu-Donggala yang memengaruhi kestabilan pesisir.

  • Kerusakan ekosistem pesisir, terutama hilangnya mangrove yang berfungsi sebagai penahan gelombang.

  • Pembangunan di zona pesisir yang mengurangi kemampuan tanah menyerap air.

  • Perubahan iklim yang meningkatkan intensitas angin, curah hujan, dan tinggi gelombang.

Kombinasi faktor ini memperbesar peluang air laut melimpas ke daratan saat pasang maksimum.

Solusi Mitigasi Banjir Rob di Sulawesi Tengah

Menghadapi ancaman banjir rob membutuhkan strategi adaptasi jangka pendek dan jangka panjang yang berbasis sains dan tata ruang yang berkelanjutan. Berikut langkah mitigasi yang dapat diterapkan pemerintah dan masyarakat:

  • Rehabilitasi Mangrove dan Vegetasi Pesisir. Mangrove terbukti menahan gelombang, mengurangi erosi, serta meningkatkan kestabilan garis pantai.

  • Pembangunan Infrastruktur Adaptif. Contohnya peninggian jalan, tanggul laut, seawall, pintu air, dan jalur evakuasi untuk wilayah dengan risiko tinggi.

  • Zonasi dan Penataan Ruang Berbasis Risiko. Mengalihkan fungsi lahan atau melarang pembangunan baru di zona rawan banjir rob.

  • Monitoring Pasang Surut dan Sistem Peringatan Dini. Pemasangan tide gauge, sensor gelombang, dan penyebaran informasi real-time kepada masyarakat.

  • Pemberdayaan Komunitas Lokal. Pelatihan tindakan tanggap darurat, pengelolaan lingkungan pesisir, dan kegiatan menjaga mangrove.

Banjir rob di pesisir Sulawesi Tengah merupakan fenomena yang semakin sering muncul akibat kombinasi faktor alam dan aktivitas manusia. Dampaknya tidak hanya merusak infrastruktur dan mengganggu aktivitas ekonomi, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat dan ekosistem pesisir. Melalui pendekatan mitigasi berbasis ekosistem, penguatan infrastruktur adaptif, serta penataan ruang yang tepat, risiko banjir rob dapat ditekan secara signifikan.

Environesia Global Saraya

17 May 2023

environesia.co.id, Sukabumi - Menindaklanjuti kerjasama PT Environesia Global Saraya bersama Perhutani terkait Perijinan Pendirian Pabrik Serbuk Kayu Di Sukabumi Jawa Barat Tahun 2022 – PERHUTANI, Environesia menghadiri Rapat Koordinasi Pemeriksaan Formulir Kerangka Acuan (KA)) dalam rangka penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk Rencana Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu di RPH Hajuang Barat BKPH Lengkong, Kabupaten Sukabumi. Rapat ini diselenggarakan oleh Direktorat Pencegahan Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan (PDLUK), Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. pada Rabu, (17/5) secara daring melalui pranala Zoom Meeting.

Rapat ini dipimpin Kasubdit Pengembangan Sistem Kajian Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutana, Farid Mohammad, ST., M.Env, serta dihadiri oleh Tim Pakar, Instansi Pusat dan Instansi Daerah baik Instansi di Provinsi Jawa Barat maupun Instansi di Kab. Sukabumi. Tujuan dari rapat koordinasi tersebut untuk membahas langkah-langkah penyusunan AMDAL yang tepat dan komprehensif dalam rangka pembangunan pabrik serbuk kayu yang direncanakan.

Rapat ini bertujuan untuk merumuskan lingkup dan kedalam metode studi Amdal, sehingga dapat mengarahkan Analisa Dampak Lingkungan (ANDAL) berjalan dengan efektif dan efisien. Selanjutnya PT Environesia Global Saraya menindaklanjuti seluruh Saran, Pendapat, dan Tanggapan yang telah disampaikan oleh para peserta Rapat.

Environesia sebagai Lembaga Penyedia Jasa Penyusunan (LPJP) Amdal yang dipercaya oleh Perum Perhutani, berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik dalam proses penyusunan AMDAL ini, sehingga Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu yang direncanakan dapat memenuhi prinsip-prinsip pembangunan yang berwawasan lingkungan. (admin/dnx)

Environesia Global Saraya

12 May 2023

environesia.co.id, Sleman – Tepat 7 tahun pada 3 Mei 2023, Environesia sebagai perusahaan konsultan lingkungan terdepan di Indonesia, merayakan "7th Year Anniversary Environesia Melampaui Batas”. Dikarenakan berdekatan dengan masa libur Idul Fitri 1444 H  seremoni dilaksanakan pada Senin, 8 Mei 2023 di lantai 3 Grha Environesia dihadiri oleh seluruh tim Environesia Group.

Puncak acara dilakukan dengan pemotongan tumpeng bersama oleh Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc., beserta jajaran Direksi lain seperti Direktur Keuangan Ayu Ramayani, S.E.,M.Ak., Direktur Operasional & Pengembangan Bisnis Andi Muhammad Faisal, S.T. dan Manajer Konsultan Yusuf Wiryawan, S.T., M.Ling. Bertepatan dengan suasana bulan Syawwal, pada agenda tersebut dialnjutkan acara halal bi halal serta jamuan prasmanan untuk makan siang.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. mengungkapkan kebahagiannya melihat Environesia berhasil sampai ke titik tersebut, tidak lain karena dukungan tim yang selalu solid serta mitra kerja yang loyal.

Acara utama kemudian dilanjutkan dengan agenda Environesia Social Care, di mana Environesia membagikan 150 paket sembako kepada masyarakat yang tinggal di sekitar Grha Environesia, tepatnya di RW 42, Karangjati, Sinduadi, Mlati, Sleman. Ketua RW 42.

Rahmat Yunus selaku Kepala RW 42,mengungkapkan kebahagiannya karena Environesia dapat berbagi dengan masyarakat sekitar. Ia berharap agar Environesia semakin maju dan sukses serta dapat kembali berkolaborasi dengan masyarakat di masa depan.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat karena telah menerima keberadaan Environesia di lingkungannya. Ia berharap bahwa Environesia dapat terus hadir dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat di masa yang akan datang.

Dengan rangkaian kegiatan yang meriah, Environesia berhasil merayakan ulang tahun ke-7 dengan penuh kebahagiaan dan makna. Semoga Environesia terus memberikan solusi lingkungan yang berkelanjutan dan inovatif, serta dapat memperkuat kemitraan dan kontribusinya kepada masyarakat. (admin/dnx)

footer_epic

Ready to Collaborate with Us?

Dengan layanan konsultasi lingkungan dan uji laboratorium yang telah tersertifikasi KAN, Environesia siap menjadi solusi untuk kemudahan dan efisiensi waktu dengan output yang berkualitas