Leading the Way in

Environmental Insights

and Inspiration

Leading the Way in
Environmental Insights and Inspiration

Dampak Banjir Rob di Jakarta Akibat Penurunan Muka Tanah dan Pasang Laut Tinggi

Environesia Global Saraya

08 December 2025

Banjir rob menjadi salah satu ancaman terbesar bagi wilayah pesisir Jakarta, terutama Jakarta Utara. Fenomena ini terjadi ketika air laut meluap ke daratan akibat pasang tinggi, dan diperparah oleh penurunan muka tanah yang berlangsung secara bertahap selama bertahun-tahun. Berbagai studi nasional dan internasional menunjukkan bahwa kombinasi kedua faktor ini menjadikan Jakarta sebagai salah satu kota yang paling rentan terhadap banjir pesisir.

Penyebab Utama Penurunan Tanah dan Pasang Laut Tinggi

Penurunan muka tanah (land subsidence) di Jakarta telah terjadi selama beberapa dekade. Berbagai penelitian, termasuk dari LIPI/BRIN, ITB, serta studi yang dipublikasikan di jurnal internasional, menunjukkan bahwa sejumlah wilayah Jakarta mengalami penurunan tanah antara beberapa sentimeter hingga lebih dari 10 cm per tahun, dengan area tertentu di Jakarta Utara menjadi yang paling parah. Di sisi lain, pasang laut tinggi dipicu oleh kondisi oseanografi regional serta tren kenaikan muka air laut global yang turut meningkatkan frekuensi rob. Ketika kedua faktor ini bertemu, kapasitas perlindungan pesisir menjadi semakin terbatas, menyebabkan banjir rob lebih sering dan lebih luas.

Faktor-Faktor yang Memperburuk Risiko

Beberapa kondisi lokal membuat dampak banjir rob di Jakarta semakin besar, diantaranya:

  • Ekstraksi air tanah berlebih yang menjadi salah satu pendorong utama penurunan muka tanah di berbagai wilayah pesisir.

  • Kenaikan muka laut global yang telah terukur secara konsisten oleh lembaga oseanografi internasional.

  • Degradasi ekosistem pesisir termasuk hilangnya vegetasi alami dan sedimentasi yang berubah akibat aktivitas manusia.

  • Beban infrastruktur dan bangunan yang berkontribusi terhadap tekanan tambahan pada tanah lunak di daerah pesisir.

  • Perubahan pola pasang laut yang pada periode tertentu seperti pasang purnama dapat menghasilkan luapan yang lebih tinggi dari biasanya.
     

Dampak Banjir Rob 

Dampak banjir rob tidak hanya berupa genangan air, tetapi memiliki konsekuensi luas bagi kota dan penduduknya.

a. Dampak Lingkungan

  • Intrusi air laut dapat memperburuk kualitas air tanah dan memengaruhi ketersediaan air bersih.

  • Salinitas yang meningkat di area pesisir dapat mengganggu vegetasi dan mempercepat korosi infrastruktur.

b. Dampak Ekonomi

  • Gangguan operasional pada pelabuhan, kawasan industri, dan logistik di wilayah pesisir.

  • Kerusakan fasilitas dan bangunan yang menyebabkan biaya pemeliharaan semakin besar setiap tahun.

c. Dampak Sosial dan Keseharian

Banjir rob berdampak langsung pada mobilitas dan keseharian masyarakat, terutama di wilayah yang secara rutin terendam. Genangan yang terjadi dapat menghambat akses pendidikan, layanan publik, dan kegiatan usaha lokal. Selain itu, warga yang rumahnya berada di kawasan pesisir perlu melakukan peninggian bangunan atau penggunaan pompa air tambahan untuk bertahan menghadapi frekuensi rob yang meningkat.

Upaya Penanganan dan Adaptasi

Berbagai langkah adaptasi dan mitigasi telah dijalankan, mulai dari pembangunan tanggul pesisir, peningkatan sistem drainase, hingga pengurangan ketergantungan terhadap air tanah. Pada saat yang sama, pemantauan pasang laut dan penurunan tanah terus dilakukan melalui teknologi survei geospasial modern seperti penginderaan jauh dan GPS presisi tinggi. Kombinasi kebijakan struktural dan non-struktural diperlukan untuk menahan laju dampak rob di masa mendatang.

Environesia Global Saraya

17 May 2023

environesia.co.id, Sukabumi - Menindaklanjuti kerjasama PT Environesia Global Saraya bersama Perhutani terkait Perijinan Pendirian Pabrik Serbuk Kayu Di Sukabumi Jawa Barat Tahun 2022 – PERHUTANI, Environesia menghadiri Rapat Koordinasi Pemeriksaan Formulir Kerangka Acuan (KA)) dalam rangka penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk Rencana Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu di RPH Hajuang Barat BKPH Lengkong, Kabupaten Sukabumi. Rapat ini diselenggarakan oleh Direktorat Pencegahan Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan (PDLUK), Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. pada Rabu, (17/5) secara daring melalui pranala Zoom Meeting.

Rapat ini dipimpin Kasubdit Pengembangan Sistem Kajian Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutana, Farid Mohammad, ST., M.Env, serta dihadiri oleh Tim Pakar, Instansi Pusat dan Instansi Daerah baik Instansi di Provinsi Jawa Barat maupun Instansi di Kab. Sukabumi. Tujuan dari rapat koordinasi tersebut untuk membahas langkah-langkah penyusunan AMDAL yang tepat dan komprehensif dalam rangka pembangunan pabrik serbuk kayu yang direncanakan.

Rapat ini bertujuan untuk merumuskan lingkup dan kedalam metode studi Amdal, sehingga dapat mengarahkan Analisa Dampak Lingkungan (ANDAL) berjalan dengan efektif dan efisien. Selanjutnya PT Environesia Global Saraya menindaklanjuti seluruh Saran, Pendapat, dan Tanggapan yang telah disampaikan oleh para peserta Rapat.

Environesia sebagai Lembaga Penyedia Jasa Penyusunan (LPJP) Amdal yang dipercaya oleh Perum Perhutani, berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik dalam proses penyusunan AMDAL ini, sehingga Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu yang direncanakan dapat memenuhi prinsip-prinsip pembangunan yang berwawasan lingkungan. (admin/dnx)

Environesia Global Saraya

12 May 2023

environesia.co.id, Sleman – Tepat 7 tahun pada 3 Mei 2023, Environesia sebagai perusahaan konsultan lingkungan terdepan di Indonesia, merayakan "7th Year Anniversary Environesia Melampaui Batas”. Dikarenakan berdekatan dengan masa libur Idul Fitri 1444 H  seremoni dilaksanakan pada Senin, 8 Mei 2023 di lantai 3 Grha Environesia dihadiri oleh seluruh tim Environesia Group.

Puncak acara dilakukan dengan pemotongan tumpeng bersama oleh Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc., beserta jajaran Direksi lain seperti Direktur Keuangan Ayu Ramayani, S.E.,M.Ak., Direktur Operasional & Pengembangan Bisnis Andi Muhammad Faisal, S.T. dan Manajer Konsultan Yusuf Wiryawan, S.T., M.Ling. Bertepatan dengan suasana bulan Syawwal, pada agenda tersebut dialnjutkan acara halal bi halal serta jamuan prasmanan untuk makan siang.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. mengungkapkan kebahagiannya melihat Environesia berhasil sampai ke titik tersebut, tidak lain karena dukungan tim yang selalu solid serta mitra kerja yang loyal.

Acara utama kemudian dilanjutkan dengan agenda Environesia Social Care, di mana Environesia membagikan 150 paket sembako kepada masyarakat yang tinggal di sekitar Grha Environesia, tepatnya di RW 42, Karangjati, Sinduadi, Mlati, Sleman. Ketua RW 42.

Rahmat Yunus selaku Kepala RW 42,mengungkapkan kebahagiannya karena Environesia dapat berbagi dengan masyarakat sekitar. Ia berharap agar Environesia semakin maju dan sukses serta dapat kembali berkolaborasi dengan masyarakat di masa depan.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat karena telah menerima keberadaan Environesia di lingkungannya. Ia berharap bahwa Environesia dapat terus hadir dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat di masa yang akan datang.

Dengan rangkaian kegiatan yang meriah, Environesia berhasil merayakan ulang tahun ke-7 dengan penuh kebahagiaan dan makna. Semoga Environesia terus memberikan solusi lingkungan yang berkelanjutan dan inovatif, serta dapat memperkuat kemitraan dan kontribusinya kepada masyarakat. (admin/dnx)

footer_epic

Ready to Collaborate with Us?

Dengan layanan konsultasi lingkungan dan uji laboratorium yang telah tersertifikasi KAN, Environesia siap menjadi solusi untuk kemudahan dan efisiensi waktu dengan output yang berkualitas