Leading the Way in

Environmental Insights

and Inspiration

Leading the Way in
Environmental Insights and Inspiration

Berapa Banyak Sampah yang Kita Hasilkan Setiap Hari?

Environesia Global Saraya

07 May 2025

Pernahkah kamu berpikir, ke mana perginya sampah yang kita buang setiap hari? Mungkin kita merasa, satu bungkus plastik atau sisa makanan yang kita buang hanyalah “sedikit”. Tapi jika dijumlahkan dari jutaan orang di satu kota, hasilnya bisa mencengangkan.

Faktanya, sampah rumah tangga, plastik sekali pakai, hingga limbah industri terus menumpuk setiap hari, menjadi salah satu masalah lingkungan terbesar di dunia saat ini.

Rata-Rata Produksi Sampah Per Hari

Menurut data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), rata-rata satu orang Indonesia menghasilkan sekitar 0,7–1 kg sampah per hari. Dengan jumlah penduduk lebih dari 270 juta jiwa, artinya Indonesia menghasilkan lebih dari 175.000 ton sampah setiap hari!

Sementara menurut laporan World Bank (2022):

  • Produksi sampah global mencapai 2,24 miliar ton per tahun

  • Itu setara dengan lebih dari 6 juta ton sampah setiap hari secara global

  • Diperkirakan akan meningkat menjadi 3,4 miliar ton per tahun pada 2050 jika tidak ada perubahan signifikan

Jenis Sampah yang Paling Banyak Dihasilkan

Berdasarkan data KLHK, komposisi sampah di Indonesia terbagi sebagai berikut:

  • Sampah sisa makanan: ± 40%

  • Plastik: ± 15%

  • Kertas: ± 12%

  • Kayu, kain, kaca, logam, dan lainnya: ± 33%

Yang mengejutkan, sebagian besar sampah sebenarnya bisa didaur ulang atau dikomposkan, namun masih berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA).

Dampak Nyata Sampah yang Kita Buang

Setiap kantong plastik yang dibuang sembarangan bisa:

  • Menyumbat saluran air dan menyebabkan banjir

  • Mengancam kehidupan laut ketika terbawa ke sungai dan laut

  • Menghasilkan mikroplastik yang masuk ke tubuh manusia melalui makanan

Bukan hanya itu, sampah organik yang membusuk di TPA menghasilkan gas metana, gas rumah kaca yang 25 kali lebih kuat dari karbon dioksida dalam memicu pemanasan global.

Apakah Kita Bisa Menguranginya?

Jawabannya: YA!

Mengurangi jumlah sampah yang kita hasilkan bukan hanya mungkin, tapi juga penting untuk dilakukan segera. Berikut beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan setiap hari:

  • Bawa tas belanja sendiri
  • Hindari plastik sekali pakai
  • Gunakan wadah makan dan botol minum yang bisa digunakan ulang
  • Komposkan sampah organik di rumah
  • Pilah sampah sejak dari sumber

Apa yang Bisa Dilakukan oleh Perusahaan atau Institusi?

Skala sampah tidak hanya berasal dari rumah tangga. Perusahaan, perkantoran, dan industri juga berperan besar dalam produksi limbah. Karena itu, langkah konkret seperti:

  • Audit sampah secara berkala

  • Menerapkan program pengelolaan limbah berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle)

  • Menggunakan jasa konsultan lingkungan untuk pengelolaan limbah yang sesuai regulasi

  • Edukasi internal kepada karyawan soal manajemen sampah

...dapat membantu mengurangi beban lingkungan secara signifikan.

Sampah adalah masalah kita bersama. Tanpa disadari, setiap orang menjadi penyumbang, sekaligus bisa menjadi bagian dari solusinya. Dengan memahami berapa banyak sampah yang kita hasilkan setiap hari, kita bisa mulai mengambil langkah sadar untuk mengurangi, memilah, dan mengelola sampah dengan lebih baik.

Ingin tahu bagaimana bisnis atau institusi Anda bisa mengelola limbah secara profesional dan ramah lingkungan?
Tim kami siap membantu Anda melakukan audit dan merancang solusi pengelolaan limbah yang efisien dan sesuai aturan.

Sumber referensi:

  • Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), 2023

  • World Bank Report: “What a Waste 2.0”, 2022

  • Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN)

Environesia Global Saraya

17 May 2023

environesia.co.id, Sukabumi - Menindaklanjuti kerjasama PT Environesia Global Saraya bersama Perhutani terkait Perijinan Pendirian Pabrik Serbuk Kayu Di Sukabumi Jawa Barat Tahun 2022 – PERHUTANI, Environesia menghadiri Rapat Koordinasi Pemeriksaan Formulir Kerangka Acuan (KA)) dalam rangka penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk Rencana Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu di RPH Hajuang Barat BKPH Lengkong, Kabupaten Sukabumi. Rapat ini diselenggarakan oleh Direktorat Pencegahan Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan (PDLUK), Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. pada Rabu, (17/5) secara daring melalui pranala Zoom Meeting.

Rapat ini dipimpin Kasubdit Pengembangan Sistem Kajian Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutana, Farid Mohammad, ST., M.Env, serta dihadiri oleh Tim Pakar, Instansi Pusat dan Instansi Daerah baik Instansi di Provinsi Jawa Barat maupun Instansi di Kab. Sukabumi. Tujuan dari rapat koordinasi tersebut untuk membahas langkah-langkah penyusunan AMDAL yang tepat dan komprehensif dalam rangka pembangunan pabrik serbuk kayu yang direncanakan.

Rapat ini bertujuan untuk merumuskan lingkup dan kedalam metode studi Amdal, sehingga dapat mengarahkan Analisa Dampak Lingkungan (ANDAL) berjalan dengan efektif dan efisien. Selanjutnya PT Environesia Global Saraya menindaklanjuti seluruh Saran, Pendapat, dan Tanggapan yang telah disampaikan oleh para peserta Rapat.

Environesia sebagai Lembaga Penyedia Jasa Penyusunan (LPJP) Amdal yang dipercaya oleh Perum Perhutani, berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik dalam proses penyusunan AMDAL ini, sehingga Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu yang direncanakan dapat memenuhi prinsip-prinsip pembangunan yang berwawasan lingkungan. (admin/dnx)

Environesia Global Saraya

12 May 2023

environesia.co.id, Sleman – Tepat 7 tahun pada 3 Mei 2023, Environesia sebagai perusahaan konsultan lingkungan terdepan di Indonesia, merayakan "7th Year Anniversary Environesia Melampaui Batas”. Dikarenakan berdekatan dengan masa libur Idul Fitri 1444 H  seremoni dilaksanakan pada Senin, 8 Mei 2023 di lantai 3 Grha Environesia dihadiri oleh seluruh tim Environesia Group.

Puncak acara dilakukan dengan pemotongan tumpeng bersama oleh Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc., beserta jajaran Direksi lain seperti Direktur Keuangan Ayu Ramayani, S.E.,M.Ak., Direktur Operasional & Pengembangan Bisnis Andi Muhammad Faisal, S.T. dan Manajer Konsultan Yusuf Wiryawan, S.T., M.Ling. Bertepatan dengan suasana bulan Syawwal, pada agenda tersebut dialnjutkan acara halal bi halal serta jamuan prasmanan untuk makan siang.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. mengungkapkan kebahagiannya melihat Environesia berhasil sampai ke titik tersebut, tidak lain karena dukungan tim yang selalu solid serta mitra kerja yang loyal.

Acara utama kemudian dilanjutkan dengan agenda Environesia Social Care, di mana Environesia membagikan 150 paket sembako kepada masyarakat yang tinggal di sekitar Grha Environesia, tepatnya di RW 42, Karangjati, Sinduadi, Mlati, Sleman. Ketua RW 42.

Rahmat Yunus selaku Kepala RW 42,mengungkapkan kebahagiannya karena Environesia dapat berbagi dengan masyarakat sekitar. Ia berharap agar Environesia semakin maju dan sukses serta dapat kembali berkolaborasi dengan masyarakat di masa depan.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat karena telah menerima keberadaan Environesia di lingkungannya. Ia berharap bahwa Environesia dapat terus hadir dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat di masa yang akan datang.

Dengan rangkaian kegiatan yang meriah, Environesia berhasil merayakan ulang tahun ke-7 dengan penuh kebahagiaan dan makna. Semoga Environesia terus memberikan solusi lingkungan yang berkelanjutan dan inovatif, serta dapat memperkuat kemitraan dan kontribusinya kepada masyarakat. (admin/dnx)

footer_epic

Ready to Collaborate with Us?

Dengan layanan konsultasi lingkungan dan uji laboratorium yang telah tersertifikasi KAN, Environesia siap menjadi solusi untuk kemudahan dan efisiensi waktu dengan output yang berkualitas