Leading the Way in

Environmental Insights

and Inspiration

Leading the Way in
Environmental Insights and Inspiration

Bagaimana Terjadinya Angin Puting Beliung? Ini Proses, Penyebab, dan Ciri-Cirinya

Environesia Global Saraya

16 April 2026

Angin puting beliung merupakan salah satu fenomena cuaca ekstrem yang sering terjadi di wilayah tropis, termasuk Indonesia. Kejadian ini biasanya muncul secara tiba-tiba, berdurasi singkat, namun dapat menimbulkan kerusakan signifikan pada permukiman dan lingkungan sekitar. Memahami bagaimana angin puting beliung terbentuk menjadi penting agar masyarakat dapat lebih waspada dan mengenali tanda-tanda awalnya.

Apa Itu Angin Puting Beliung

Angin puting beliung adalah pusaran angin berkecepatan tinggi yang bergerak secara berputar membentuk kolom vertikal dari dasar awan hingga mencapai permukaan bumi. Fenomena ini umumnya berasal dari awan cumulonimbus dan termasuk dalam kategori badai lokal dengan durasi singkat, biasanya hanya berlangsung beberapa menit. Meskipun skalanya tidak sebesar tornado di wilayah subtropis, angin puting beliung tetap memiliki kekuatan yang cukup untuk merusak bangunan ringan, menumbangkan pohon, serta mengangkat benda-benda di sekitarnya.

Proses Terjadinya Angin Puting Beliung

Angin puting beliung terbentuk dari sistem awan badai yang dikenal sebagai awan cumulonimbus. Proses ini melibatkan interaksi kompleks antara suhu udara, tekanan, dan pergerakan angin di atmosfer. Tahapan pembentukannya secara umum adalah sebagai berikut:
  1. Pemanasan permukaan bumi
    Pada siang hari, permukaan bumi menerima panas dari matahari. Udara di dekat permukaan menjadi lebih hangat dan naik ke atas (konveksi).
  2. Terbentuknya awan cumulonimbus
    Udara hangat yang naik akan bertemu dengan udara dingin di lapisan atas atmosfer. Perbedaan suhu ini menyebabkan terbentuknya awan cumulonimbus yang menjulang tinggi.
  3. Perbedaan kecepatan dan arah angin (wind shear)
    Di dalam awan, terdapat perbedaan kecepatan dan arah angin antara lapisan bawah dan atas. Kondisi ini dapat memicu terbentuknya pusaran udara horizontal.
  4. Pembentukan pusaran vertikal
    Arus udara naik yang kuat akan mengangkat pusaran horizontal tersebut menjadi vertikal. Inilah awal terbentuknya kolom udara berputar.
  5. Terbentuknya puting beliung
    Jika pusaran ini semakin kuat dan mencapai permukaan bumi, maka terbentuklah angin puting beliung dengan ciri khas berupa kolom udara berputar yang menyentuh tanah.

Penyebab Angin Puting Beliung

Angin puting beliung tidak terjadi secara acak, melainkan dipicu oleh beberapa faktor utama di atmosfer, antara lain:
  • Perbedaan suhu yang ekstrem antara permukaan bumi dan lapisan atas atmosfer
  • Kelembapan udara yang tinggi, terutama setelah hujan atau di musim pancaroba
  • Ketidakstabilan atmosfer, yang memicu pertumbuhan awan badai
  • Adanya wind shear, yaitu perubahan arah dan kecepatan angin secara vertikal
  • Topografi lokal, seperti dataran terbuka yang memungkinkan pergerakan angin lebih bebas
Di Indonesia, fenomena ini lebih sering terjadi pada masa peralihan musim (pancaroba), ketika kondisi atmosfer cenderung tidak stabil.

Ciri-Ciri Angin Puting Beliung

Meskipun sering terjadi secara mendadak, angin puting beliung umumnya memiliki tanda-tanda awal yang dapat dikenali:
  • Munculnya awan gelap tebal yang menjulang tinggi (cumulonimbus)
  • Udara terasa panas dan lembap sebelum kejadian
  • Angin bertiup tidak stabil, kadang tiba-tiba menjadi kencang
  • Hujan deras disertai petir
  • Suara gemuruh atau dengungan sebelum pusaran terlihat
  • Adanya pusaran debu atau benda ringan yang mulai terangkat
Ciri-ciri ini biasanya muncul dalam waktu singkat, sehingga kewaspadaan menjadi faktor penting dalam mengurangi risiko.

Dampak yang Ditimbulkan Angin Puting Beliung

Angin puting beliung dapat menyebabkan berbagai dampak, terutama dalam skala lokal, seperti:
  • Kerusakan pada rumah dan bangunan ringan
  • Pohon tumbang dan gangguan jaringan listrik
  • Risiko cedera akibat benda terbang
  • Gangguan aktivitas masyarakat
Meski durasinya relatif singkat (umumnya kurang dari 10 menit), kekuatan angin dapat mencapai lebih dari 60 km/jam dan cukup untuk menyebabkan kerusakan serius.
Angin puting beliung terbentuk melalui proses atmosfer yang melibatkan pemanasan permukaan, pembentukan awan cumulonimbus, serta interaksi angin yang kompleks. Faktor seperti kelembapan tinggi, perbedaan suhu ekstrem, dan ketidakstabilan udara menjadi pemicu utama terjadinya fenomena ini. Dengan memahami proses, penyebab, dan ciri-cirinya, masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejadian angin puting beliung, terutama saat kondisi cuaca tidak menentu.

Environesia Global Saraya

17 May 2023

environesia.co.id, Sukabumi - Menindaklanjuti kerjasama PT Environesia Global Saraya bersama Perhutani terkait Perijinan Pendirian Pabrik Serbuk Kayu Di Sukabumi Jawa Barat Tahun 2022 – PERHUTANI, Environesia menghadiri Rapat Koordinasi Pemeriksaan Formulir Kerangka Acuan (KA)) dalam rangka penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk Rencana Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu di RPH Hajuang Barat BKPH Lengkong, Kabupaten Sukabumi. Rapat ini diselenggarakan oleh Direktorat Pencegahan Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan (PDLUK), Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. pada Rabu, (17/5) secara daring melalui pranala Zoom Meeting.

Rapat ini dipimpin Kasubdit Pengembangan Sistem Kajian Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutana, Farid Mohammad, ST., M.Env, serta dihadiri oleh Tim Pakar, Instansi Pusat dan Instansi Daerah baik Instansi di Provinsi Jawa Barat maupun Instansi di Kab. Sukabumi. Tujuan dari rapat koordinasi tersebut untuk membahas langkah-langkah penyusunan AMDAL yang tepat dan komprehensif dalam rangka pembangunan pabrik serbuk kayu yang direncanakan.

Rapat ini bertujuan untuk merumuskan lingkup dan kedalam metode studi Amdal, sehingga dapat mengarahkan Analisa Dampak Lingkungan (ANDAL) berjalan dengan efektif dan efisien. Selanjutnya PT Environesia Global Saraya menindaklanjuti seluruh Saran, Pendapat, dan Tanggapan yang telah disampaikan oleh para peserta Rapat.

Environesia sebagai Lembaga Penyedia Jasa Penyusunan (LPJP) Amdal yang dipercaya oleh Perum Perhutani, berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik dalam proses penyusunan AMDAL ini, sehingga Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu yang direncanakan dapat memenuhi prinsip-prinsip pembangunan yang berwawasan lingkungan. (admin/dnx)

Environesia Global Saraya

12 May 2023

environesia.co.id, Sleman – Tepat 7 tahun pada 3 Mei 2023, Environesia sebagai perusahaan konsultan lingkungan terdepan di Indonesia, merayakan "7th Year Anniversary Environesia Melampaui Batas”. Dikarenakan berdekatan dengan masa libur Idul Fitri 1444 H  seremoni dilaksanakan pada Senin, 8 Mei 2023 di lantai 3 Grha Environesia dihadiri oleh seluruh tim Environesia Group.

Puncak acara dilakukan dengan pemotongan tumpeng bersama oleh Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc., beserta jajaran Direksi lain seperti Direktur Keuangan Ayu Ramayani, S.E.,M.Ak., Direktur Operasional & Pengembangan Bisnis Andi Muhammad Faisal, S.T. dan Manajer Konsultan Yusuf Wiryawan, S.T., M.Ling. Bertepatan dengan suasana bulan Syawwal, pada agenda tersebut dialnjutkan acara halal bi halal serta jamuan prasmanan untuk makan siang.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. mengungkapkan kebahagiannya melihat Environesia berhasil sampai ke titik tersebut, tidak lain karena dukungan tim yang selalu solid serta mitra kerja yang loyal.

Acara utama kemudian dilanjutkan dengan agenda Environesia Social Care, di mana Environesia membagikan 150 paket sembako kepada masyarakat yang tinggal di sekitar Grha Environesia, tepatnya di RW 42, Karangjati, Sinduadi, Mlati, Sleman. Ketua RW 42.

Rahmat Yunus selaku Kepala RW 42,mengungkapkan kebahagiannya karena Environesia dapat berbagi dengan masyarakat sekitar. Ia berharap agar Environesia semakin maju dan sukses serta dapat kembali berkolaborasi dengan masyarakat di masa depan.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat karena telah menerima keberadaan Environesia di lingkungannya. Ia berharap bahwa Environesia dapat terus hadir dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat di masa yang akan datang.

Dengan rangkaian kegiatan yang meriah, Environesia berhasil merayakan ulang tahun ke-7 dengan penuh kebahagiaan dan makna. Semoga Environesia terus memberikan solusi lingkungan yang berkelanjutan dan inovatif, serta dapat memperkuat kemitraan dan kontribusinya kepada masyarakat. (admin/dnx)

footer_epic

Ready to Collaborate with Us?

Dengan layanan konsultasi lingkungan dan uji laboratorium yang telah tersertifikasi KAN, Environesia siap menjadi solusi untuk kemudahan dan efisiensi waktu dengan output yang berkualitas