Leading the Way in

Environmental Insights

and Inspiration

Leading the Way in
Environmental Insights and Inspiration

Apakah Mobil Listrik Benar-Benar Ramah Lingkungan? Ini Faktanya

Environesia Global Saraya

21 November 2025

Mobil listrik kini menjadi simbol masa depan transportasi. Banyak yang menganggapnya sebagai solusi hijau untuk mengurangi polusi udara dan emisi karbon. Namun, apakah mobil listrik benar-benar ramah lingkungan? Untuk menjawabnya, kita perlu melihat seluruh tahapan penting mulai dari produksi, penggunaan, hingga daur ulang.

Produksi Baterai Masih Menyumbang Emisi Besar

Salah satu tantangan utama mobil listrik adalah proses pembuatan baterai yang membutuhkan energi tinggi. Penambangan litium, nikel, dan kobalt memerlukan proses industri besar dan menghasilkan emisi yang cukup signifikan. Fakta singkat tentang produksi baterai:

  • Emisi awal mobil listrik lebih tinggi dibanding mobil BBM.

  • Mayoritas emisi berasal dari produksi baterai, bukan dari komponen mobil lainnya.

  • Energi yang digunakan untuk produksi masih banyak yang berasal dari sumber fosil.

Meski begitu, emisi tinggi pada awal produksi biasanya dapat tertutupi seiring penggunaan karena mobil listrik tidak menghasilkan emisi knalpot.

Emisi Penggunaan Lebih Rendah Dibanding Mobil BBM

Setelah digunakan, mobil listrik cenderung jauh lebih efisien. Motor listrik tidak membutuhkan pembakaran bahan bakar sehingga tidak menghasilkan emisi langsung. Keunggulan saat digunakan:

  • Nol emisi knalpot.

  • Motor listrik lebih efisien dalam mengubah energi menjadi gerak.

  • Lebih hemat energi dibandingkan mesin bensin atau diesel.

Hal ini membuat mobil listrik tetap unggul dalam penggunaan jangka panjang, terutama di kota-kota yang memiliki masalah polusi udara.

Sumber Listrik Menentukan Tingkat Ramah Lingkungan

Mobil listrik memang tidak mengeluarkan asap, tetapi proses pengisian dayanya tetap menghasilkan emisi jika listrik berasal dari pembangkit fosil. Pengaruh sumber listrik:

  • Listrik dari energi terbarukan membuat emisi mobil listrik sangat rendah.

  • Jika listrik berasal dari batu bara, emisi tetap ada tapi masih lebih rendah dibandingkan mobil BBM.

  • Semakin efisien pembangkit listrik, semakin kecil jejak karbon mobil listrik.

Walaupun begitu, total emisi penggunaan mobil listrik umumnya tetap berada di bawah mobil berbahan bakar minyak.

Baterai Bisa Didaur Ulang dan Tidak Selalu Menjadi Limbah

Teknologi daur ulang baterai terus berkembang, sehingga bahan seperti litium dan nikel bisa dipulihkan. Baterai bekas juga dapat digunakan untuk penyimpanan energi di sektor lain. Perkembangan positif: 

  • Teknologi daur ulang semakin efisien.

  • Baterai bekas bisa dipakai lagi di sistem penyimpanan energi.

  • Regulasi pengelolaan baterai semakin diperketat di banyak negara.

Mobil listrik memang bukan tanpa masalah, terutama di tahap produksi baterai. Namun, secara keseluruhan, mobil listrik tetap lebih ramah lingkungan dalam jangka panjang karena emisi penggunaan yang jauh lebih rendah. Total emisi mobil listrik lebih rendah dibanding mobil BBM. Namun dua hal yang perlu dipertimbangkan yaitu emisi produksi baterai yang tinggi dan efek lingkungan sangat dipengaruhi oleh sumber listrik untuk pengisian daya.
Mobil listrik bisa menjadi pilihan transportasi yang lebih bersih, terutama jika produksi energi semakin mengarah ke sumber terbarukan.

Environesia Global Saraya

17 May 2023

environesia.co.id, Sukabumi - Menindaklanjuti kerjasama PT Environesia Global Saraya bersama Perhutani terkait Perijinan Pendirian Pabrik Serbuk Kayu Di Sukabumi Jawa Barat Tahun 2022 – PERHUTANI, Environesia menghadiri Rapat Koordinasi Pemeriksaan Formulir Kerangka Acuan (KA)) dalam rangka penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk Rencana Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu di RPH Hajuang Barat BKPH Lengkong, Kabupaten Sukabumi. Rapat ini diselenggarakan oleh Direktorat Pencegahan Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan (PDLUK), Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. pada Rabu, (17/5) secara daring melalui pranala Zoom Meeting.

Rapat ini dipimpin Kasubdit Pengembangan Sistem Kajian Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutana, Farid Mohammad, ST., M.Env, serta dihadiri oleh Tim Pakar, Instansi Pusat dan Instansi Daerah baik Instansi di Provinsi Jawa Barat maupun Instansi di Kab. Sukabumi. Tujuan dari rapat koordinasi tersebut untuk membahas langkah-langkah penyusunan AMDAL yang tepat dan komprehensif dalam rangka pembangunan pabrik serbuk kayu yang direncanakan.

Rapat ini bertujuan untuk merumuskan lingkup dan kedalam metode studi Amdal, sehingga dapat mengarahkan Analisa Dampak Lingkungan (ANDAL) berjalan dengan efektif dan efisien. Selanjutnya PT Environesia Global Saraya menindaklanjuti seluruh Saran, Pendapat, dan Tanggapan yang telah disampaikan oleh para peserta Rapat.

Environesia sebagai Lembaga Penyedia Jasa Penyusunan (LPJP) Amdal yang dipercaya oleh Perum Perhutani, berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik dalam proses penyusunan AMDAL ini, sehingga Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu yang direncanakan dapat memenuhi prinsip-prinsip pembangunan yang berwawasan lingkungan. (admin/dnx)

Environesia Global Saraya

12 May 2023

environesia.co.id, Sleman – Tepat 7 tahun pada 3 Mei 2023, Environesia sebagai perusahaan konsultan lingkungan terdepan di Indonesia, merayakan "7th Year Anniversary Environesia Melampaui Batas”. Dikarenakan berdekatan dengan masa libur Idul Fitri 1444 H  seremoni dilaksanakan pada Senin, 8 Mei 2023 di lantai 3 Grha Environesia dihadiri oleh seluruh tim Environesia Group.

Puncak acara dilakukan dengan pemotongan tumpeng bersama oleh Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc., beserta jajaran Direksi lain seperti Direktur Keuangan Ayu Ramayani, S.E.,M.Ak., Direktur Operasional & Pengembangan Bisnis Andi Muhammad Faisal, S.T. dan Manajer Konsultan Yusuf Wiryawan, S.T., M.Ling. Bertepatan dengan suasana bulan Syawwal, pada agenda tersebut dialnjutkan acara halal bi halal serta jamuan prasmanan untuk makan siang.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. mengungkapkan kebahagiannya melihat Environesia berhasil sampai ke titik tersebut, tidak lain karena dukungan tim yang selalu solid serta mitra kerja yang loyal.

Acara utama kemudian dilanjutkan dengan agenda Environesia Social Care, di mana Environesia membagikan 150 paket sembako kepada masyarakat yang tinggal di sekitar Grha Environesia, tepatnya di RW 42, Karangjati, Sinduadi, Mlati, Sleman. Ketua RW 42.

Rahmat Yunus selaku Kepala RW 42,mengungkapkan kebahagiannya karena Environesia dapat berbagi dengan masyarakat sekitar. Ia berharap agar Environesia semakin maju dan sukses serta dapat kembali berkolaborasi dengan masyarakat di masa depan.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat karena telah menerima keberadaan Environesia di lingkungannya. Ia berharap bahwa Environesia dapat terus hadir dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat di masa yang akan datang.

Dengan rangkaian kegiatan yang meriah, Environesia berhasil merayakan ulang tahun ke-7 dengan penuh kebahagiaan dan makna. Semoga Environesia terus memberikan solusi lingkungan yang berkelanjutan dan inovatif, serta dapat memperkuat kemitraan dan kontribusinya kepada masyarakat. (admin/dnx)

footer_epic

Ready to Collaborate with Us?

Dengan layanan konsultasi lingkungan dan uji laboratorium yang telah tersertifikasi KAN, Environesia siap menjadi solusi untuk kemudahan dan efisiensi waktu dengan output yang berkualitas