Leading the Way in

Environmental Insights

and Inspiration

Leading the Way in
Environmental Insights and Inspiration

Apa Itu Petasol? Sampah Plastik Menjadi Solar Ramah Lingkungan

Environesia Global Saraya

02 December 2025

Apa itu Petasol

Petasol adalah bahan bakar (BBM) diesel/solar alternatif yang diproduksi dari limbah plastik. Teknologi yang dipakai pada petasol disebut fast pyrolysis (kadang disebut “Faspol 5.0”) yakni proses pemanasan plastik di kondisi tertentu sehingga plastik terurai dan diubah menjadi cairan hidrokarbon yang kemudian diolah menjadi bahan bakar. Inisiatif ini dikembangkan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang bekerja sama dengan pemerintah daerah dan kelompok Bank Sampah Banjarnegara contohnya di wilayah Jawa Tengah: Banjarnegara dan Semarang.

Fakta Kualitas dan Potensi Lingkungan Petasol

Hasil uji laboratorium menunjukkan Petasol memiliki Cetane Number (CN) 54 yang mana lebih tinggi dari standar minimum solar biasa (sekitar CN 51). CN yang lebih tinggi menunjukkan bahwa bahan bakar tersebut memiliki kualitas pembakaran yang baik untuk mesin diesel. Proses produksi dari sampah plastik ke Petasol cukup efisien. Menurut data BRIN, efisiensi konversi input ke output bisa mencapai sekitar 60% artinya dari 100 kg plastik bisa dihasilkan lebih dari 60 liter Petasol. Dengan memanfaatkan plastik residu (plastik rumah tangga, kresek, sachet, dll) yang sering jadi masalah lingkungan inovasi ini mendukung prinsip ekonomi sirkular yaitu limbah menjadi sumber daya, bukan hanya dibuang. Di beberapa wilayah, Petasol sudah dipakai untuk alat pertanian, kapal nelayan, dan bahkan kendaraan diesel. Hal ini menunjukkan bahwa bahan bakar ini bukan sekadar ide, tapi sudah dalam tahap implementasi.

Potensi Lingkungan dan Kelebihan dari Petasol

Mengurangi volume limbah plastik
Banyak plastik terutama jenis yang sulit didaur ulang secara mekanis ketika diolah memakai pirolisis bisa diubah menjadi bahan bakar. Dengan demikian, Petasol membantu “mengubah limbah jadi sumber daya,” mengurangi tumpukan plastik di tempat pembuangan atau lingkungan.

Mengurangi jejak energi dibanding pembuatan bahan plastik berbasis fosil baru
Sebuah studi pada pirolisis plastik campuran menunjukkan bahwa menggunakan limbah plastik sebagai bahan baku mengurangi konsumsi energi dan jejak supply-chain dibanding proses konvensional yang memproduksi plastik dari bahan baku fosil.

Menggantikan sebagian solar fosil dengan bahan bakar alternatif
Petasol telah diuji sebagai BBM diesel untuk alat mesin pertanian (alsintan), perahu nelayan, dan diesel engine lain. Dengan capacitas seperti itu, Petasol bisa membantu mengurangi ketergantungan pada solar fosil terutama di area rural atau daerah dengan kebutuhan tinggi.

Efisiensi konversi relatif tinggi (mengubah plastik menjadi bahan bakar)
Berdasarkan riset dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), efisiensi produksi Petasol bisa mencapai sekitar 60%. Artinya dari 100 kg plastik bisa dihasilkan sekitar 60 liter bahan bakar.

Pengurangan dampak negatif dari landfill/incineration tradisional
Sebuah kajian global terhadap pirolisis plastik menunjukkan bahwa dibandingkan membuang plastik ke landfill atau membakarnya terbuka pirolisis dan konversi menjadi “fuel-oil” bisa memiliki dampak lingkungan yang lebih kecil. 

Potensi Risiko dan Tantangan Lingkungan dari Petasol

Proses pirolisis bisa menghasilkan limbah padat, gas, atau tar 
Teknologi pirolisis bukan tanpa risiko. Bila tidak dikelola dengan baik, misalnya kontrol suhu atau ventilasi buruk bisa muncul tar atau gas beracun. Ini bisa berdampak negatif terhadap udara dan kesehatan.

Variasi plastik & kontaminasi menurunkan efisiensi dan kualitas bahan bakar
Tidak semua plastik cocok, plastik jenis tertentu atau plastik tercemar (misalnya campuran material, residu makanan, logam, tinta) bisa menurunkan hasil pirolisis dan membuat hasilnya kurang stabil atau lebih berpolusi.

Pembakaran bahan bakar tetap menghasilkan emisi
Petasol adalah bahan bakar hidrokarbon ketika dibakar di mesin diesel, tetap akan menghasilkan CO₂, partikulat, dan polutan udara lain seperti sulfur atau hidrokarbon tak terbakar. Artinya, meskipun limbah plastik berkurang, Petasol bukanlah energi “bersih” seperti energi terbarukan (surya, angin, dan lain-lain).
Skala dan distribusi masih terbatas
Saat ini adopsi Petasol baru di beberapa lokasi/rintisan. Untuk memiliki dampak besar terhadap polusi plastik nasional atau global, dibutuhkan skala besar, regulasi, dan konsistensi yang belum tentu mudah dijalankan.

Energi dan karbon dari supply-chain pengolahan
Meskipun pirolisis mengurangi kebutuhan feedstock fosil baru, prosesnya tetap memakai energi (listrik, panas, transportasi, dan sebagainya). Sebuah analisis pada pirolisis plastik campuran menemukan bahwa meskipun lebih efisien dalam beberapa aspek, supply-chain tetap menyumbang konsumsi energi meskipun secara agregat lebih rendah dibanding metode konvensional.

Environesia Global Saraya

17 May 2023

environesia.co.id, Sukabumi - Menindaklanjuti kerjasama PT Environesia Global Saraya bersama Perhutani terkait Perijinan Pendirian Pabrik Serbuk Kayu Di Sukabumi Jawa Barat Tahun 2022 – PERHUTANI, Environesia menghadiri Rapat Koordinasi Pemeriksaan Formulir Kerangka Acuan (KA)) dalam rangka penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk Rencana Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu di RPH Hajuang Barat BKPH Lengkong, Kabupaten Sukabumi. Rapat ini diselenggarakan oleh Direktorat Pencegahan Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan (PDLUK), Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. pada Rabu, (17/5) secara daring melalui pranala Zoom Meeting.

Rapat ini dipimpin Kasubdit Pengembangan Sistem Kajian Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutana, Farid Mohammad, ST., M.Env, serta dihadiri oleh Tim Pakar, Instansi Pusat dan Instansi Daerah baik Instansi di Provinsi Jawa Barat maupun Instansi di Kab. Sukabumi. Tujuan dari rapat koordinasi tersebut untuk membahas langkah-langkah penyusunan AMDAL yang tepat dan komprehensif dalam rangka pembangunan pabrik serbuk kayu yang direncanakan.

Rapat ini bertujuan untuk merumuskan lingkup dan kedalam metode studi Amdal, sehingga dapat mengarahkan Analisa Dampak Lingkungan (ANDAL) berjalan dengan efektif dan efisien. Selanjutnya PT Environesia Global Saraya menindaklanjuti seluruh Saran, Pendapat, dan Tanggapan yang telah disampaikan oleh para peserta Rapat.

Environesia sebagai Lembaga Penyedia Jasa Penyusunan (LPJP) Amdal yang dipercaya oleh Perum Perhutani, berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik dalam proses penyusunan AMDAL ini, sehingga Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu yang direncanakan dapat memenuhi prinsip-prinsip pembangunan yang berwawasan lingkungan. (admin/dnx)

Environesia Global Saraya

12 May 2023

environesia.co.id, Sleman – Tepat 7 tahun pada 3 Mei 2023, Environesia sebagai perusahaan konsultan lingkungan terdepan di Indonesia, merayakan "7th Year Anniversary Environesia Melampaui Batas”. Dikarenakan berdekatan dengan masa libur Idul Fitri 1444 H  seremoni dilaksanakan pada Senin, 8 Mei 2023 di lantai 3 Grha Environesia dihadiri oleh seluruh tim Environesia Group.

Puncak acara dilakukan dengan pemotongan tumpeng bersama oleh Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc., beserta jajaran Direksi lain seperti Direktur Keuangan Ayu Ramayani, S.E.,M.Ak., Direktur Operasional & Pengembangan Bisnis Andi Muhammad Faisal, S.T. dan Manajer Konsultan Yusuf Wiryawan, S.T., M.Ling. Bertepatan dengan suasana bulan Syawwal, pada agenda tersebut dialnjutkan acara halal bi halal serta jamuan prasmanan untuk makan siang.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. mengungkapkan kebahagiannya melihat Environesia berhasil sampai ke titik tersebut, tidak lain karena dukungan tim yang selalu solid serta mitra kerja yang loyal.

Acara utama kemudian dilanjutkan dengan agenda Environesia Social Care, di mana Environesia membagikan 150 paket sembako kepada masyarakat yang tinggal di sekitar Grha Environesia, tepatnya di RW 42, Karangjati, Sinduadi, Mlati, Sleman. Ketua RW 42.

Rahmat Yunus selaku Kepala RW 42,mengungkapkan kebahagiannya karena Environesia dapat berbagi dengan masyarakat sekitar. Ia berharap agar Environesia semakin maju dan sukses serta dapat kembali berkolaborasi dengan masyarakat di masa depan.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat karena telah menerima keberadaan Environesia di lingkungannya. Ia berharap bahwa Environesia dapat terus hadir dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat di masa yang akan datang.

Dengan rangkaian kegiatan yang meriah, Environesia berhasil merayakan ulang tahun ke-7 dengan penuh kebahagiaan dan makna. Semoga Environesia terus memberikan solusi lingkungan yang berkelanjutan dan inovatif, serta dapat memperkuat kemitraan dan kontribusinya kepada masyarakat. (admin/dnx)

footer_epic

Ready to Collaborate with Us?

Dengan layanan konsultasi lingkungan dan uji laboratorium yang telah tersertifikasi KAN, Environesia siap menjadi solusi untuk kemudahan dan efisiensi waktu dengan output yang berkualitas