Environesia Global Saraya
27 November 2025
Biodiversitas atau keanekaragaman hayati adalah salah satu fondasi paling penting bagi keberlangsungan hidup manusia dan stabilitas bumi. Istilah ini merujuk pada variasi seluruh bentuk kehidupan mulai dari gen, spesies, hingga ekosistem. Meski sering dibahas, biodiversitas semakin terancam akibat aktivitas manusia, perubahan iklim, dan degradasi lingkungan. Laporan Global Assessment dari Intergovernmental Science-Policy Platform on Biodiversity and Ecosystem Services (IPBES) menyebut lebih dari 1 juta spesies berisiko punah jika tidak ada perubahan kebijakan dan perilaku manusia. Untuk memahami urgensinya, berikut penjelasan lengkap mengenai pengertian, jenis, dan manfaat biodiversitas.
Biodiversitas adalah seluruh variasi makhluk hidup yang terdapat di bumi, termasuk perbedaan genetik dalam spesies, ragam spesies yang hidup di berbagai wilayah, serta keragaman ekosistem tempat mereka berinteraksi. Secara ilmiah, konsep ini menggambarkan betapa kompleks dan saling terhubungnya kehidupan. Semakin tinggi tingkat keanekaragaman hayati, semakin stabil suatu lingkungan dalam menghadapi perubahan dan tekanan eksternal.
Biodiversitas dapat dikategorikan ke dalam tiga jenis utama:
Keanekaragaman Genetik
Merupakan variasi sifat genetik dalam satu spesies. Contohnya berbagai varietas padi, jagung, atau perbedaan genetik antar populasi hewan. Keanekaragaman genetik menentukan ketahanan spesies terhadap penyakit, perubahan iklim, atau kondisi lingkungan.
Keanekaragaman Spesies
Mengacu pada jumlah dan variasi spesies yang hidup dalam suatu kawasan. Indonesia dikenal sebagai salah satu negara megadiverse yang memiliki lebih dari 17.000 pulau, lebih dari 700 spesies mamalia, serta ribuan spesies flora dan fauna endemik.
Keanekaragaman Ekosistem
Meliputi berbagai tipe ekosistem seperti hutan hujan tropis, padang lamun, terumbu karang, rawa gambut, hingga pegunungan. Setiap ekosistem memiliki fungsi ekologis yang berbeda dan sangat penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan.
Biodiversitas bukan hanya penting bagi alam, tetapi juga berperan besar dalam mendukung kehidupan manusia. Manfaatnya meliputi:
A. Manfaat Ekologis
Menjaga keseimbangan ekosistem seperti siklus air, siklus karbon, dan kesuburan tanah.
Mencegah bencana ekologis, misalnya hancurnya terumbu karang dapat meningkatkan abrasi dan kerusakan pesisir.
Mendukung penyerbukan tanaman, terutama oleh lebah dan serangga, yang menurut FAO menyumbang lebih dari 35% produksi pangan global.
B. Manfaat Ekonomi
Sumber bahan pangan, termasuk tanaman pertanian, hewan ternak, dan hasil laut.
Sumber obat-obatan, dimana WHO mencatat sekitar 80% penduduk dunia memanfaatkan tanaman obat tradisional.
Mendukung sektor pariwisata, terutama ekowisata di kawasan konservasi.
C. Manfaat Sosial dan Budaya
Banyak masyarakat adat dan lokal menggantungkan identitas serta praktik budaya mereka pada keberadaan flora dan fauna tertentu. Pelestarian biodiversitas berarti menjaga warisan budaya dan kearifan lokal.
D. Penjelasan Tambahan
Ketika biodiversitas menurun, ketahanan alam terhadap perubahan iklim ikut melemah. Lahan yang kehilangan keanekaragaman biologis lebih rentan terhadap erosi, banjir, dan gangguan hama. Karena itu, melindungi biodiversitas berarti melindungi stabilitas lingkungan untuk jangka panjang.
Biodiversitas adalah aset penting bagi keberlanjutan hidup manusia dan bumi. Dengan memahami pengertian, jenis, serta manfaatnya, kita dapat melihat bahwa krisis keanekaragaman hayati bukan sekadar isu ekologis, tetapi juga isu ekonomi, sosial, dan kesehatan masyarakat. Upaya konservasi dan pengelolaan sumber daya alam yang lebih bijak menjadi kunci untuk menjaga keberlangsungan biodiversitas bagi generasi mendatang.
Environesia Global Saraya
17 May 2023
Environesia Global Saraya
12 May 2023
Dengan layanan konsultasi lingkungan dan uji laboratorium yang telah tersertifikasi KAN, Environesia siap menjadi solusi untuk kemudahan dan efisiensi waktu dengan output yang berkualitas