Leading the Way in

Environmental Insights

and Inspiration

Leading the Way in
Environmental Insights and Inspiration

7 Teknologi Ramah Lingkungan yang Akan Mengubah Dunia Usaha

Environesia Global Saraya

05 May 2025

Di era krisis iklim dan meningkatnya kesadaran konsumen terhadap keberlanjutan, teknologi ramah lingkungan bukan lagi pilihan tambahan — tapi menjadi strategi inti dalam dunia usaha modern. Banyak perusahaan global dan lokal mulai mengadopsi teknologi hijau untuk mengurangi jejak karbon, meningkatkan efisiensi, dan memenangkan kepercayaan pasar.

Artikel ini membahas 7 teknologi ramah lingkungan (green technology) yang diprediksi akan mengubah arah dunia bisnis dalam waktu dekat — mulai dari energi hingga manajemen limbah.

1. Energi Terbarukan (Renewable Energy)

Energi surya, angin, dan hidro kini menjadi tulang punggung transisi menuju bisnis berkelanjutan. Banyak perusahaan sudah memasang panel surya di atap kantor atau pabrik untuk menghemat biaya listrik sekaligus mengurangi emisi karbon.

2. Internet of Things (IoT) untuk Efisiensi Energi

IoT memungkinkan perusahaan memantau penggunaan energi secara real-time, mengatur pencahayaan, pendingin ruangan, dan mesin produksi secara otomatis berdasarkan kebutuhan. Hasilnya: efisiensi energi dan pengurangan limbah operasional.

3. Kendaraan Listrik untuk Logistik dan Operasional

Dengan harga bahan bakar yang terus meningkat dan regulasi emisi yang semakin ketat, banyak bisnis mulai beralih ke kendaraan listrik (EV) untuk operasional harian, pengantaran barang, hingga transportasi karyawan.

4. Teknologi Daur Ulang & Circular Economy

Inovasi dalam pengolahan limbah, pemisahan material, dan penggunaan kembali bahan baku membuka peluang besar bagi bisnis yang ingin beroperasi dalam sistem ekonomi sirkular. Teknologi ini memungkinkan perusahaan mengurangi sampah, menghemat biaya bahan baku, dan membuka lini bisnis baru.

5. Material Bangunan Ramah Lingkungan

Dunia konstruksi dan properti mulai beralih ke material bangunan hijau seperti bata ringan, panel daur ulang, cat rendah VOC, dan bambu komposit. Teknologi ini tidak hanya mengurangi emisi karbon dari proses produksi, tapi juga meningkatkan kualitas ruang dan efisiensi energi bangunan.

6. Teknologi Penangkap Karbon (Carbon Capture)

Teknologi carbon capture and storage (CCS) memungkinkan pabrik dan perusahaan besar menyaring dan menyimpan emisi CO₂ agar tidak terlepas ke atmosfer. Meskipun masih dalam tahap pengembangan di Indonesia, teknologi ini memiliki potensi besar untuk industri besar seperti energi dan manufaktur.

7. Precision Agriculture untuk Bisnis Agrikultur

Teknologi pertanian presisi seperti sensor tanah, drone, dan AI prediktif memungkinkan petani dan perusahaan agribisnis menghemat air, pupuk, dan pestisida secara drastis. Teknologi ini membuat hasil panen lebih tinggi dan lebih ramah lingkungan.

Kenapa Teknologi Ramah Lingkungan Penting untuk Bisnis?

  • Menurunkan biaya operasional jangka panjang
  • Meningkatkan brand image dan kepercayaan publik
  • Memenuhi regulasi lingkungan yang semakin ketat
  • Menarik investor dan pelanggan yang peduli pada sustainability

Saatnya Berinvestasi dalam Inovasi Hijau

Teknologi ramah lingkungan bukan hanya solusi lingkungan, tetapi juga alat pertumbuhan bisnis di masa depan. Perusahaan yang beradaptasi lebih cepat akan mendapat keunggulan kompetitif, efisiensi operasional, dan posisi strategis dalam ekonomi hijau.

Ingin Mengadopsi Teknologi Ramah Lingkungan di Bisnis Anda?

Kami siap membantu Anda dalam:

  • Audit energi dan lingkungan

  • Rekomendasi teknologi hijau sesuai industri

  • Implementasi strategi bisnis berkelanjutan

Environesia Global Saraya

17 May 2023

environesia.co.id, Sukabumi - Menindaklanjuti kerjasama PT Environesia Global Saraya bersama Perhutani terkait Perijinan Pendirian Pabrik Serbuk Kayu Di Sukabumi Jawa Barat Tahun 2022 – PERHUTANI, Environesia menghadiri Rapat Koordinasi Pemeriksaan Formulir Kerangka Acuan (KA)) dalam rangka penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk Rencana Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu di RPH Hajuang Barat BKPH Lengkong, Kabupaten Sukabumi. Rapat ini diselenggarakan oleh Direktorat Pencegahan Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan (PDLUK), Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. pada Rabu, (17/5) secara daring melalui pranala Zoom Meeting.

Rapat ini dipimpin Kasubdit Pengembangan Sistem Kajian Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutana, Farid Mohammad, ST., M.Env, serta dihadiri oleh Tim Pakar, Instansi Pusat dan Instansi Daerah baik Instansi di Provinsi Jawa Barat maupun Instansi di Kab. Sukabumi. Tujuan dari rapat koordinasi tersebut untuk membahas langkah-langkah penyusunan AMDAL yang tepat dan komprehensif dalam rangka pembangunan pabrik serbuk kayu yang direncanakan.

Rapat ini bertujuan untuk merumuskan lingkup dan kedalam metode studi Amdal, sehingga dapat mengarahkan Analisa Dampak Lingkungan (ANDAL) berjalan dengan efektif dan efisien. Selanjutnya PT Environesia Global Saraya menindaklanjuti seluruh Saran, Pendapat, dan Tanggapan yang telah disampaikan oleh para peserta Rapat.

Environesia sebagai Lembaga Penyedia Jasa Penyusunan (LPJP) Amdal yang dipercaya oleh Perum Perhutani, berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik dalam proses penyusunan AMDAL ini, sehingga Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu yang direncanakan dapat memenuhi prinsip-prinsip pembangunan yang berwawasan lingkungan. (admin/dnx)

Environesia Global Saraya

12 May 2023

environesia.co.id, Sleman – Tepat 7 tahun pada 3 Mei 2023, Environesia sebagai perusahaan konsultan lingkungan terdepan di Indonesia, merayakan "7th Year Anniversary Environesia Melampaui Batas”. Dikarenakan berdekatan dengan masa libur Idul Fitri 1444 H  seremoni dilaksanakan pada Senin, 8 Mei 2023 di lantai 3 Grha Environesia dihadiri oleh seluruh tim Environesia Group.

Puncak acara dilakukan dengan pemotongan tumpeng bersama oleh Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc., beserta jajaran Direksi lain seperti Direktur Keuangan Ayu Ramayani, S.E.,M.Ak., Direktur Operasional & Pengembangan Bisnis Andi Muhammad Faisal, S.T. dan Manajer Konsultan Yusuf Wiryawan, S.T., M.Ling. Bertepatan dengan suasana bulan Syawwal, pada agenda tersebut dialnjutkan acara halal bi halal serta jamuan prasmanan untuk makan siang.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. mengungkapkan kebahagiannya melihat Environesia berhasil sampai ke titik tersebut, tidak lain karena dukungan tim yang selalu solid serta mitra kerja yang loyal.

Acara utama kemudian dilanjutkan dengan agenda Environesia Social Care, di mana Environesia membagikan 150 paket sembako kepada masyarakat yang tinggal di sekitar Grha Environesia, tepatnya di RW 42, Karangjati, Sinduadi, Mlati, Sleman. Ketua RW 42.

Rahmat Yunus selaku Kepala RW 42,mengungkapkan kebahagiannya karena Environesia dapat berbagi dengan masyarakat sekitar. Ia berharap agar Environesia semakin maju dan sukses serta dapat kembali berkolaborasi dengan masyarakat di masa depan.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat karena telah menerima keberadaan Environesia di lingkungannya. Ia berharap bahwa Environesia dapat terus hadir dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat di masa yang akan datang.

Dengan rangkaian kegiatan yang meriah, Environesia berhasil merayakan ulang tahun ke-7 dengan penuh kebahagiaan dan makna. Semoga Environesia terus memberikan solusi lingkungan yang berkelanjutan dan inovatif, serta dapat memperkuat kemitraan dan kontribusinya kepada masyarakat. (admin/dnx)

footer_epic

Ready to Collaborate with Us?

Dengan layanan konsultasi lingkungan dan uji laboratorium yang telah tersertifikasi KAN, Environesia siap menjadi solusi untuk kemudahan dan efisiensi waktu dengan output yang berkualitas