Leading the Way in

Environmental Insights

and Inspiration

Leading the Way in
Environmental Insights and Inspiration

5 Sumber Polusi Suara yang Sering Diabaikan di Perkotaan

Environesia Global Saraya

09 May 2025

Hidup di kota besar menawarkan banyak kemudahan—akses transportasi, fasilitas publik, dan kehidupan yang serba cepat. Tapi di balik semua itu, ada satu masalah lingkungan yang sering luput dari perhatian: polusi suara.

Berbeda dengan polusi udara atau air yang terlihat dan terasa, polusi suara bersifat tak kasat mata, namun dampaknya nyata. Dari gangguan tidur, tekanan darah tinggi, hingga penurunan konsentrasi—semua bisa terjadi hanya karena paparan suara berlebih setiap hari.

Menariknya, banyak sumber polusi suara di perkotaan yang sebenarnya ada di sekitar kita, tapi sering diabaikan atau dianggap "biasa saja". Berikut adalah lima di antaranya:

1. Kendaraan Bermotor (Lebih dari Sekadar Knalpot Bising)

Semua orang tahu lalu lintas adalah penyumbang utama kebisingan kota. Tapi yang sering diabaikan adalah:

  • Suara klakson berlebihan, terutama saat macet

  • Mesin kendaraan diesel yang tidak dirawat

  • Getaran mobil atau motor saat berhenti terlalu lama

Di beberapa kota besar seperti Jakarta atau Surabaya, suara kendaraan bisa mencapai 80–90 desibel, padahal batas aman menurut WHO hanya sekitar 55 desibel untuk area pemukiman.

2. Kegiatan Konstruksi

Pembangunan gedung tinggi, perbaikan jalan, hingga proyek drainase seringkali berlangsung di dekat area permukiman. Suara dari:

  • Mesin bor

  • Palu pneumatic

  • Dump truck yang lalu-lalang

…bisa mengganggu warga, bahkan saat dilakukan di siang hari. Yang jadi masalah adalah, tidak semua proyek memiliki pengendalian kebisingan, atau membatasi jam kerja sesuai aturan.

3. Loudspeaker Acara Publik atau Tempat Ibadah

Ini topik yang sensitif, tapi faktanya—suara dari pengeras suara, baik untuk acara pernikahan, konser, bahkan aktivitas keagamaan, bisa berkontribusi pada polusi suara.

Banyak tempat masih menggunakan loudspeaker berdaya tinggi tanpa peredam, atau tidak membatasi volumenya. Jika terjadi di lingkungan padat penduduk, efeknya bisa terasa hingga radius beberapa ratus meter.

4. Area Komersial: Mal, Kafe, dan Pusat Hiburan

Musik keras dari restoran, kafe yang buka sampai malam, atau mal yang memutar musik promosi terus-menerus, bisa menimbulkan kebisingan tingkat rendah yang menumpuk secara psikologis.

Suara ini memang tidak “menggelegar”, tapi bagi mereka yang tinggal di dekat lokasi komersial, paparan terus-menerus bisa menurunkan kualitas tidur dan menyebabkan stres ringan.

5. Peralatan Rumah Tangga dan Industri Skala Kecil

Tidak banyak yang menyadari bahwa suara dari:

  • Genset pribadi

  • Pompa air tua

  • Kompresor bengkel rumahan

  • Pengeras suara toko elektronik

…adalah bagian dari polusi suara juga. Terutama jika digunakan dalam durasi panjang, tanpa peredam, dan berada dekat pemukiman.

Polusi suara skala kecil seperti ini justru lebih sulit dikendalikan karena terjadi secara tersebar dan tidak terdata secara resmi.

Apa Dampaknya Jika Dibiarkan?

Paparan kebisingan berlebihan secara terus-menerus bisa memicu:

  • Gangguan tidur dan kelelahan kronis

  • Stres dan iritasi emosional

  • Penurunan performa kerja dan belajar

  • Gangguan jantung dan tekanan darah tinggi

Masalahnya, karena tidak terlihat, banyak orang yang tidak menyadari bahwa mereka terpapar polusi suara setiap hari.

Polusi suara bukan hanya tentang klakson atau konser musik. Ada banyak sumber yang tersembunyi di keseharian kota, dan justru itulah yang membuatnya sulit dikendalikan. Semakin kita sadar, semakin besar peluang untuk menciptakan lingkungan kota yang lebih tenang dan sehat.

Environesia Global Saraya

17 May 2023

environesia.co.id, Sukabumi - Menindaklanjuti kerjasama PT Environesia Global Saraya bersama Perhutani terkait Perijinan Pendirian Pabrik Serbuk Kayu Di Sukabumi Jawa Barat Tahun 2022 – PERHUTANI, Environesia menghadiri Rapat Koordinasi Pemeriksaan Formulir Kerangka Acuan (KA)) dalam rangka penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk Rencana Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu di RPH Hajuang Barat BKPH Lengkong, Kabupaten Sukabumi. Rapat ini diselenggarakan oleh Direktorat Pencegahan Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan (PDLUK), Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. pada Rabu, (17/5) secara daring melalui pranala Zoom Meeting.

Rapat ini dipimpin Kasubdit Pengembangan Sistem Kajian Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutana, Farid Mohammad, ST., M.Env, serta dihadiri oleh Tim Pakar, Instansi Pusat dan Instansi Daerah baik Instansi di Provinsi Jawa Barat maupun Instansi di Kab. Sukabumi. Tujuan dari rapat koordinasi tersebut untuk membahas langkah-langkah penyusunan AMDAL yang tepat dan komprehensif dalam rangka pembangunan pabrik serbuk kayu yang direncanakan.

Rapat ini bertujuan untuk merumuskan lingkup dan kedalam metode studi Amdal, sehingga dapat mengarahkan Analisa Dampak Lingkungan (ANDAL) berjalan dengan efektif dan efisien. Selanjutnya PT Environesia Global Saraya menindaklanjuti seluruh Saran, Pendapat, dan Tanggapan yang telah disampaikan oleh para peserta Rapat.

Environesia sebagai Lembaga Penyedia Jasa Penyusunan (LPJP) Amdal yang dipercaya oleh Perum Perhutani, berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik dalam proses penyusunan AMDAL ini, sehingga Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu yang direncanakan dapat memenuhi prinsip-prinsip pembangunan yang berwawasan lingkungan. (admin/dnx)

Environesia Global Saraya

12 May 2023

environesia.co.id, Sleman – Tepat 7 tahun pada 3 Mei 2023, Environesia sebagai perusahaan konsultan lingkungan terdepan di Indonesia, merayakan "7th Year Anniversary Environesia Melampaui Batas”. Dikarenakan berdekatan dengan masa libur Idul Fitri 1444 H  seremoni dilaksanakan pada Senin, 8 Mei 2023 di lantai 3 Grha Environesia dihadiri oleh seluruh tim Environesia Group.

Puncak acara dilakukan dengan pemotongan tumpeng bersama oleh Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc., beserta jajaran Direksi lain seperti Direktur Keuangan Ayu Ramayani, S.E.,M.Ak., Direktur Operasional & Pengembangan Bisnis Andi Muhammad Faisal, S.T. dan Manajer Konsultan Yusuf Wiryawan, S.T., M.Ling. Bertepatan dengan suasana bulan Syawwal, pada agenda tersebut dialnjutkan acara halal bi halal serta jamuan prasmanan untuk makan siang.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. mengungkapkan kebahagiannya melihat Environesia berhasil sampai ke titik tersebut, tidak lain karena dukungan tim yang selalu solid serta mitra kerja yang loyal.

Acara utama kemudian dilanjutkan dengan agenda Environesia Social Care, di mana Environesia membagikan 150 paket sembako kepada masyarakat yang tinggal di sekitar Grha Environesia, tepatnya di RW 42, Karangjati, Sinduadi, Mlati, Sleman. Ketua RW 42.

Rahmat Yunus selaku Kepala RW 42,mengungkapkan kebahagiannya karena Environesia dapat berbagi dengan masyarakat sekitar. Ia berharap agar Environesia semakin maju dan sukses serta dapat kembali berkolaborasi dengan masyarakat di masa depan.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat karena telah menerima keberadaan Environesia di lingkungannya. Ia berharap bahwa Environesia dapat terus hadir dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat di masa yang akan datang.

Dengan rangkaian kegiatan yang meriah, Environesia berhasil merayakan ulang tahun ke-7 dengan penuh kebahagiaan dan makna. Semoga Environesia terus memberikan solusi lingkungan yang berkelanjutan dan inovatif, serta dapat memperkuat kemitraan dan kontribusinya kepada masyarakat. (admin/dnx)

footer_epic

Ready to Collaborate with Us?

Dengan layanan konsultasi lingkungan dan uji laboratorium yang telah tersertifikasi KAN, Environesia siap menjadi solusi untuk kemudahan dan efisiensi waktu dengan output yang berkualitas