Leading the Way in

Environmental Insights

and Inspiration

Leading the Way in
Environmental Insights and Inspiration

5 Masalah Lingkungan Paling Mendesak di Indonesia Tahun Ini

Environesia Global Saraya

05 May 2025

Indonesia, sebagai negara kepulauan dengan keanekaragaman hayati yang luar biasa, tengah menghadapi berbagai tantangan lingkungan yang semakin kompleks. Tahun ini, isu-isu lingkungan bukan hanya menjadi perhatian para aktivis, tetapi juga pemerintah, sektor industri, dan masyarakat luas. Dalam artikel ini, kami merangkum 5 masalah lingkungan paling mendesak di Indonesia tahun ini yang wajib Anda ketahui.

1. Krisis Kualitas Udara di Kota-Kota Besar

Kualitas udara di beberapa kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Medan terus memburuk. Polusi udara yang disebabkan oleh kendaraan bermotor, pembakaran sampah, dan industri, telah memicu peningkatan kasus penyakit pernapasan. Bahkan, pada beberapa hari, indeks kualitas udara (AQI) di Jakarta masuk kategori tidak sehat untuk kelompok rentan.

2. Deforestasi dan Perambahan Hutan

Deforestasi masih menjadi masalah kronis di Indonesia, terutama di wilayah Kalimantan dan Papua. Perluasan lahan sawit, tambang, serta pembangunan infrastruktur seringkali mengorbankan hutan alam. Akibatnya, selain hilangnya habitat satwa liar, bencana ekologis seperti banjir dan tanah longsor makin sering terjadi.

3. Krisis Sampah Plastik

Meski kampanye pengurangan plastik telah digalakkan, Indonesia masih menjadi salah satu penyumbang sampah plastik terbesar ke laut di dunia. Sampah plastik tidak hanya mencemari lautan dan membahayakan ekosistem laut, tapi juga meresap ke dalam rantai makanan manusia melalui mikroplastik.

4. Perubahan Iklim dan Cuaca Ekstrem

Perubahan iklim berdampak langsung terhadap pola cuaca di Indonesia. Tahun ini, kita menghadapi kemarau panjang yang memperburuk kekeringan dan kebakaran hutan, serta curah hujan ekstrem yang mengakibatkan banjir besar di sejumlah wilayah. Sektor pertanian pun merugi karena siklus tanam terganggu.

5. Kualitas Air Tanah dan Pencemaran Sungai

Sumber air bersih semakin sulit ditemukan, terutama di daerah padat penduduk dan industri. Pencemaran air tanah dan sungai oleh limbah rumah tangga, pertanian, dan industri membuat masyarakat kesulitan memperoleh air layak konsumsi. Sungai-sungai besar seperti Citarum dan Brantas masih dalam kondisi tercemar berat.

Kesadaran terhadap masalah lingkungan sangat penting agar kita sebagai individu, pelaku usaha, maupun pembuat kebijakan bisa mengambil langkah nyata. Tanpa perhatian serius, dampak lingkungan akan semakin luas dan merugikan generasi mendatang.

Solusi: Peran Konsultan Lingkungan dalam Menjawab Tantangan Ini

Sebagai konsultan lingkungan, kami membantu perusahaan dan institusi untuk mematuhi regulasi, menyusun dokumen lingkungan (seperti AMDAL, UKL-UPL), serta mengembangkan strategi berkelanjutan. Dengan pendekatan ilmiah dan pengalaman lapangan, kami siap menjadi mitra Anda menuju masa depan yang lebih hijau.

Itulah lima masalah lingkungan terbesar yang sedang dihadapi Indonesia tahun ini. Masalah ini tidak bisa diselesaikan dalam semalam, tapi dengan kolaborasi dan kesadaran semua pihak, masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan bukanlah hal yang mustahil.

Environesia Global Saraya

17 May 2023

environesia.co.id, Sukabumi - Menindaklanjuti kerjasama PT Environesia Global Saraya bersama Perhutani terkait Perijinan Pendirian Pabrik Serbuk Kayu Di Sukabumi Jawa Barat Tahun 2022 – PERHUTANI, Environesia menghadiri Rapat Koordinasi Pemeriksaan Formulir Kerangka Acuan (KA)) dalam rangka penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk Rencana Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu di RPH Hajuang Barat BKPH Lengkong, Kabupaten Sukabumi. Rapat ini diselenggarakan oleh Direktorat Pencegahan Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan (PDLUK), Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. pada Rabu, (17/5) secara daring melalui pranala Zoom Meeting.

Rapat ini dipimpin Kasubdit Pengembangan Sistem Kajian Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutana, Farid Mohammad, ST., M.Env, serta dihadiri oleh Tim Pakar, Instansi Pusat dan Instansi Daerah baik Instansi di Provinsi Jawa Barat maupun Instansi di Kab. Sukabumi. Tujuan dari rapat koordinasi tersebut untuk membahas langkah-langkah penyusunan AMDAL yang tepat dan komprehensif dalam rangka pembangunan pabrik serbuk kayu yang direncanakan.

Rapat ini bertujuan untuk merumuskan lingkup dan kedalam metode studi Amdal, sehingga dapat mengarahkan Analisa Dampak Lingkungan (ANDAL) berjalan dengan efektif dan efisien. Selanjutnya PT Environesia Global Saraya menindaklanjuti seluruh Saran, Pendapat, dan Tanggapan yang telah disampaikan oleh para peserta Rapat.

Environesia sebagai Lembaga Penyedia Jasa Penyusunan (LPJP) Amdal yang dipercaya oleh Perum Perhutani, berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik dalam proses penyusunan AMDAL ini, sehingga Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu yang direncanakan dapat memenuhi prinsip-prinsip pembangunan yang berwawasan lingkungan. (admin/dnx)

Environesia Global Saraya

12 May 2023

environesia.co.id, Sleman – Tepat 7 tahun pada 3 Mei 2023, Environesia sebagai perusahaan konsultan lingkungan terdepan di Indonesia, merayakan "7th Year Anniversary Environesia Melampaui Batas”. Dikarenakan berdekatan dengan masa libur Idul Fitri 1444 H  seremoni dilaksanakan pada Senin, 8 Mei 2023 di lantai 3 Grha Environesia dihadiri oleh seluruh tim Environesia Group.

Puncak acara dilakukan dengan pemotongan tumpeng bersama oleh Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc., beserta jajaran Direksi lain seperti Direktur Keuangan Ayu Ramayani, S.E.,M.Ak., Direktur Operasional & Pengembangan Bisnis Andi Muhammad Faisal, S.T. dan Manajer Konsultan Yusuf Wiryawan, S.T., M.Ling. Bertepatan dengan suasana bulan Syawwal, pada agenda tersebut dialnjutkan acara halal bi halal serta jamuan prasmanan untuk makan siang.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. mengungkapkan kebahagiannya melihat Environesia berhasil sampai ke titik tersebut, tidak lain karena dukungan tim yang selalu solid serta mitra kerja yang loyal.

Acara utama kemudian dilanjutkan dengan agenda Environesia Social Care, di mana Environesia membagikan 150 paket sembako kepada masyarakat yang tinggal di sekitar Grha Environesia, tepatnya di RW 42, Karangjati, Sinduadi, Mlati, Sleman. Ketua RW 42.

Rahmat Yunus selaku Kepala RW 42,mengungkapkan kebahagiannya karena Environesia dapat berbagi dengan masyarakat sekitar. Ia berharap agar Environesia semakin maju dan sukses serta dapat kembali berkolaborasi dengan masyarakat di masa depan.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat karena telah menerima keberadaan Environesia di lingkungannya. Ia berharap bahwa Environesia dapat terus hadir dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat di masa yang akan datang.

Dengan rangkaian kegiatan yang meriah, Environesia berhasil merayakan ulang tahun ke-7 dengan penuh kebahagiaan dan makna. Semoga Environesia terus memberikan solusi lingkungan yang berkelanjutan dan inovatif, serta dapat memperkuat kemitraan dan kontribusinya kepada masyarakat. (admin/dnx)

footer_epic

Ready to Collaborate with Us?

Dengan layanan konsultasi lingkungan dan uji laboratorium yang telah tersertifikasi KAN, Environesia siap menjadi solusi untuk kemudahan dan efisiensi waktu dengan output yang berkualitas