Leading the Way in

Environmental Insights

and Inspiration

Leading the Way in
Environmental Insights and Inspiration

5 Langkah Strategis dalam Mempersiapkan Audit Lingkungan Perusahaan

Environesia Global Saraya

16 June 2025

Menjelang pelaksanaan audit lingkungan, setiap perusahaan perlu melakukan persiapan yang matang. Proses ini bukan hanya soal kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku, tetapi juga merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Salah satu aspek penting yang tidak boleh diabaikan adalah pemantauan lingkungan perusahaan. Pemantauan ini menjadi pilar utama dalam proses audit dan mencerminkan sejauh mana perusahaan mengelola dampak lingkungannya.

Berikut adalah lima hal penting yang harus dipersiapkan oleh perusahaan sebelum menjalani audit lingkungan:

1. Identifikasi Aspek dan Dampak Lingkungan

Langkah awal yang krusial adalah mengenali berbagai aspek lingkungan yang terkait dengan aktivitas operasional. Ini mencakup sumber emisi, konsumsi energi, penggunaan air, dan pengelolaan limbah. Dengan memahami potensi dampak dari setiap aktivitas, perusahaan dapat menyusun strategi pemantauan yang lebih tepat sasaran.

2. Pemetaan Lokasi Pemantauan

Penentuan titik lokasi pemantauan menjadi hal penting dalam proses ini. Lokasi yang dipilih harus mewakili area dengan potensi dampak terbesar terhadap lingkungan. Dengan begitu, data yang dikumpulkan akan lebih akurat dan relevan untuk digunakan dalam analisis dan pelaporan.

3. Ketersediaan Alat Ukur yang Sesuai Standar

Peralatan yang digunakan untuk mengukur kualitas udara, air, suara, dan parameter lingkungan lainnya harus memenuhi standar nasional atau internasional. Hasil pemantauan hanya akan valid jika alat yang digunakan telah terkalibrasi dan layak pakai.

4. Dokumentasi dan Pelaporan Berkala

Setiap data hasil pemantauan lingkungan perlu didokumentasikan secara sistematis dan dilaporkan secara berkala. Laporan ini akan menjadi bukti konkret bahwa perusahaan memiliki sistem pemantauan lingkungan yang berjalan dengan baik dan siap untuk diaudit.

5. Pelatihan untuk Tim Internal

Sumber daya manusia (SDM) internal yang bertanggung jawab terhadap pemantauan lingkungan harus memiliki pengetahuan teknis yang memadai. Pelatihan rutin sangat penting agar mereka tetap mengikuti perkembangan teknologi dan kebijakan terbaru di bidang lingkungan.

Menurut data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), hanya sekitar 65% perusahaan di Indonesia yang sudah memiliki sistem pemantauan lingkungan yang terintegrasi. Ini menunjukkan bahwa masih banyak perusahaan yang perlu meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi audit lingkungan.

Perlu diingat, audit lingkungan bukan hanya soal memenuhi kewajiban hukum, tetapi juga menjadi peluang untuk meningkatkan kinerja dan citra perusahaan. Dengan mempersiapkan kelima hal di atas, perusahaan tidak hanya siap menghadapi audit, tetapi juga menunjukkan komitmen nyata terhadap keberlanjutan lingkungan.

Environesia Global Saraya

17 May 2023

environesia.co.id, Sukabumi - Menindaklanjuti kerjasama PT Environesia Global Saraya bersama Perhutani terkait Perijinan Pendirian Pabrik Serbuk Kayu Di Sukabumi Jawa Barat Tahun 2022 – PERHUTANI, Environesia menghadiri Rapat Koordinasi Pemeriksaan Formulir Kerangka Acuan (KA)) dalam rangka penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk Rencana Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu di RPH Hajuang Barat BKPH Lengkong, Kabupaten Sukabumi. Rapat ini diselenggarakan oleh Direktorat Pencegahan Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan (PDLUK), Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. pada Rabu, (17/5) secara daring melalui pranala Zoom Meeting.

Rapat ini dipimpin Kasubdit Pengembangan Sistem Kajian Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutana, Farid Mohammad, ST., M.Env, serta dihadiri oleh Tim Pakar, Instansi Pusat dan Instansi Daerah baik Instansi di Provinsi Jawa Barat maupun Instansi di Kab. Sukabumi. Tujuan dari rapat koordinasi tersebut untuk membahas langkah-langkah penyusunan AMDAL yang tepat dan komprehensif dalam rangka pembangunan pabrik serbuk kayu yang direncanakan.

Rapat ini bertujuan untuk merumuskan lingkup dan kedalam metode studi Amdal, sehingga dapat mengarahkan Analisa Dampak Lingkungan (ANDAL) berjalan dengan efektif dan efisien. Selanjutnya PT Environesia Global Saraya menindaklanjuti seluruh Saran, Pendapat, dan Tanggapan yang telah disampaikan oleh para peserta Rapat.

Environesia sebagai Lembaga Penyedia Jasa Penyusunan (LPJP) Amdal yang dipercaya oleh Perum Perhutani, berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik dalam proses penyusunan AMDAL ini, sehingga Pembangunan Pabrik Serbuk Kayu yang direncanakan dapat memenuhi prinsip-prinsip pembangunan yang berwawasan lingkungan. (admin/dnx)

Environesia Global Saraya

12 May 2023

environesia.co.id, Sleman – Tepat 7 tahun pada 3 Mei 2023, Environesia sebagai perusahaan konsultan lingkungan terdepan di Indonesia, merayakan "7th Year Anniversary Environesia Melampaui Batas”. Dikarenakan berdekatan dengan masa libur Idul Fitri 1444 H  seremoni dilaksanakan pada Senin, 8 Mei 2023 di lantai 3 Grha Environesia dihadiri oleh seluruh tim Environesia Group.

Puncak acara dilakukan dengan pemotongan tumpeng bersama oleh Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc., beserta jajaran Direksi lain seperti Direktur Keuangan Ayu Ramayani, S.E.,M.Ak., Direktur Operasional & Pengembangan Bisnis Andi Muhammad Faisal, S.T. dan Manajer Konsultan Yusuf Wiryawan, S.T., M.Ling. Bertepatan dengan suasana bulan Syawwal, pada agenda tersebut dialnjutkan acara halal bi halal serta jamuan prasmanan untuk makan siang.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. mengungkapkan kebahagiannya melihat Environesia berhasil sampai ke titik tersebut, tidak lain karena dukungan tim yang selalu solid serta mitra kerja yang loyal.

Acara utama kemudian dilanjutkan dengan agenda Environesia Social Care, di mana Environesia membagikan 150 paket sembako kepada masyarakat yang tinggal di sekitar Grha Environesia, tepatnya di RW 42, Karangjati, Sinduadi, Mlati, Sleman. Ketua RW 42.

Rahmat Yunus selaku Kepala RW 42,mengungkapkan kebahagiannya karena Environesia dapat berbagi dengan masyarakat sekitar. Ia berharap agar Environesia semakin maju dan sukses serta dapat kembali berkolaborasi dengan masyarakat di masa depan.

Direktur Utama Saprian, S.T., M.Sc. juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat karena telah menerima keberadaan Environesia di lingkungannya. Ia berharap bahwa Environesia dapat terus hadir dan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat di masa yang akan datang.

Dengan rangkaian kegiatan yang meriah, Environesia berhasil merayakan ulang tahun ke-7 dengan penuh kebahagiaan dan makna. Semoga Environesia terus memberikan solusi lingkungan yang berkelanjutan dan inovatif, serta dapat memperkuat kemitraan dan kontribusinya kepada masyarakat. (admin/dnx)

footer_epic

Ready to Collaborate with Us?

Dengan layanan konsultasi lingkungan dan uji laboratorium yang telah tersertifikasi KAN, Environesia siap menjadi solusi untuk kemudahan dan efisiensi waktu dengan output yang berkualitas